Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sejarah Baru di Boston! Ousmane Dembele Catat Rekor Hattrick Tercepat Piala Dunia dalam 72 Tahun Terakhir

Sabtu, 27 Juni 2026 09:08 WIB

Gacha Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem EA Sports FC Mobile Terbaru Sabtu 27 Juni 2026, Banjir Gems dan Pack Gratis

Sabtu, 27 Juni 2026 06:00 WIB

Jadwal Piala Dunia 2026 Minggu 28 Juni: Argentina, Inggris dan Portugal Siap Tempur!

Sabtu, 27 Juni 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sejarah Baru di Boston! Ousmane Dembele Catat Rekor Hattrick Tercepat Piala Dunia dalam 72 Tahun Terakhir
  • Gacha Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem EA Sports FC Mobile Terbaru Sabtu 27 Juni 2026, Banjir Gems dan Pack Gratis
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Minggu 28 Juni: Argentina, Inggris dan Portugal Siap Tempur!
  • Resmi! Getty Images Gandeng OpenAI, ChatGPT Kini Bakal Tampilkan Gambar Berlisensi
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Hari Ini dan Link Live Streaming Resmi
  • Siapa Cepat Dia Dapat! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 27 Juni 2026, Amankan Token SG2 dan Bundle Langka
  • Klaim Primogems Gratisan! Ini Daftar Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Sabtu 27 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Terseret Kasus Pemalsuan dan Finansial, Amanda Manopo Gandeng Kuasa Hukum Datangi Polres Jaksel
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Wisata Premium: Keajaiban Situ Cipanten di Gunungkuning

By SusanaMinggu, 11 Januari 2026 19:31 WIB3 Mins Read
Situ Cipanten di Desa Gunungkuning, Majalengka, jadi danau unik berisi koi premium juara dunia. Fot
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di kaki Gunung Ciremai, Desa Gunungkuning, Kecamatan Sindang, Majalengka, perlahan berubah wajah. Dahulu dikenal sebagai desa agraris biasa, kini desa ini menjadi destinasi wisata yang menyuguhkan pengalaman berbeda.

Pusat perubahan ini adalah Situ Cipanten, danau alami dengan air jernih yang kini menjadi ikon unggulan desa berkat inovasi kepala desa, Rudi Yudistira Gozali.

Menurut Rudi, keberadaan Situ Cipanten kini telah menjadi daya tarik wisata yang unik.

“Saya sangat mengapresiasi perkembangan ini. Ke depan, daya tarik ini akan semakin menambah jumlah pengunjung. Alhamdulillah, Situ Cipanten kini mungkin satu-satunya di Indonesia, bahkan dunia, yang ditebari ikan koi premium. Dan ikan ini diberikan langsung oleh Bos Koi, juara dunia,” ujarnya.

Rudi menjelaskan, dari dulu Situ Cipanten sudah mulai dilirik sebagai objek wisata, tapi keterbatasan promosi membuatnya kurang dikenal.

Baca Juga:  Intip Keseruan Bos Koi dan Irfan Hakim Main Air di Surga Tersembunyi Majalengka

“Sekarang, dengan bantuan media sosial, orang bisa melihat keindahan danau ini dengan cepat. Ini menjadi unggulan di Desa Gunungkuning dan bahkan di Kabupaten Majalengka,” tambahnya.

Target pengunjung pun meningkat signifikan. Pada 2025, Situ Cipanten berhasil menarik sekitar 175 ribu wisatawan. Tahun ini, Rudi menargetkan 300 ribu pengunjung.

“Dengan kehadiran ikan koi, wisatawan bisa memberi makan ikan sambil menikmati suasana sejuk dan nyaman. InsyaAllah, kunjungan akan meningkat lagi,” jelasnya.

Situ Cipanten: Air Jernih yang Menjadi Senyum Warga

Lebih dari sekadar objek wisata, Situ Cipanten memiliki tujuh sumber mata air yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Melalui kepemimpinan Rudi, air ini tidak hanya dikomersilkan tetapi dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

720 warga kini menikmati layanan air bersih gratis, hanya membayar biaya pemeliharaan Rp 4.500 per bulan, sehingga mereka bisa hidup sehat dengan biaya sangat terjangkau.

Baca Juga:  Intip Keseruan Bos Koi dan Irfan Hakim Main Air di Surga Tersembunyi Majalengka

Desa Gunungkuning: Transformasi dan Inovasi

Inovasi Rudi Yudistira tidak berhenti di Situ Cipanten. Ia mendorong warga untuk mengembangkan hortikultura unggulan, menjadikan desa ini pusat pembibitan nasional. Di setiap halaman rumah, bibit tanaman hasil stek dan grafting tumbuh subur, membuktikan bahwa potensi lokal bisa bersinar di tingkat nasional.

Kerja keras Rudi juga membawa pengakuan resmi. Desa Gunungkuning berhasil meraih:

  • Peringkat Kedua Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2024 kategori Maju Mandiri.
  • BUMDes Terbaik Nasional 2025 dari BPKP Jawa Barat dua tahun berturut-turut.

“Kisah Desa Gunungkuning adalah bukti bahwa seorang pemimpin yang memahami rakyatnya mampu mengubah air menjadi kesejahteraan dan tanah menjadi harapan,” tutup Rudi.

Kehadiran Bos Koi dan Irfan Hakim Bawa Kehebohan

Keunikan Situ Cipanten semakin nyata ketika Irfan Hakim, presenter dan pecinta fauna, bersama Hartono Soekwanto alias Bos Koi, hadir langsung di Situ Cipanten.

Baca Juga:  Intip Keseruan Bos Koi dan Irfan Hakim Main Air di Surga Tersembunyi Majalengka

Puluhan wisatawan tampak antusias menyaksikan aksi mereka, mulai dari berenang di danau, bermain ayunan di tengah air, hingga menebar ikan koi premium.

“Air di sini sangat jernih dan minim bakteri. Inilah alasan saya menitipkan ikan koi berkualitas tinggi,” ujar Bos Koi.

Irfan Hakim menambahkan, “Menjaga Situ Cipanten berarti menjaga sumber kehidupan sekaligus membuka potensi ekonomi kreatif bagi warga Majalengka. Wisata bukan hanya soal hiburan, tapi juga pendidikan dan kesejahteraan.”

Kini, Desa Gunungkuning bukan hanya titik di peta, tapi ikon inspirasi nasional tentang kemandirian desa, pengelolaan wisata, dan inovasi ekonomi lokal.

Situ Cipanten telah menjadi simbol bagaimana alam, kreativitas, dan kepemimpinan bisa bersatu untuk kesejahteraan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bos Koi juara dunia danau koi premium Indonesia Desa Gunungkuning Irfan Hakim Majalengka Rudi Yudistira Gozali Situ Cipanten wisata alam Majalengka wisata Situ Cipanten Majalengka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegas! Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Kasus Penganiayaan di Bandung

Depan Umum Dihantam, Di Ruang Tertutup Disekap 3 Tahun: Ada Apa dengan Pria-pria Ini?

Tangis Penyesalan Taufik Hidayat? Tersangka Penganiayaan YTR Akhirnya Minta Maaf

Adik Cacat Seumur Hidup, Keluarga Korban YTR Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat!

Pelecehan Seksual

Kisah Pilu Siswi SD di Sukabumi, Alami Trauma Berat Usai Diperkosa Teman Sebaya

Bandara Kertajati Bakal Diambil Alih Kemenhan, Bagaimana Nasib Utang Pemprov Jabar?

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.