Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Jumat, 18 September 2026 04:00 WIB

Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali

Jumat, 18 September 2026 03:00 WIB

Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh

Jumat, 18 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972
  • Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
  • Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Di Balik Naik Turun Persib Bandung, Ada Proses Panjang yang Sedang Dibangun

By Aga GustianaSenin, 15 Desember 2025 20:37 WIB3 Mins Read
Pemain Persib. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Performa Persib Bandung di awal Super League 2025–2026 menunjukkan dinamika yang tak sederhana. Dari 13 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung mengoleksi sembilan kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Raihan tersebut menempatkan Persib di peringkat ketiga klasemen sementara, terpaut lima poin dari Borneo FC Samarinda yang kini memimpin kompetisi.

Catatan ini jelas belum mampu menyaingi performa luar biasa musim lalu. Pada musim sebelumnya, Persib melaju tanpa tersentuh kekalahan hingga 18 pekan awal. Kekalahan perdana baru datang pada pekan ke-19, saat mereka takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Rentetan impresif itu nyatanya sulit diulang musim ini. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan alasan di balik tantangan yang dihadapi timnya.

“Karena ini musim yang berbeda. Musim lalu pemain kami dihuni pemain yang sangat berbeda mereka sudah bermain bersama beberapa musim sebelumnya,” kata Hodak.
“Tapi musim ini kami dihuni oleh 22 pemain baru, saya sudah katakan, kami butuh waktu. Bahkan saat ini juga kami tidak sempurna,” tutur Hodak.

Baca Juga:  Alfeandra Dewangga Termotivasi Hadapi Persis, Persib Ingin Terus di Puncak

Tiga kekalahan Persib sejauh ini terjadi saat menghadapi Persijap Jepara, Persita Tangerang, dan Malut United. Dalam laga-laga tersebut, lawan mampu memanfaatkan celah yang masih terlihat dalam permainan Persib. Hodak pun mengakui bahwa sektor pertahanan maupun lini serang belum sepenuhnya solid dan masih memerlukan pembenahan berkelanjutan.

“Masih ada beberapa kesalahan di lini belakang, di penyerangan juga. Tapi saya melihat kami sudah semakin membaik, saya harap di bulan Mei nanti kami berada di puncak,” harap Hodak.

Baca Juga:  Adam Przybek Absen Lagi, Persib Bandung Masih Andalkan Teja Paku Alam

Meski performa domestik belum sekuat musim lalu, Persib justru menunjukkan wajah berbeda di level Asia. Klub kebanggaan Jawa Barat itu berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL 2, sebuah pencapaian yang mengingatkan pada kiprah mereka di AFC Cup 2015 saat keluar sebagai juara grup dan melaju ke fase gugur.

Hodak menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang istimewa, bahkan jarang diraih klub Indonesia.
“Pada akhirnya ini juga hasil yang fantastis bagi sepak bola Indonesia karena saya tidak ingat kapan klub dari Indonesia menjadi juara grup pada kompetisi Asia,” sebut Hodak.

Baca Juga:  Kabar Buruk! Persib Terancam Tanpa Dua Penyerang Utama saat Lawan Arema FC

Secara historis, Persija Jakarta sempat menjadi juara Grup H AFC Cup 2018, meski pada musim berikutnya hanya finis di posisi ketiga Grup G. Sementara itu, PSM Makassar mencatat prestasi serupa dengan menjuarai Grup H AFC Cup 2022.

Menurut Hodak, hasil positif Persib di Asia musim ini tak lepas dari persiapan yang lebih matang.
“Musim ini, kami melakukan persiapan lebih baik dan itu kenapa kami mendapat hasil lebih baik daripada musim lalu di mana kami saat itu masih kurang pengalaman,” ungkap Hodak.

Dengan kombinasi evaluasi domestik dan kepercayaan diri di panggung Asia, Persib masih memiliki ruang besar untuk berkembang seiring berjalannya musim.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ACL 2 Bojan Hodak Liga Indonesia Maung Bandung Persib Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang

Kabar Baik dari Ruang Pemulihan: Bek Andalan Persib Pastikan Kondisinya Aman Usai Insiden di ACL 2

Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia

Jadwal Persib Bandung Usai Taklukkan FC Seoul: Tantangan Fisik di Kandang Persijap Jepara

Tampil Gemilang di Seoul, Teja Paku Alam Ungkap Sosok yang Membuatnya Berjuang

Menang di Stadion Piala Dunia 2002, Igor Tolic Sebut Persib Catat Pencapaian Istimewa

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.