bukamata.id – Para pendukung setia Maung Bandung, Bobotoh, harus bersabar lebih lama untuk menyaksikan aksi perdana pemain bintang anyar mereka, Mariano Peralta. Juru taktik Persib Bandung, Igor Tolic, secara terbuka menyatakan bahwa penyerang berkebangsaan Argentina tersebut dipastikan belum siap turun gunung pada laga pamungkas Grup A Piala Presiden 2026.
Duel penutup fase grup tersebut dijadwalkan mempertemukan skuad Pangeran Biru menghadapi klub asal Singapura, Tampines Rovers, di Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat (31/7/2026).
Sebelumnya, kehadiran Peralta di Kota Kembang sempat memicu antusiasme luar biasa di kalangan suporter. Sang pemain bahkan sudah menampakkan diri di tribun VVIP guna memberikan dukungan langsung saat rekan-rekan barunya sukses membungkam perlawanan DPMM FC dengan skor tipis 1-0 pada Selasa (28/7/2026) malam.
Kendati telah bergabung dengan tim, jajaran kepelatihan sepakat untuk tidak mengambil resiko dengan langsung menurunkan sang marquee player dalam waktu dekat.
Kendala Perbedaan Waktu dan Kelelahan Perjalanan
Menurut penjelasan sang peracik strategi asal Kroasia tersebut, keputusan memarkir Peralta didasari oleh pertimbangan medis dan kebugaran jasmani. Pemain bersangkutan baru saja menempuh rute penerbangan jarak jauh lintas benua dari Argentina menuju Indonesia, yang otomatis memicu masalah adaptasi zona waktu ekstrem.
“Tidak, kemungkinan besar tidak. Kemungkinan besar tidak karena dia baru saja tiba dan dia tidak memungkinkan untuk bermain setelah tiga hari, perbedaan waktu sekitar 14 jam,” ucap Igor.
Igor menekankan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah memastikan proses adaptasi berjalan mulus tanpa ada ancaman cedera akibat kelelahan kronis. Dirinya memilih bersikap konservatif agar kondisi fisik sang pemain terjaga dengan sempurna sebelum benar-benar dilepas ke lapangan hijau.
“Tidak mungkin, dia pasti tidak akan bermain di pertandingan berikutnya. Dia akan bergabung dengan latihan ketika dia sudah siap,” katanya.
Fokus Hadapi Musim Panjang dan Kompetisi Asia
Lebih lanjut, Igor membeberkan bahwa manajemen dan tim pelatih menyusun program jangka panjang demi mengarungi ketatnya jadwal kompetisi domestik maupun agenda internasional. Mengingat Maung Bandung juga bakal mengemban misi penting di kualifikasi tingkat Asia, menjaga stabilitas kebugaran seluruh skuad menjadi harga mati.
“Kami membawa mereka ke sini, kami perlu menjaga mereka tetap sehat, seperti halnya semua orang. Jadi, kami menyiapkan mereka untuk musim yang sangat panjang. Dan ya, ini adalah tantangan nyata bagi kami,” tegasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









