Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta

Rabu, 30 September 2026 19:44 WIB

Sisihkan Ratusan Pemain! Kisah Inspiratif Anak Bandung yang Sukses Pikat Pemandu Bakat Barcelona

Rabu, 30 September 2026 19:28 WIB
Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.

Bupati Purwakarta Lempar Bola Panas Soal Pasokan Air Proyek Data Center AI Jatiluhur ke PJT II

Rabu, 30 September 2026 18:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Sisihkan Ratusan Pemain! Kisah Inspiratif Anak Bandung yang Sukses Pikat Pemandu Bakat Barcelona
  • Bupati Purwakarta Lempar Bola Panas Soal Pasokan Air Proyek Data Center AI Jatiluhur ke PJT II
  • Garuda di Ujung Taduk! Menang Atas Bangladesh Belum Cukup, Ini Skenario Lolos Final
  • Demi Sabu Gratisan, Oknum Pegawai PPPK di Kuningan Nekat Jadi Kurir Narkoba Berujung Bui
  • Bukan Cuma Boros Listrik, Ini 3 Alasan WALHI Jabar Tolak Keras Megaproyek Data Center AI Jatiluhur
  • Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Laga Penentu Juara Grup A
  • Sidang Perdana Taufik Hidayat di PN Bale Bandung Digelar Tertutup
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Di Hari Kartini, Ibu-Ibu Sukahaji Bentrok dengan Oknum Ormas di Lahan Sengketa

By SusanaSenin, 21 April 2025 17:00 WIB3 Mins Read
Ibu-ibu di Sukahaji bentrok dengan oknum ormas di lahan sengketa. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah peringatan Hari Kartini yang identik dengan perjuangan dan keberanian perempuan, puluhan ibu-ibu di Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, menunjukkan aksi nyata keberanian dengan berdiri di garis depan demi mempertahankan tanah tempat mereka tinggal.

Aksi itu terjadi saat sekelompok ormas tiba-tiba mendatangi lokasi kebakaran yang sebelumnya melanda kawasan tersebut yang terlihat dalam unggahan video di Instagram @storyrakyat_, Senin (21/4/2025).

Dalam video tersebut, terlihat sekelompok ormas datang dengan membawa intimidasi. Ibu-ibu yang berjaga berusaha menghadang kehadiran mereka, namun upaya damai itu dibalas dengan kekerasan.

Bahkan, beberapa anggota ormas dilaporkan melempar batu dan bahkan memukul warga, termasuk ibu-ibu yang sedang berjaga.

Sengketa Lahan di Balik Tragedi

Kronologi sengketa ini bermula dari klaim kepemilikan lahan oleh pihak yang mengatasnamakan diri sebagai perwakilan PT Sakura. Perusahaan tersebut dikabarkan hendak membebaskan lahan untuk kepentingan bisnis, dengan alasan bahwa tanah tersebut merupakan aset milik perusahaan.

Namun warga yang telah tinggal dan menggantungkan hidupnya di lokasi tersebut menolak untuk angkat kaki. Mereka mengaku belum pernah mendapatkan solusi adil maupun kepastian hukum atas status kepemilikan lahan yang disengketakan.

Ketegangan semakin memuncak setelah terjadi dua peristiwa kebakaran yang mencurigakan pada Rabu (9/4/2025), api melalap lebih dari 45 jongko kayu dan tiga rumah di kawasan Satata Sariksa, Kelurahan Sukahaji.

Kemudian, pada Kamis (10/4/2025) dini hari, kebakaran kembali terjadi di Jalan Terusan Pasirkoja yang lokasinya masih berada dalam area sengketa.

Dugaan bahwa kebakaran tersebut berkaitan dengan upaya penyerobotan lahan semakin menguat di mata warga, terutama karena intensitas tekanan terhadap mereka meningkat setelah peristiwa itu.

Sementara itu, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, memastikan akan turun langsung menangani konflik lahan yang terjadi di Kelurahan Sukahaji, Kota Bandung.

Dedi bahkan menggelar pertemuan dengan berbagai pihak di Gedung Pakuan guna mencari solusi terbaik, khususnya untuk menangani dampak sosial yang timbul akibat sengketa tersebut.

Dalam keterangannya, Dedi menegaskan bahwa tujuan utama dari pertemuan itu adalah memastikan warga tidak terlantar apabila harus meninggalkan tempat tinggal mereka.

“Kami menyiapkan kontrakan selama satu tahun dan bantuan kebutuhan pangan untuk beberapa waktu, agar mereka tidak dalam posisi kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian,” ujarnya.

Pemprov Jabar juga akan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta per orang bagi warga yang terdampak penggusuran. Jika jumlah warga yang terdata mencapai 600 orang, maka total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp6 miliar.

Meski begitu, Dedi menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk ikut campur dalam urusan keperdataan terkait sengketa lahan tersebut.

“Kalau sudah ranah keperdataan, kami tidak bisa ikut campur. Negara tidak bisa menjadi wakil dari salah satu pihak dalam sengketa tanah,” tegasnya.

Menurut Dedi, kehadiran pemerintah difokuskan pada penanganan dampak sosial dari konflik ini. Negara, katanya, harus hadir untuk memastikan hak-hak dasar warga tetap terpenuhi di tengah ketidakpastian hukum yang mereka hadapi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta

Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.

Bupati Purwakarta Lempar Bola Panas Soal Pasokan Air Proyek Data Center AI Jatiluhur ke PJT II

Demi Sabu Gratisan, Oknum Pegawai PPPK di Kuningan Nekat Jadi Kurir Narkoba Berujung Bui

Bukan Cuma Boros Listrik, Ini 3 Alasan WALHI Jabar Tolak Keras Megaproyek Data Center AI Jatiluhur

Sidang Perdana Taufik Hidayat di PN Bale Bandung Digelar Tertutup

Misteri Jasad Terikat Karung di Bawah Tol Bocimi Sukabumi: Polisi Akui Sulit Kenali Wajah Korban

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.
    Proyek AI Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Purwakarta Disetop, Sedot Air Setara 6 Desa Sebulan!
  • Penuhi Panggilan Sidang PT BDS, Bupati Dadang Supriatna Tegaskan Posisi Pemegang Saham
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.