Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Minggu, 14 Juni 2026 13:10 WIB

Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 12:38 WIB

Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan

Minggu, 14 Juni 2026 12:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan
  • Persib Gagal Dekati Tommaso Cassandro? Jurnalis Italia Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram
  • Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib
  • Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal
  • Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cucun Ahmad Syamsurijal Targetkan Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di Desa Wangisagara

By Aga GustianaSabtu, 21 Juni 2025 15:46 WIB3 Mins Read
Agenda Rembuk Desa bertema Pengembangan Ekosistem Ekonomi Pedesaan dalam Pengentasan Kemiskinan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tingkat desa, khususnya di wilayah asalnya, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Dalam agenda Rembuk Desa bertema “Pengembangan Ekosistem Ekonomi Pedesaan dalam Pengentasan Kemiskinan” yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Wangisagara, Sabtu (21/6/2025), Cucun menekankan pentingnya aksi nyata demi mewujudkan nol persen kemiskinan ekstrem di Indonesia, sejalan dengan target nasional tahun 2025.

Bukti Nyata: Peresmian SPPG BUMDes Niagara

Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap pembangunan desa, Cucun meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BUMDes Niagara, yang diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

“Saya bersyukur bisa melihat langsung hasil kerja yang selama hampir lima tahun saya kawal melalui Panja Transfer Keuangan Daerah. Ini jadi bukti bahwa kebijakan fiskal yang saya dorong di Badan Anggaran punya dampak langsung ke desa asal saya,” ungkap Cucun.

Baca Juga:  Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Dorong Kolaborasi Daerah Capai Target Nasional

Cucun mengingatkan bahwa penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2025 bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat. Ia meminta jajaran pemerintah daerah, dari bupati hingga kepala desa, untuk turut bergerak aktif.

“Kalau pusat menargetkan 2025, maka di daerah juga harus selesai. Kalau masih ada angka kemiskinan ekstrem 5 persen di 2026, itu belum bisa disebut berhasil,” tegasnya.

Sorotan Data dan Kejujuran dalam Pendataan Sosial

Ia juga menggarisbawahi pentingnya validitas data kemiskinan. Manipulasi data demi memperbanyak penerima bantuan justru dianggap sebagai hambatan dalam mengentaskan kemiskinan.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Cucun Ahmad Syamsurijal Serahkan 8 Rumah Relokasi Korban Longsor di Arjasari

“Kalau datanya dimanipulasi demi bansos, itu bukan solusi, itu justru memelihara kemiskinan. Kita harus jujur agar bantuan dan program tepat sasaran,” kata Cucun dengan nada serius.

Paradoks Wangisagara: Kawasan Industri, Tapi Miskin Ekstrem?

Cucun menyoroti kejanggalan yang terjadi di Desa Wangisagara. Meski berada di kawasan strategis yang dikelilingi industri tekstil dan makanan olahan, desa ini masih masuk dalam kategori daerah miskin ekstrem.

“Ini aneh. Di sini industrinya jalan, tapi kok masih miskin ekstrem? Ini jadi tugas serius bagi dinas dan pemerintah daerah. Jangan sampai kampung sendiri terus muncul di data nasional sebagai zona merah,” ujarnya.

Dukung Instruksi Presiden dan Lawan Stigma Kemiskinan

Politisi dari Fraksi PKB ini juga menyatakan dukungan terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2024 tentang penghapusan kemiskinan ekstrem yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Bergelimang Prestasi, Ketua Fraksi PKB Puji Kepempinan Dadang Supriatna

“Saya bahkan tidak sepakat dengan pernyataan bahwa kalau orang tuanya miskin, anaknya pasti miskin. Kita tidak boleh menyerah pada kondisi. Semua warga desa punya hak untuk hidup layak dan sejahtera,” tegas Cucun.

Seruan Kolaboratif Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera

Mengakhiri pernyataannya, Cucun mengajak semua elemen—baik pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda—untuk terlibat aktif dalam pengawasan penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pengentasan kemiskinan.

“Wangisagara harus jadi bukti bahwa desa bisa bangkit. Saya tidak ingin dipilih oleh rakyat hanya untuk duduk di Jakarta tanpa hasil nyata di kampung sendiri. Tahun 2026, Wangisagara harus bebas dari kemiskinan ekstrem,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BUMDes Niagara Cucun Ahmad Syamsurijal Desa Wangisagara Inpres 8/2024 kemiskinan ekstrem 2025 nol persen kemiskinan ekstrem penghapusan kemiskinan desa program desa mandiri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.