Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan

Sabtu, 28 Maret 2026 14:48 WIB

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sabtu, 28 Maret 2026 11:25 WIB
Timnas Indonesia

Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026 11:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh
  • Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram
  • Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an
  • Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Keamanan Hingga Infrastruktur, Ini Jurus Jabar Gaet Investor di WJIS 2025

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 14 November 2025 13:11 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat menggelar West Java Investment Summit (WJIS) 2025 di Hotel Pullman, Kota Bandung, Jumat (14/11/2025), sebagai forum strategis untuk memperkuat kerja sama investasi dan mendorong realisasi proyek prioritas di provinsi tersebut.

Acara ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta calon investor dari dalam dan luar negeri.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa tingginya minat investasi di Jawa Barat tidak terlepas dari kemudahan komunikasi dan kepercayaan yang terbangun antara pemerintah dan para investor.

“Hari ini investasi di Jawa Barat relatif tinggi, dan itu terjadi karena kemudahan komunikasi dengan berbagai pihak. Salah seorang dari Tiongkok pernah bertemu dengan saya, dan hari ini dia membawa 40 investor. Ini karena adanya kepercayaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Pola Hibah Harus Hasilkan Output, Bukan Cuma SPJ!

Dedi menekankan bahwa pemerintah daerah hadir bukan hanya dalam urusan perizinan, tetapi juga memastikan kelancaran teknis di lapangan.

“Kami mengurus sampai jalur mobil investor harus lewat mana supaya aman. Semua harus terkoneksi dengan baik. Investasi berjalan, alam dijaga, dan infrastruktur tetap dimanfaatkan,” katanya.

Baca Juga:  Euforia Juara Tercoreng, Dedi Mulyadi Pastikan Oknum Bobotoh Rusak Fasilitas GBLA Ditindak Tegas

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat, Bank Indonesia, dan pemerintah provinsi menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem investasi.

“Harus ada konektivitas dalam investasi ini, termasuk jaminan terkait premanisme, pengelolaan limbah, dan hal teknis lainnya yang akan dijamin Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Dalam WJIS 2025, Jawa Barat menawarkan 104 proyek potensial dengan total rencana investasi Rp186 triliun. Penyiapan proyek dilakukan melalui proses panjang, mulai dari challenge, kurasi, hingga roadshow di berbagai kabupaten/kota.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dinilai Gagal Atasi Krisis Pendidikan di Jabar, JPPI Ungkap Lima Masalah Serius

“Melalui one on one Meeting hari ini, kami berharap para investor benar-benar merealisasikan investasinya di Jawa Barat,” kata Dedi Taufik.

Ia juga memaparkan capaian investasi provinsi selama sepuluh tahun terakhir.

“Target investasi Jawa Barat selama sepuluh tahun sebesar Rp271 triliun. Saat ini sudah tercapai Rp218 triliun. Mudah-mudahan sisa waktu ke depan dapat mengejar target tersebut.”

Jawa Barat, lanjutnya, masih menjadi salah satu motor ekonomi nasional dengan kontribusi 13% terhadap ekonomi nasional dan 23% terhadap keseluruhan kontribusi ekonomi di Pulau Jawa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi proyek investasi Jabar West Java Investment Summit 2025 WJIS 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.