Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DBD di Sumedang Meningkat Drastis, Ada 2 Ribu Kasus dan 7 Orang Meninggal

By Putra JuangJumat, 15 November 2024 11:35 WIB2 Mins Read
Demam Berdarah Dengue
Demam Berdarah Dengue. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumedang meningkat signifikan selama tahun 2024.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumedang, Aan Suganda mengatakan, hingga Oktober 2024 tercatat ada 2.341 kasus DBD dengan jumlah kematian 7 orang.

“Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2023 lalu yang hanya ada 1308 kasus dengan jumlah kematian 3 orang,” ucap Aan, Kamis (14/11/2024).

Sementara itu, 7 kematian DBD terjadi di Kecamatan Jatinangor (3), Sumedang Utara (1), Tomo (1), Jatinunggal (1) dan Ujungjaya (1).

Baca Juga:  Alert! DBD di Jabar Tembus 23.255 Kasus Sepanjang 2024

Menurut Aan, meningkatnya kasus DBD saat ini dimungkinkan karena tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dalam hal ini kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sudah mulai menurun.

“Dulu yang namnya jumat bersih (jumsih) sudah menjadi kegiatan biasa, tetapi sekarang kalau tidak ada intruksi rasaya warga malas melaksanakan jumsih,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sentil BRIN, BMKG Imbau Tak Gunakan Istilah Tornado untuk Peristiwa Bencana di Sumedang-Bandung

Aan menjelaskan, pada musim kemarau seharusnya nyamuk Aedes aegypti ini sudah tidak ada. Namun karena adanya media seperti air penampungan yang tidak ditutup dan air dimedia lainnya maka nyamuk bisa berkembang biak.

Baca Juga:  214 Napi di Lapas II Sumedang Terima Remisi HUT RI

“Apalagi di musim hujan dimana banyak genangan genangan air yang alasnya bukan tanah menyebabkan nyamuk akan terus berkembang biak,” imbuhnya.

Atas dasar itulah, Dinkes Sumedang tidak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan lingkungan dengan cara melakukan PSN.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DBD Demam Berdarah Dengue Dinkes Sumedang Kabupaten Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.