Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Kamis, 14 Mei 2026 13:10 WIB

Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar

Kamis, 14 Mei 2026 12:58 WIB

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Kamis, 14 Mei 2026 12:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?
  • Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar
  • Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
  • PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Lama Menghilang, Dado Akhirnya Kembali dan Bantu Persib Tumbangkan Persija
  • Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dapat Ancaman Bom Bunuh Diri

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 20:54 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah ancaman serius dilayangkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui media sosial. Ancaman pembunuhan tersebut datang dari sebuah akun dengan nama provokatif, “Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!”, yang secara eksplisit mengancam akan melakukan aksi bom bunuh diri.

Ancaman tersebut muncul di kolom komentar saat Dedi Mulyadi melakukan siaran langsung di kanal YouTube pribadinya pada Senin (21/4/2025) malam.

Pelaku menuliskan komentar yang sangat mengkhawatirkan, bahkan mengklaim sedang merakit bom paku dan berencana melancarkan aksinya dalam waktu dua bulan.

“Kalau rencana saya gagal, saya akan pergi ke Jabar memakai bom lain yang saya punya, itu bom bunuh diri. Saya akan berlari mencari Dedi. Jika sudah ketemu, saya akan mendekatinya dan duarr!!!” tulis akun tersebut, memicu kehebohan di kalangan warganet.

Baca Juga:  Koalisi Pilpres Diprediksi Lanjut ke Pilkada, Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Bisa Bersatu

Menanggapi ancaman tersebut, Dedi Mulyadi, saat dikonfirmasi wartawan di Bandung pada Selasa (22/4/2025), menunjukkan sikap tenang.

Ia menyatakan bahwa ancaman seperti ini adalah risiko yang harus dihadapi oleh seorang pemimpin. “Kalau ada ancaman itu, ya risiko bagi seorang pemimpin. Kita lihat perkembangannya terlebih dahulu,” ujarnya.

Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa ia akan meningkatkan kewaspadaannya. Ia juga tidak menutup kemungkinan bahwa akun tersebut adalah akun palsu yang sengaja dibuat untuk menerornya.

Baca Juga:  Jejak Karier Politik Dedi Mulyadi dan Pesan Tegas Prabowo: 'Jangan Brengsek'

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia menerima ancaman pembunuhan. Sebelumnya, ia juga pernah diancam setelah menutup tambang ilegal di Kabupaten Subang. Ia mengaku telah terbiasa menghadapi berbagai tekanan, termasuk hinaan, cacian, dan bahkan tuduhan pengkhianatan.

“Saya sebagai pribadi sudah terbiasa terhadap berbagai caci maki, hinaan, ancaman, bahkan upaya-upaya pembunuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kabid Humas Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan telah memantau ancaman tersebut. Pihaknya siap menindaklanjuti jika Dedi Mulyadi membuat laporan resmi.

Baca Juga:  Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar Resmi Berakhir, Target Tercapai Jauh di Atas Ekspektasi

“Jika ada permintaan pemantauan, tim siber siap bantu beliau. Apabila dilaporkan, kami siap menyelidiki dan menyidik pelaku,” kata Kombes Hendra di Bandung.

Kombes Hendra juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa komentar bernada ancaman dapat dikenai sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang ITE dan KUHP.

“Komentar bersifat ancaman dapat berisiko dilaporkan atau diproses hukum langsung oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ancaman Dedi Mulyadi gubernur jawa barat pembunuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

‘Riweuh’ Karena Nama: Kebijakan Sekolah Maung Dedi Mulyadi Panen Kritik Netizen

Juri Panik! Ocha Dapat Beasiswa China, Panitia LCC Malah Terancam Masuk Penjara?

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.