Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Jumat, 10 April 2026 20:57 WIB

Dramatis! Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2 dan Lolos ke Final AFF Futsal 2026

Jumat, 10 April 2026 20:40 WIB

Prediksi Reijnders: Laga Persib vs Bali United Bakal Panas dan Emosional

Jumat, 10 April 2026 20:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU
  • Dramatis! Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2 dan Lolos ke Final AFF Futsal 2026
  • Prediksi Reijnders: Laga Persib vs Bali United Bakal Panas dan Emosional
  • Viral Video ‘No Sensor’ Ibu Tiri vs Anak Tiri, Ternyata Bukan dari Indonesia? Ini Faktanya
  • Drama Nikah Siri Viral Malang! Di Balik Isu Suami Palsu dan Janji Lamborghini yang Menguap
  • Misi Juara Makin Dekat! Putros Ungkap Kunci Persib Jelang Duel Panas Kontra Bali United
  • Sedang Berlangsung! Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di Semifinal AFF 2026, Duel Sengit Rebut Tiket Final
  • Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Bandung hingga Monas, Ribuan Mahasiswa Suarakan ‘Indonesia Gelap’

By Putra JuangSelasa, 18 Februari 2025 01:00 WIB2 Mins Read
Aksi unjuk rasa 'Indonesia Gelap' di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bukan hanya di Kota Bandung, aksi unjung rasa ‘Indonesia Gelap’ juga digelar ribuan mahasiswa di Patung Kuda, kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025).

Juru Bicara Aksi, Tegar Afriansyah mengatakan bahwa pihaknya menyerukan agar pemerintah merevisi beberapa keputusan, di antaranya terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025 karena menetapkan pemangkasan anggaran yang tidak berpihak pada rakyat.

“Itu sebetulnya poin yang kita highlight pada hari ini. Poin-poin lainnya adalah runtutan dari poin pertama, seperti pengesahan UU Minerba dan lainnya,” ucap Tegar, dikutip laman NU Online.

Dalam orasinya, salah satu koordinator aksi mengatakan bahwa pihaknya sudah berdiri sejak siang hingga malam. Namun, pihak pemerintah masih belum membuka komunikasi dengan ribuan mahasiswa itu.

Baca Juga:  BEM Kema Unpad Harap Aksi 'Jakarta Lautan Api' Jadi Pemantik Semangat Mahasiswa di Daerah

“Kami mencoba membuka dialog, tapi dialognya di luar. Tidak ada yang menemui kita. Jangan sampai di antara kita ada yang masuk ke dalam istana tanpa koordinasi dari teman-teman yang berada di sini,” ungkapnya di atas mobil pengeras suara.

Perwakilan BEM-SI lainnya juga mengatakan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran di sektor vital seperti kesehatan dan pendidikan menunjukkan ketidakpekaan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Mereka menuntut agar pemerintah lebih bijak dalam mengalokasikan anggaran dan memprioritaskan kesejahteraan rakyat di atas kegiatan seremonial yang dinilai kurang urgensinya.

Baca Juga:  Demo Bandung Memanas, Rumah Depan DPRD Jabar Terbakar

Tak hanya itu, dalam pernyataan sikapnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) juga menuntut pemerintah untuk mencabut pasal dalam RUU Minerba yang memungkinkan perguruan tinggi mengelola tambang.

Hal ini guna menjaga independensi akademik kampus. Di samping itu, massa aksi juga meminta agar tunjangan kinerja dosen dan tenaga kependidikan dapat dicairkan secara penuh tanpa hambatan birokrasi dan pemotongan yang merugikan.

“Mengevaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengeluarkannya dari anggaran pendidikan. Berhenti membuat kebijakan publik tanpa basis riset ilmiah dan tidak berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” demikian bunyi tuntutan BEM UI yang termaktub dalam poin keempat dan kelima.

Baca Juga:  Seminar Kebangsaan, Rafael Situmorang Tekankan Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan

Dalam unjuk rasa ini, massa aksi melakukan lemparan botol plastik, bilah kayu, dan sampah ke arah polisi. Pihak kepolisian juga meminta agar massa aksi membubarkan diri karena sudah melebih batas waktu yang disediakan.

Saat ini, sebagian besar massa aksi terlihat sudah membubarkan diri. Mahasiswa dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Azzam mengaku belum diketahui terkait demonstrasi lanjutan, tapi ia mengisyaratkan pada Rabu (19/2/2025) mahasiswa akan berdemo kembali.

“Wah belum tahu, Bang (Kelanjutan demo). Kayaknya Rabu, deh,” katanya singkat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia Gelap mahasiswa unjuk rasa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.