Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Pengobatan Biasa, Ini Rahasia Kesehatan Holistik yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Terpukau

Rabu, 8 Juli 2026 09:16 WIB

Argentina Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Mesir dalam Laga Penuh Drama

Rabu, 8 Juli 2026 08:48 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem FF 8 Juli 2026: Klaim Hadiah Langsung ke Vault Anda!

Rabu, 8 Juli 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Pengobatan Biasa, Ini Rahasia Kesehatan Holistik yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Terpukau
  • Argentina Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Mesir dalam Laga Penuh Drama
  • Update Kode Redeem FF 8 Juli 2026: Klaim Hadiah Langsung ke Vault Anda!
  • Gantikan Andrew Jung, Striker Timnas Montenegro Ini Bawa Catatan Mengerikan ke Persib
  • Bansos PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair! Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP
  • Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming Swiss vs Kolombia: Duel Sengit Kuda Hitam
  • Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Terupdate 8 Juli 2026
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Hadiah Eksklusif Menanti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Larang Ibu-Ibu Nongkrong di Sekolah, Ini Alasannya

By SusanaSenin, 17 Maret 2025 13:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan terbaru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, ia melarang para ibu untuk nongkrong atau ngerumpi di depan kelas saat anak-anak mereka bersekolah.

Dedi menilai kebiasaan ini membawa dampak negatif, seperti mengganggu proses belajar mengajar dan berpotensi menimbulkan konflik antarorang tua maupun dengan guru.

Alasan Larangan Ibu-Ibu Nongkrong di Sekolah

Dalam unggahan di media sosialnya pada Minggu (16/3/2025), Dedi mengungkapkan bahwa banyak ibu-ibu yang mengantar anaknya ke sekolah kemudian berkumpul di depan kelas hingga jam pulang.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Langsung Uji Kesaksian Aep dan Dede di Mabes Polri usai Pegi Setiawan Bebas

Ia menilai kebiasaan ini dapat mengintervensi tugas guru dan bahkan memicu keributan.

“Saya tidak mau anak-anak diantar ke sekolah, lalu orang tuanya malah berkumpul di depan kelas. Nanti malah bikin kelompok sendiri, mengintervensi guru, dan akhirnya ribut,” ujar Dedi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Senin (17/3/2025).

Dedi juga menyoroti kebiasaan ibu-ibu yang berkumpul di sekolah bisa menjadi ajang pamer, yang berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial.

Baca Juga:  Gaya Blusukan Dedi Mulyadi Efektifkah? Pengamat Soroti Kebijakan Cepat yang Berujung Kurang Optimal

Ia khawatir ada ibu-ibu yang merasa iri melihat rekannya mengenakan pakaian lebih mewah, sehingga berujung pada tekanan finansial dalam rumah tangga.

“Nanti bertengkar, paalus-alus baju (saling pamer baju ). Siapa yang korban ?, salakina (suaminya). Kunaon ? isukna nganjuk deui nganjuk deui, pamijakanna panas (Kenapa ?, besoknya minjem duit lagi dan lagi, karena istrinya panas),” ungkapnya.

Solusi: Sekolah Perlu Pasang Pagar Tinggi

Untuk mengatasi masalah ini, Dedi meminta sekolah-sekolah di Jabar agar memperketat aturan bagi orang tua.

Ia menyarankan agar sekolah memasang pagar tinggi dan mengunci gerbang selama jam belajar agar orang tua tidak bisa masuk.

Baca Juga:  Pendapatan-Belanja Jabar Anjlok, Dedi Mulyadi Didesak Tinggalkan Pola One Man Show!

“Sekolah itu urusan guru. Kasih pagar yang tinggi, kunci gembok, dan orang tua tidak boleh masuk. Tidak boleh ada tumpukan motor di depan sekolah, suruh pulang saja, karena itu mengganggu,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, Dedi berharap orang tua lebih mempercayakan pendidikan anak kepada pihak sekolah dan tidak menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat berkumpul tanpa tujuan yang jelas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi nongkrong sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Cair! Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP

Heboh Mantan Istri Singgung ‘Santet dan Perempuan Agresif’, Sindir Bupati Gowa dan Basri Kajang?

Manipulasi Absensi Pakai Fake GPS, Ratusan ASN Pemkab Cirebon Terancam Sanksi Disiplin

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama

Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3
  • Bansos
    Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.