Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemain Persib Ini Ternyata Jagokan Portugal Selain Brasil, Alasannya Bikin Kagum

Jumat, 19 Juni 2026 16:30 WIB
Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Jumat, 19 Juni 2026 16:04 WIB

Viral di Media Sosial Video Full Durasi, Siapa Sebenarnya Cut Salwa? Ini Faktanya

Jumat, 19 Juni 2026 15:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemain Persib Ini Ternyata Jagokan Portugal Selain Brasil, Alasannya Bikin Kagum
  • Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya
  • Viral di Media Sosial Video Full Durasi, Siapa Sebenarnya Cut Salwa? Ini Faktanya
  • Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!
  • Pikiran yang Anggun, Keberanian yang Tajam: Mengenal Lebih Dekat Fatimah Azzahra, Singa Intelektual dari Salemba
  • Tragedi di Tengah Pesta Gol! Kaki Ismael Kone Diduga Patah Usai Tekel Brutal Lawan Qatar
  • Banjir Diskon Akhir Pekan! Cek Promo JSM Alfamart 19–21 Juni 2026, Minyak dan Sembako Murah Meriah
  • Pemadaman Listrik Bandung 19 Juni 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak PLN UP3
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Di Balik Naik Turun Persib Bandung, Ada Proses Panjang yang Sedang Dibangun

By Aga GustianaSenin, 15 Desember 2025 20:37 WIB3 Mins Read
Pemain Persib. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Performa Persib Bandung di awal Super League 2025–2026 menunjukkan dinamika yang tak sederhana. Dari 13 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung mengoleksi sembilan kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Raihan tersebut menempatkan Persib di peringkat ketiga klasemen sementara, terpaut lima poin dari Borneo FC Samarinda yang kini memimpin kompetisi.

Catatan ini jelas belum mampu menyaingi performa luar biasa musim lalu. Pada musim sebelumnya, Persib melaju tanpa tersentuh kekalahan hingga 18 pekan awal. Kekalahan perdana baru datang pada pekan ke-19, saat mereka takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Rentetan impresif itu nyatanya sulit diulang musim ini. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan alasan di balik tantangan yang dihadapi timnya.

“Karena ini musim yang berbeda. Musim lalu pemain kami dihuni pemain yang sangat berbeda mereka sudah bermain bersama beberapa musim sebelumnya,” kata Hodak.
“Tapi musim ini kami dihuni oleh 22 pemain baru, saya sudah katakan, kami butuh waktu. Bahkan saat ini juga kami tidak sempurna,” tutur Hodak.

Baca Juga:  Marc Klok Sesalkan Hujatan Suporter Persib yang Seret Keluarga Pemain

Tiga kekalahan Persib sejauh ini terjadi saat menghadapi Persijap Jepara, Persita Tangerang, dan Malut United. Dalam laga-laga tersebut, lawan mampu memanfaatkan celah yang masih terlihat dalam permainan Persib. Hodak pun mengakui bahwa sektor pertahanan maupun lini serang belum sepenuhnya solid dan masih memerlukan pembenahan berkelanjutan.

“Masih ada beberapa kesalahan di lini belakang, di penyerangan juga. Tapi saya melihat kami sudah semakin membaik, saya harap di bulan Mei nanti kami berada di puncak,” harap Hodak.

Baca Juga:  Tak Perlu Repot Adakan Uji Tanding, Bojan Hodak Sambut Gelaran Piala Presiden 2024

Meski performa domestik belum sekuat musim lalu, Persib justru menunjukkan wajah berbeda di level Asia. Klub kebanggaan Jawa Barat itu berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL 2, sebuah pencapaian yang mengingatkan pada kiprah mereka di AFC Cup 2015 saat keluar sebagai juara grup dan melaju ke fase gugur.

Hodak menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang istimewa, bahkan jarang diraih klub Indonesia.
“Pada akhirnya ini juga hasil yang fantastis bagi sepak bola Indonesia karena saya tidak ingat kapan klub dari Indonesia menjadi juara grup pada kompetisi Asia,” sebut Hodak.

Baca Juga:  Lucas Piazon Jadi Kejutan Launching Persib? Ini Profil Lengkapnya

Secara historis, Persija Jakarta sempat menjadi juara Grup H AFC Cup 2018, meski pada musim berikutnya hanya finis di posisi ketiga Grup G. Sementara itu, PSM Makassar mencatat prestasi serupa dengan menjuarai Grup H AFC Cup 2022.

Menurut Hodak, hasil positif Persib di Asia musim ini tak lepas dari persiapan yang lebih matang.
“Musim ini, kami melakukan persiapan lebih baik dan itu kenapa kami mendapat hasil lebih baik daripada musim lalu di mana kami saat itu masih kurang pengalaman,” ungkap Hodak.

Dengan kombinasi evaluasi domestik dan kepercayaan diri di panggung Asia, Persib masih memiliki ruang besar untuk berkembang seiring berjalannya musim.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ACL 2 Bojan Hodak Liga Indonesia Maung Bandung Persib Bandung Super League 2025-2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemain Persib Ini Ternyata Jagokan Portugal Selain Brasil, Alasannya Bikin Kagum

Sengkarut Transfer Persib: Hukuman FIFA di Depan Mata, Skuad Maung Bandung Bakal Dirombak Total?

Diincar Persib dan Persija, Bek Asal Skotlandia Ini Bisa Jadi Rebutan Panas Liga 1

Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang

Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib

Persib Siap Tantang Klub Asia Tenggara, Saddil Ramdani Pasang Target Tinggi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.