bukamata.id – Penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) tahap 3 2026 masih terus berlangsung. Pemerintah menyalurkan berbagai program bantuan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako.
Penyaluran bansos tahap 3 2026 telah dimulai sejak 20 Juli 2026. Bantuan tersebut mencakup periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Karena proses pencairan dilakukan secara bertahap, waktu diterimanya bantuan dapat berbeda antara satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan penerima lainnya.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan hingga awal Agustus 2026, penyaluran PKH telah menjangkau lebih dari 7 juta KPM.
Sementara itu, BPNT telah disalurkan kepada sekitar 12 juta KPM. Penyaluran kedua program tersebut masih dilanjutkan secara bertahap hingga September 2026.
Dengan demikian, masyarakat yang belum menerima bansos pada Agustus 2026 masih dapat memantau status bantuan melalui layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Pakai NIK KTP
Masyarakat dapat melakukan cek bansos Kemensos 2026 secara mandiri melalui situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos.
Pengecekan diperlukan untuk mengetahui apakah seseorang masih tercatat sebagai penerima bantuan sekaligus melihat informasi mengenai jenis dan status bantuan.
1. Cara Cek Bansos Lewat Website Resmi
Pengecekan dapat dilakukan melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah sesuai dengan KTP.
- Ketik nama lengkap penerima manfaat.
- Masukkan kode Captcha yang tersedia.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan, status serta periode penyaluran bansos.
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kependudukan agar hasil pencarian dapat ditampilkan dengan tepat.
2. Cara Cek Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos.
Caranya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi setelah berhasil terpasang.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan NIK KTP sesuai data kependudukan.
- Masukkan kode verifikasi yang diminta.
- Tekan tombol “Cari Data”.
- Periksa informasi bantuan yang ditampilkan sistem.
Hasil pencarian dapat memberikan informasi mengenai status penerima dan jenis bantuan yang tercatat.
Apa Arti Status “YA” pada Cek Bansos?
Salah satu keterangan yang kerap diperhatikan masyarakat ketika melakukan cek bansos adalah status “YA” pada jenis bantuan.
Status tersebut menunjukkan bahwa penerima telah tercatat atau ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bantuan yang bersangkutan.
Namun, status tersebut perlu dibedakan dengan keterangan mengenai proses pencairan.
Jika pada informasi bantuan muncul keterangan “Proses Transfer”, hal tersebut menunjukkan bantuan sedang memasuki tahapan penyaluran.
Artinya, masyarakat tidak perlu hanya melihat apakah namanya terdaftar sebagai penerima. Informasi mengenai status penyaluran juga penting untuk mengetahui perkembangan pencairan bansos.
Bansos Tahap 3 2026 Cair Bertahap hingga September
Penyaluran PKH dan BPNT tahap 3 2026 tidak dilakukan secara serentak kepada seluruh KPM.
Perbedaan waktu pencairan dapat terjadi karena proses penyaluran berlangsung secara bertahap.
Karena itu, KPM yang belum menerima bantuan pada Agustus 2026 masih dapat melakukan pengecekan secara berkala.
Masyarakat juga sebaiknya tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial apabila tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Dengan melakukan cek bansos Kemensos menggunakan NIK KTP, masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai status kepesertaan dan perkembangan penyaluran bantuan.
Catatan: Informasi status bansos dapat berubah mengikuti pemutakhiran data dan proses penyaluran. Gunakan kanal resmi Kemensos dan jangan memberikan NIK, kode OTP, kata sandi, atau data pribadi kepada pihak yang tidak terpercaya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










