Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Jumat, 14 Agustus 2026 06:00 WIB
Bansos

Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya

Jumat, 14 Agustus 2026 05:00 WIB

Satu Masih Diperiksa, Tiga Pemain Persib Mulai Tunjukkan Progres Positif di Bali

Jumat, 14 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya
  • Satu Masih Diperiksa, Tiga Pemain Persib Mulai Tunjukkan Progres Positif di Bali
  • BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP
  • Langsung Cair ke Rekening! Klaim Link DANA Kaget Gratis Hari Ini 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Kode Redeem FF 14 Agustus 2026: Dapatkan Bundle Keren, Emote Rare, dan Voucher Diamond Sekarang!
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Bencana Hidrometeorologi, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

By Aga GustianaSelasa, 11 Maret 2025 21:04 WIB2 Mins Read
Modifikasi Cuaca
Modifikasi Cuaca di Jabar. (Foto: Humas Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di berbagai wilayah Jawa Barat guna mengurangi potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi.

Operasi ini dilakukan dengan menyemai garam ke awan hujan menggunakan pesawat yang diberangkatkan dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Selasa (11/3/2025).

Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menyatakan bahwa OMC ini bertujuan mengurangi intensitas hujan di daerah-daerah yang rawan bencana.

“Setelah sebelumnya dilakukan di (Bandara) Halim untuk wilayah Bogor, Bekasi, Depok, dan Jakarta, kini operasi modifikasi cuaca kami perluas ke wilayah lain di Jawa Barat. Pesawat akan bekerja pada siang dan sore hari, sementara yang dari Halim bisa beroperasi hingga malam,” jelas Seto.

Hujan Dikurangi 30%-60%

Seto menjelaskan bahwa operasi ini dapat menekan curah hujan hingga 30%-60%.

“Jika curah hujan awalnya mencapai 100 mm, maka setelah modifikasi, intensitasnya bisa berkurang sesuai persentase tersebut,” ujarnya.

Menurut prediksi BMKG, Jawa Barat akan mengalami hujan dengan intensitas tinggi sepanjang 11-20 Maret 2025. Oleh karena itu, modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mengurangi dampak hujan ekstrem yang bisa menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Sebagai contoh, ia menyebut wilayah utara Jawa Barat seperti Cirebon berpotensi mengalami hujan besar. Dengan OMC, diharapkan hujan dengan intensitas tinggi bisa dialihkan ke laut, sehingga mengurangi risiko bencana di daratan.

Hujan Digeser ke Pantai Selatan

Seto menegaskan bahwa modifikasi cuaca tidak menghilangkan hujan, tetapi hanya mempercepat proses turunnya hujan agar tidak terjadi di daerah rawan bencana.

“Kami menggeser awan hujan ke laut atau danau agar tidak masuk dan membesar di kawasan pemukiman. Dengan cara ini, curah hujan yang turun di daratan bisa tetap tertampung tanpa menyebabkan banjir,” jelasnya.

Operasi ini direncanakan berlangsung hingga 20 Maret 2025, tetapi bisa diperpanjang jika curah hujan masih tinggi, terutama menjelang momen Lebaran 2025.

Gubernur Dedi Mulyadi Dukung Modifikasi Cuaca

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut menghadiri pelepasan operasi ini dan menyatakan dukungannya terhadap langkah BMKG.

“Kami berusaha menggeser awan hujan ke laut dan danau. Ini adalah upaya kami untuk mencegah bencana dan melindungi masyarakat,” kata Dedi.

Dengan operasi ini, pemerintah berharap Jawa Barat dapat terhindar dari dampak buruk curah hujan tinggi, sehingga bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor dapat diminimalkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Dedi Mulyadi jawa barat Modifikasi Cuaca
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.