Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

Rabu, 13 Mei 2026 19:51 WIB

Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!

Rabu, 13 Mei 2026 19:34 WIB

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

Rabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
  • 13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta
  • 7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan
  • Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda
  • Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra
  • Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Larang Ibu-Ibu Nongkrong di Sekolah, Ini Alasannya

By SusanaSenin, 17 Maret 2025 13:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan terbaru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, ia melarang para ibu untuk nongkrong atau ngerumpi di depan kelas saat anak-anak mereka bersekolah.

Dedi menilai kebiasaan ini membawa dampak negatif, seperti mengganggu proses belajar mengajar dan berpotensi menimbulkan konflik antarorang tua maupun dengan guru.

Alasan Larangan Ibu-Ibu Nongkrong di Sekolah

Dalam unggahan di media sosialnya pada Minggu (16/3/2025), Dedi mengungkapkan bahwa banyak ibu-ibu yang mengantar anaknya ke sekolah kemudian berkumpul di depan kelas hingga jam pulang.

Ia menilai kebiasaan ini dapat mengintervensi tugas guru dan bahkan memicu keributan.

Baca Juga:  Kinerja Fiskal Jabar Turun, Sekda Bilang Hoaks, Pakar: Itu Fakta dan Ada Dampak Kebijakan KDM

“Saya tidak mau anak-anak diantar ke sekolah, lalu orang tuanya malah berkumpul di depan kelas. Nanti malah bikin kelompok sendiri, mengintervensi guru, dan akhirnya ribut,” ujar Dedi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Senin (17/3/2025).

Dedi juga menyoroti kebiasaan ibu-ibu yang berkumpul di sekolah bisa menjadi ajang pamer, yang berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial.

Ia khawatir ada ibu-ibu yang merasa iri melihat rekannya mengenakan pakaian lebih mewah, sehingga berujung pada tekanan finansial dalam rumah tangga.

Baca Juga:  Yai Mim Bertemu Dedi Mulyadi, Ngaku Fans Hingga Jelaskan Konflik dengan Sahara

“Nanti bertengkar, paalus-alus baju (saling pamer baju ). Siapa yang korban ?, salakina (suaminya). Kunaon ? isukna nganjuk deui nganjuk deui, pamijakanna panas (Kenapa ?, besoknya minjem duit lagi dan lagi, karena istrinya panas),” ungkapnya.

Solusi: Sekolah Perlu Pasang Pagar Tinggi

Untuk mengatasi masalah ini, Dedi meminta sekolah-sekolah di Jabar agar memperketat aturan bagi orang tua.

Baca Juga:  Berani Kritik Dedi Mulyadi, Remaja Cantik Ini Jadi Korban Bully di Medsos

Ia menyarankan agar sekolah memasang pagar tinggi dan mengunci gerbang selama jam belajar agar orang tua tidak bisa masuk.

“Sekolah itu urusan guru. Kasih pagar yang tinggi, kunci gembok, dan orang tua tidak boleh masuk. Tidak boleh ada tumpukan motor di depan sekolah, suruh pulang saja, karena itu mengganggu,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, Dedi berharap orang tua lebih mempercayakan pendidikan anak kepada pihak sekolah dan tidak menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat berkumpul tanpa tujuan yang jelas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi nongkrong sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.