Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Makin Gemuk! 16 Sponsor Resmi Bergabung, 6 Nama Baru Bikin Penasaran

Selasa, 25 Agustus 2026 17:01 WIB

Resmi Dirilis! Jersey Persib 2026/27 Usung ‘Lives Inside Us’ dan Teknologi K-Loomax

Selasa, 25 Agustus 2026 16:51 WIB

Kuliner Unik Bandung yang Wajib Dicoba! Roti Labu Kukus Lembut dengan Topping Berlimpah

Selasa, 25 Agustus 2026 16:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Makin Gemuk! 16 Sponsor Resmi Bergabung, 6 Nama Baru Bikin Penasaran
  • Resmi Dirilis! Jersey Persib 2026/27 Usung ‘Lives Inside Us’ dan Teknologi K-Loomax
  • Kuliner Unik Bandung yang Wajib Dicoba! Roti Labu Kukus Lembut dengan Topping Berlimpah
  • Di Balik Isu Ekowisata Puncak, Tangisan Dedi Mulyadi Berakhir Tanpa Hasil?
  • Cek Bansos Sekarang! Status ‘YA’ dan ‘Proses Transfer’ Ternyata Punya Arti Berbeda
  • Data BPS: Penduduk Miskin di Jawa Barat Capai 3,44 Juta Jiwa
  • Haaland Potong Rambut Jadi Cepak, Malah Mandul Gol?
  • Sering Dikira Buas, Ternyata Ini Sejarah Asli Anjing Pitbull dan Alasan Dijuluki Sahabat Petani
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Data BPS: Penduduk Miskin di Jawa Barat Capai 3,44 Juta Jiwa

By Aga GustianaSelasa, 25 Agustus 2026 15:59 WIB2 Mins Read
Ilustrasi kemiskinan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Capaian penurunan angka kemiskinan yang dirilis Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi memantik catatan kritis terkait arah dan skala prioritas pembangunan daerah. Meski statistik resmi menunjukkan tren melandai, efektivitas pemerataan ekonomi di tingkat tapak—khususnya wilayah pedesaan—masih menyisakan pekerjaan rumah yang serius.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, jumlah penduduk miskin di Jabar pada Maret 2026 tercatat sebanyak 3,44 juta orang atau 6,54 persen. Secara kumulatif, angka tersebut memang menyusut 114,23 ribu jiwa jika dibandingkan September 2025 (3,55 juta jiwa), serta berkurang 218,27 ribu jiwa ketimbang posisi Maret 2025 yang sempat menyentuh 3,65 juta jiwa.

Ketimpangan Desa-Kota dan Kerentanan Sektor Pertanian

Di balik klaim penurunan tersebut, struktur data BPS Jabar justru merekam adanya ketimpangan nyata antara kawasan perkotaan dan perdesaan pada periode September 2025 hingga Maret 2026:

  • Kemiskinan Perkotaan: Persentase kemiskinan turun dari 6,66 persen menjadi 6,32 persen (berkurang 124,61 ribu jiwa).
  • Kemiskinan Perdesaan: Persentase kemiskinan justru mengalami kenaikan dari 7,28 persen menjadi 7,48 persen (bertambah 10,38 ribu jiwa).
Baca Juga:  Selama 5 Tahun, Ridwan Kamil Sukses Dongkrak Desa di Jabar

Kenaikan angka kemiskinan di perdesaan berkelindan erat dengan keterpurukan sektor pertanian. Data BPS mencatat penurunan luas panen padi sebesar 20,79 persen (dari 124,31 ribu hektar menjadi 98,47 ribu hektar) serta kemerosotan produksi padi sebesar 24,28 persen (dari 0,90 juta ton menjadi 0,68 juta ton). Kondisi ini dinilai memukul daya beli petani di tengah tekanan inflasi yang mencapai 1,76 persen pada rentang September 2025 hingga Februari 2026.

Baca Juga:  Bey Sebut Pelatihan Serius Kunci Keberhasilan Jabar Hattrick Juara Umum PON 2024

Meski pertumbuhan ekonomi Jabar Triwulan I 2026 dilaporkan melaju 5,80 persen (y-on-y) dan konsumsi rumah tangga menembus Rp523,48 triliun, dampak pertumbuhan tersebut dinilai belum terdistribusi secara merata hingga ke lapisan masyarakat bawah di pelosok desa.

Kritik DPRD Jabar: Jangan Terjebak Proyek Fisik

Menanggapi dinamika tersebut, Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, memberikan sentilan tajam terkait penentuan skala prioritas pembangunan. Pihaknya mengingatkan agar Pemprov Jabar tidak terlalu berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata sementara program pemberdayaan ekonomi warga terabaikan.

Baca Juga:  Lisa Mariana Siap Jalani Tes DNA, Polemik dengan Ridwan Kamil Memanas

“Pemerintah perlu menyeimbangkan prioritas. Pembangunan fisik dan pelayanan harus dibarengi dengan pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan pengangguran secara efektif,” tegas Buky Wibawa.

Ia menekankan bahwa pengentasan masalah sosial dan perbaikan tata kelola birokrasi harus dibuktikan secara nyata di lapangan, sesuai dengan komitmen target misi ketiga dan keempat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat 2025–2029.

“Kita ingin birokrasi Jawa Barat hadir memberikan pelayanan terbaik. Langkah penguatan tata kelola ini harus sejalan dan konsisten dengan target pencapaian RPJMD 2025-2029,” pungkas Buky.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS jawa barat kemiskinan warga miskin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Di Balik Isu Ekowisata Puncak, Tangisan Dedi Mulyadi Berakhir Tanpa Hasil?

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Sekarang! Status ‘YA’ dan ‘Proses Transfer’ Ternyata Punya Arti Berbeda

Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi dan Cara Daftarnya

BIKIN BANGGA! Anak SD Asal Bandung Sikat Habis Medali Kompetisi Sains Nasional 2026, Ini Rahasianya!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP

3 Pekan Tertunda, YTR Korban Penganiayaan Taufik Hidayat Akhirnya Jalani Operasi di RSHS

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.