Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi

Senin, 13 Juli 2026 14:36 WIB

Luka Menalo Langsung Jatuh Hati pada Bandung! Rekrutan Baru Persib Puji Keramahan Warga

Senin, 13 Juli 2026 13:47 WIB

Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Senin, 13 Juli 2026 13:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi
  • Luka Menalo Langsung Jatuh Hati pada Bandung! Rekrutan Baru Persib Puji Keramahan Warga
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Fish It Terbaru Juli 2026 Hadiah Potion hingga Cave Crystal Gratis
  • Spanyol Dihantui Cedera Jelang Hadapi Prancis, Bisakah Nico Williams Tampil Sejak Menit Awal?
  • Farhan Ungkap Penyebab Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kini Kondisinya Berangsur Pulih
  • Rumor Transfer Ramon Tanque Makin Panas! Persita Tangerang Disebut Siap Bajak Striker Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tegaskan Fondasi Kesejahteraan Dimulai dari Rumah, Bukan Barang Mewah

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 19 September 2025 08:19 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti fenomena gaya hidup konsumtif masyarakat yang kerap mendahulukan penampilan ketimbang kebutuhan pokok. Menurutnya, kepemilikan rumah harus menjadi prioritas utama sebelum membeli barang-barang lain.

Hal itu ia sampaikan dalam pidato pada acara Peluncuran Program Penguatan Ekosistem Perumahan bertajuk “Imah Merendah, Hirup Tumaninah” di Gedung Sabuga ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025).

Gubernur Jawa Barat menegaskan, rumah adalah fondasi utama kesejahteraan keluarga. Tanpa rumah yang layak, kesejahteraan hanya menjadi angan-angan, meski masyarakat tampak mentereng dengan barang konsumtif.

“Jangan dulu kredit baju kalau belum punya rumah. Jangan dulu kredit mobil kalau rumah belum ada. Jangan dulu kredit motor kalau fondasi kemakmuran belum kokoh,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Terungkap! Yai Mim Ternyata Keturunan Wali Songo

Ia juga menekankan, negara memiliki tanggung jawab besar dalam mengurangi beban pengeluaran rakyat. Bagi Dedi, kemiskinan tidak cukup diselesaikan dengan meningkatkan pendapatan, melainkan dengan memastikan rakyat tidak terbebani biaya hidup yang tinggi.

“Saya selalu bilang, membangun kemakmuran rakyat itu jangan dulu bicara soal menambah pendapatan. Yang harus dilakukan negara adalah memastikan rakyat keluar duitnya sedikit,” katanya.

Baca Juga:  Kertajati Siap Terbang dengan Fokus Haji, Umrah, dan 5 Rute Domestik Baru

Dedi mengaku pandangan tersebut lahir dari pengalaman pribadinya. Sebagai anak desa yang lahir dari keluarga sederhana, ia merasakan betul bagaimana ibunya, seorang perempuan dengan sembilan anak, mampu mengatur pengeluaran sehingga semua anak bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Orang tua kita dulu bisa mendidik anak dengan sedikit pengeluaran. Kalau sekarang beda, tidak punya kuota saja sudah panik. Tidak bisa jalan-jalan, hidup terasa tidak tenang. Inilah problem zaman,” ungkapnya.

Baca Juga:  Vaksinasi hingga Edukasi Upaya DKPP Jabar Jaga Kesehatan Ternak dari PMK

Ia menilai, pola perilaku kelas menengah saat ini kerap salah arah. Mereka terjebak pada obsesi untuk meniru gaya hidup kalangan di atasnya. Alhasil, uang yang seharusnya bisa ditabung untuk membeli rumah justru habis untuk gaya hidup semu.

Karena itu, Dedi mengingatkan para pejabat agar tidak memamerkan gaya hidup mewah di media sosial. “Tidak boleh pejabat posting sesuatu yang tidak terjangkau rakyatnya. Misalnya belanja di Singapura. Walaupun uang sendiri, itu menimbulkan obsesi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gaya hidup konsumtif Imah Merendah Hirup Tumaninah jawa barat kesejahteraan keluarga rumah prioritas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi

Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati

Farhan Ungkap Penyebab Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kini Kondisinya Berangsur Pulih

Farhan Perkuat Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental Siswa di Tahun Ajaran Baru

Farhan Pastikan Seluruh Anak di Kota Bandung Kebagian Bangku Sekolah pada Tahun Ajaran Baru

Terpopuler
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.