bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (3/3/2026). Kabar penangkapan putri sang legenda dangdut A. Rafiq ini seketika mengguncang publik, terutama warga Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan senyap tersebut di wilayah Pekalongan. Saat ini, sang Bupati bersama sejumlah pihak lainnya tengah digiring ke Gedung Merah Putih, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kejutan di Tengah Masa Jabatan
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merinci kasus apa yang menjerat orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut. Namun, penangkapan ini menjadi pukulan telak mengingat Fadia baru saja memenangkan kontestasi Pilkada 2025 untuk periode keduanya.
“Tim mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan, salah satunya adalah Bupati,” ungkap Budi Prasetyo singkat dalam keterangannya kepada awak media.
Profil Fadia Arafiq: Dari Panggung Dangdut ke Kursi Kekuasaan
Fadia Arafiq bukan sosok sembarangan. Sebelum dikenal sebagai politisi tangguh dari Partai Golkar, wanita kelahiran Jakarta, 23 Mei 1978 ini pernah mencicipi gemerlap dunia hiburan. Mengikuti jejak sang ayah, Fadia sempat populer di tahun 2000-an lewat lagu hitnya berjudul “Cik Cik Bum Bum”.
Transformasi karier politiknya pun terbilang moncer:
- Wakil Bupati Pekalongan (2011-2016)
- Bupati Pekalongan (2021-2024)
- Pemenang Pilkada 2025 (Masa jabatan hingga 2030)
Istri dari pedangdut Ashraff Abu ini juga tercatat memiliki latar belakang pendidikan yang kuat hingga jenjang S3 di UNTAG Semarang.
Mengintip Harta Kekayaan yang Fantastis
Kejatuhan Fadia lewat OTT KPK ini membuat publik penasaran dengan isi kantong sang Bupati. Berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan pada Maret 2024, total kekayaan bersih Fadia mencapai Rp86,7 miliar.
Aset terbesarnya tersimpan dalam bentuk tanah dan bangunan senilai Rp74,2 miliar yang tersebar di berbagai lokasi elit seperti Jakarta Pusat, Depok, Bogor, hingga Badung, Bali. Selain itu, ia juga memiliki koleksi kendaraan mewah seperti Toyota Alphard dan simpanan kas yang menembus angka Rp10,8 miliar.
Kini, nasib karier politik “Si Pelantun Cik Cik Bum Bum” ini berada di ujung tanduk. Publik menanti keterangan resmi KPK mengenai status hukum dan detail kasus yang menjeratnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











