Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Pria di Bandung Ditangkap atas Dugaan Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan di Babakan Ciparay

Selasa, 2 Juni 2026 19:00 WIB

Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai

Selasa, 2 Juni 2026 18:37 WIB
Rizky Ridho

Gantikan Jay Idzes yang Cedera, Rizky Ridho Terpilih Jadi Kapten Timnas Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 18:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Pria di Bandung Ditangkap atas Dugaan Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan di Babakan Ciparay
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Gantikan Jay Idzes yang Cedera, Rizky Ridho Terpilih Jadi Kapten Timnas Indonesia
  • Saddil Ramdani Masuk Skuad Garuda, Siap Menggila di FIFA Matchday Juni 2026
  • Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!
  • Ketegangan di Tegalluar: Bupati Bandung Ancam Segel Perusahaan Bandel Demi Atasi Banjir Tahunan
  • Viral Vell TikTok Blunder, Fakta di Balik Ramainya Pencarian Link Video Lengkap
  • Dedi Mulyadi Targetkan Pertengahan Juni Bahas Teknis Reaktivasi Bandara Husein
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Minta ASN Jangan Ngeluh Soal Perubahan Jam Kerja: Harus Bersyukur

By Aga GustianaSenin, 3 Maret 2025 16:42 WIB3 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar tidak mengeluh terkait perubahan jam operasional kerja pada bulan Ramadhan 2025.

Menurut Dedi, seharusnya para ASN tetap bersyukur jika dibandingkan denan para pekerja buruh yang notabene berpenghasilan terbatas dengan beban produksi tinggi.

“Saya tegaskan itu adalah bagian dari mindset berpikir kita yang harus segera dibenahi. Agar selesai Sahur, Salat Subuh tidak terus tidur lagi agar tidak terjadi kemacetan menuju kantor pada jam yang sama, sehingga Pemerintah ini menjadi solusi bagi berbagai problem di masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi Senin (3/3/2025).

Dedi pun faham dengan kondisi ASN yang masih memerlukan adaptasi dengan kebijakan baru tersebut.

“Saya faham bahwa kebijakan itu ada juga yang tidak menerima dengan alasan kepagian, harus ngurus anak dulu, nganter anak dulu berbagai hal diucapkan,” terangnya.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Cimahi Tuntut ASN Jaga Netralitas saat Pemilu 2024

“Ya maklum kebijakan yang baru di provinsi kalau di saya dulu jadi Bupati Purwakarta sudah bisa berjalan bertahun – tahun dan efektif,” tambahnya.

Dedi juga menekankan para ASN agar tidak berkeluh kesah dengan kebijakan baru ini karena tidak mengubah hak mereka dari segi pendapatan.

“Jadi ASN harus bersyukur banget. Kenapa? ASN itu produktif tidak produktif bekerja gajinya sama. Bahkan, di ASN itu kadang saya merasa prihatin kenapa yang rajin kerja gajinya segitu, yang males gajinya segitu,” ungkapnya.

“ASN itu nggak kerja pun gajinya bisa 13 kali bahkan 14 kali dengan istilah-istilah yang lain tunjang kinerjanya sangat luar biasa sangat tinggi menurut saya. Kemudian, jam kerjanya ya begitu, masuk pagi keluar sore dan setiap hari tidak ada perubahan, di ASN itu enggak ada PHK kecuali diberhentikan dengan alasan tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Kekuatan Perempuan Terpadu, PIRA Jabar Siap Menangkan Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan

Dedi juga meminta para ASN untuk berkaca pada propfesi buruh pabrik yang notabene bekerja dengan pola kerja dengan jadwal shift. “Coba bayangkan dengan orang kerja di pabrik, ada yang shifnya masuknya jam 11 malam ada yang shifnya masuknya subuh digilir,” ungkapnya.

“Nah mereka itu ke pabriknya enggak pernah ngeluh tuh bagaimana anaknya bagaimana Saya ngantar anak sekolah dan mereka tuh dikerjakan mengejar target produksi produksinya harus sekian kalau tidak tercapai dimarahin bahkan di PHK,” tambahnya.

Baca Juga:  ASN di Pemprov Jabar Main Judi Online, BKD Siapkan Sanksi Berat

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan, PHK terjadi pada kalangan buruh karena persaingan pasar industri semakin sengit. “Hari ini banyak pabrik yang tutup karena mengalami problem marketing atau pasar sehingga barangnya tidak laku di pasaran akibat kebijakan dulu nih dulu impor yang salah yang mengakibatkan barang-barang di dalam negeri kalah bersaing oleh impor dari negara lain ini yang yang terjadi,” katanya.

“Untuk itu kepada para ASN di manapun berada mari bekerja dengan baik karena di ASN itu profesi yang menurut saya sangat beruntung, jangan terlalu banyak ngeluh – ngeluh, jangan terlalu banyak ngomong sana ngomong sini, apalagi ASN berkomentar di media sosial tentang sesuatu yang harus semestinya dia jalani,” terangnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Dedi Mulyadi gubernur jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Pria di Bandung Ditangkap atas Dugaan Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan di Babakan Ciparay

Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!

Ketegangan di Tegalluar: Bupati Bandung Ancam Segel Perusahaan Bandel Demi Atasi Banjir Tahunan

Dedi Mulyadi Targetkan Pertengahan Juni Bahas Teknis Reaktivasi Bandara Husein

Satu Orang Korban Pohon Tumbang di Jalur Bandung-Cirebon Area Unpad Sumedang Meninggal Dunia

Penataan Kabel Bandung Ditunda Sementara, Farhan Tak Mau Risiko Blackout

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Link Video Viral Rok Hijau Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran! Pakar Ingatkan Hal Ini
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.