Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Senin, 29 Juni 2026 20:49 WIB

Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026

Senin, 29 Juni 2026 20:41 WIB

Transfer Sensasional! Djibril Sidibé Masuk Radar Persib, Gaji Rp44 M Jadi Tantangan Besar

Senin, 29 Juni 2026 20:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung
  • Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026
  • Transfer Sensasional! Djibril Sidibé Masuk Radar Persib, Gaji Rp44 M Jadi Tantangan Besar
  • Dampak BRT Bandung: Parkir Badan Jalan Hilang, Pemkot Siapkan Gedung Parkir Modern
  • Terungkap! Isi Sebenarnya Video Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ yang Ramai Dicari
  • Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?
  • Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar
  • Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dapat Ancaman Bom Bunuh Diri

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 20:54 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah ancaman serius dilayangkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui media sosial. Ancaman pembunuhan tersebut datang dari sebuah akun dengan nama provokatif, “Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!”, yang secara eksplisit mengancam akan melakukan aksi bom bunuh diri.

Ancaman tersebut muncul di kolom komentar saat Dedi Mulyadi melakukan siaran langsung di kanal YouTube pribadinya pada Senin (21/4/2025) malam.

Pelaku menuliskan komentar yang sangat mengkhawatirkan, bahkan mengklaim sedang merakit bom paku dan berencana melancarkan aksinya dalam waktu dua bulan.

“Kalau rencana saya gagal, saya akan pergi ke Jabar memakai bom lain yang saya punya, itu bom bunuh diri. Saya akan berlari mencari Dedi. Jika sudah ketemu, saya akan mendekatinya dan duarr!!!” tulis akun tersebut, memicu kehebohan di kalangan warganet.

Baca Juga:  Sekda Jabar: Perumusan Perda Agar Miliki Nilai Manfaat Bagi Masyarakat

Menanggapi ancaman tersebut, Dedi Mulyadi, saat dikonfirmasi wartawan di Bandung pada Selasa (22/4/2025), menunjukkan sikap tenang.

Ia menyatakan bahwa ancaman seperti ini adalah risiko yang harus dihadapi oleh seorang pemimpin. “Kalau ada ancaman itu, ya risiko bagi seorang pemimpin. Kita lihat perkembangannya terlebih dahulu,” ujarnya.

Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa ia akan meningkatkan kewaspadaannya. Ia juga tidak menutup kemungkinan bahwa akun tersebut adalah akun palsu yang sengaja dibuat untuk menerornya.

Baca Juga:  Siswa SD Praktik Renang di Lapangan Sekolah, Dedi Mulyadi: Sang Guru Tak Ngerti Esensi Pendidikan

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia menerima ancaman pembunuhan. Sebelumnya, ia juga pernah diancam setelah menutup tambang ilegal di Kabupaten Subang. Ia mengaku telah terbiasa menghadapi berbagai tekanan, termasuk hinaan, cacian, dan bahkan tuduhan pengkhianatan.

“Saya sebagai pribadi sudah terbiasa terhadap berbagai caci maki, hinaan, ancaman, bahkan upaya-upaya pembunuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kabid Humas Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan telah memantau ancaman tersebut. Pihaknya siap menindaklanjuti jika Dedi Mulyadi membuat laporan resmi.

Baca Juga:  Tangis Kabid Dishub Bogor Usai Isu Pemotongan Kompensasi Sopir Angkot Puncak

“Jika ada permintaan pemantauan, tim siber siap bantu beliau. Apabila dilaporkan, kami siap menyelidiki dan menyidik pelaku,” kata Kombes Hendra di Bandung.

Kombes Hendra juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa komentar bernada ancaman dapat dikenai sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang ITE dan KUHP.

“Komentar bersifat ancaman dapat berisiko dilaporkan atau diproses hukum langsung oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ancaman Dedi Mulyadi gubernur jawa barat pembunuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026

Dampak BRT Bandung: Parkir Badan Jalan Hilang, Pemkot Siapkan Gedung Parkir Modern

Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.