Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kota Bandung Masih Gelap di Banyak Titik, Butuh 36 Ribu Penerangan Jalan Lagi

Jumat, 14 Agustus 2026 09:36 WIB

Jomblo Auto Mengheningkan Cipta! Momen Manis Bule Cantik Australia Datang ke Lombok Demi Si Hitam Manis

Jumat, 14 Agustus 2026 08:04 WIB
Game Free Fire

Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Jumat, 14 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kota Bandung Masih Gelap di Banyak Titik, Butuh 36 Ribu Penerangan Jalan Lagi
  • Jomblo Auto Mengheningkan Cipta! Momen Manis Bule Cantik Australia Datang ke Lombok Demi Si Hitam Manis
  • Bisa Dapat Skin & Diamond Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Jumat 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya
  • Satu Masih Diperiksa, Tiga Pemain Persib Mulai Tunjukkan Progres Positif di Bali
  • BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP
  • Langsung Cair ke Rekening! Klaim Link DANA Kaget Gratis Hari Ini 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Kode Redeem FF 14 Agustus 2026: Dapatkan Bundle Keren, Emote Rare, dan Voucher Diamond Sekarang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dapat Ancaman Bom Bunuh Diri

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 20:54 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah ancaman serius dilayangkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui media sosial. Ancaman pembunuhan tersebut datang dari sebuah akun dengan nama provokatif, “Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!”, yang secara eksplisit mengancam akan melakukan aksi bom bunuh diri.

Ancaman tersebut muncul di kolom komentar saat Dedi Mulyadi melakukan siaran langsung di kanal YouTube pribadinya pada Senin (21/4/2025) malam.

Pelaku menuliskan komentar yang sangat mengkhawatirkan, bahkan mengklaim sedang merakit bom paku dan berencana melancarkan aksinya dalam waktu dua bulan.

“Kalau rencana saya gagal, saya akan pergi ke Jabar memakai bom lain yang saya punya, itu bom bunuh diri. Saya akan berlari mencari Dedi. Jika sudah ketemu, saya akan mendekatinya dan duarr!!!” tulis akun tersebut, memicu kehebohan di kalangan warganet.

Menanggapi ancaman tersebut, Dedi Mulyadi, saat dikonfirmasi wartawan di Bandung pada Selasa (22/4/2025), menunjukkan sikap tenang.

Ia menyatakan bahwa ancaman seperti ini adalah risiko yang harus dihadapi oleh seorang pemimpin. “Kalau ada ancaman itu, ya risiko bagi seorang pemimpin. Kita lihat perkembangannya terlebih dahulu,” ujarnya.

Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa ia akan meningkatkan kewaspadaannya. Ia juga tidak menutup kemungkinan bahwa akun tersebut adalah akun palsu yang sengaja dibuat untuk menerornya.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia menerima ancaman pembunuhan. Sebelumnya, ia juga pernah diancam setelah menutup tambang ilegal di Kabupaten Subang. Ia mengaku telah terbiasa menghadapi berbagai tekanan, termasuk hinaan, cacian, dan bahkan tuduhan pengkhianatan.

“Saya sebagai pribadi sudah terbiasa terhadap berbagai caci maki, hinaan, ancaman, bahkan upaya-upaya pembunuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kabid Humas Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan telah memantau ancaman tersebut. Pihaknya siap menindaklanjuti jika Dedi Mulyadi membuat laporan resmi.

“Jika ada permintaan pemantauan, tim siber siap bantu beliau. Apabila dilaporkan, kami siap menyelidiki dan menyidik pelaku,” kata Kombes Hendra di Bandung.

Kombes Hendra juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa komentar bernada ancaman dapat dikenai sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang ITE dan KUHP.

“Komentar bersifat ancaman dapat berisiko dilaporkan atau diproses hukum langsung oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ancaman Dedi Mulyadi gubernur jawa barat pembunuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kota Bandung Masih Gelap di Banyak Titik, Butuh 36 Ribu Penerangan Jalan Lagi

Bansos

Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.