Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ di Telegram, Polisi Ingatkan Ancaman UU ITE

Rabu, 29 April 2026 19:36 WIB

Butiran Pakan Kucing di Tas Ain: Kebaikan Terakhir Sang Pejuang Keluarga Sebelum Tragedi KRL

Rabu, 29 April 2026 19:32 WIB

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Rabu, 29 April 2026 19:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ di Telegram, Polisi Ingatkan Ancaman UU ITE
  • Butiran Pakan Kucing di Tas Ain: Kebaikan Terakhir Sang Pejuang Keluarga Sebelum Tragedi KRL
  • Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos
  • Rumor Transfer Persib: Eliano Reijnders Dilirik Klub Eropa, Harapan Gaet Kiper Belanda Pupus?
  • Intip Kemeriahan ‘Sehari di Giri Prianka’: Kolaborasi Strategis Podomoro Park Bandung dan BRI untuk Hunian Impian
  • Heboh Draf Raperda Kesehatan Cianjur Gunakan Zona WITA, Diduga Hasil Copas dari Daerah Lain
  • Victor Luiz Masuk Radar Persib Bandung, Persaingan Tiga Raksasa Liga Memanas
  • Heboh Bandar Membara Viral! Konten Pribadi Diduga Tersebar, Ini Respons Polisi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dibalik Viral Hasna-Hasni: Plot Twist Kehidupan Puja, Mantan Atlet Renang yang Kini Bangkit Lagi!

By SusanaSelasa, 10 Maret 2026 10:35 WIB4 Mins Read
Hasna Hasni dan Puja anak ibu warung. Foto: Kolase Foto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena viral di media sosial sering kali menghadirkan kisah tak terduga. Hal itu juga terjadi pada Puja, seorang perempuan muda penyandang tunarungu yang sebelumnya hanya dikenal sebagai anak pemilik warung kecil.

Tak disangka, setelah video dua sahabatnya, Hasna dan Hasni menjadi viral, nasib Puja pun ikut berubah.

Cerita ini bermula dari unggahan video di TikTok yang memperlihatkan dua gadis kembar tunarungu, Hasna Alifah Salsabila dan Hasni Alifah Salsabila.

Dalam video tersebut, keduanya datang ke sebuah warung sederhana untuk memberi kabar gembira kepada pemiliknya bahwa mereka sudah mendapatkan pekerjaan.

Video itu diunggah oleh akun milik ibu Puja dan langsung menarik perhatian warganet. Dalam waktu singkat, tayangan tersebut ditonton jutaan kali dan membuat kisah dua gadis kembar asal Bandung itu viral di berbagai platform media sosial.

Namun di balik viralnya Hasna dan Hasni, ada satu sosok lain yang tak kalah menarik perhatian: Puja (21), anak pemilik warung yang pertama kali merekam momen tersebut.

Dari Warung Kelontong ke Sorotan Publik

Sehari-hari, Puja membantu ibunya berjualan di warung kelontong. Karena kondisi tunarungu yang dimilikinya, banyak orang mengira ia tidak memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga:  'Datang Saya Sia-sia', Isi Surat Korban Diduga Gantung Diri di Depok untuk Dedi Mulyadi

Padahal, Puja sebenarnya bukan sosok biasa. Ia adalah mantan atlet renang difabel yang pernah mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.

Persahabatan Puja dengan Hasna dan Hasni juga berawal dari kesamaan kondisi mereka sebagai penyandang tunarungu. Ketiganya sama-sama menjalani kehidupan dengan berbagai keterbatasan, tetapi tetap berusaha berkarya dan mandiri.

Saat kisah viral itu sampai ke telinga Dedi Mulyadi, Puja pun diundang untuk bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat tersebut. Dari pertemuan itulah publik akhirnya mengetahui bahwa Puja memiliki rekam jejak prestasi yang cukup membanggakan.

Atlet Renang dengan Segudang Prestasi

Puja merupakan lulusan SLB Negeri Soreang di Kabupaten Bandung. Sejak masih bersekolah, ia aktif menekuni olahraga renang dan berhasil meraih berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Beberapa pencapaian Puja di dunia olahraga antara lain:

  • 3 medali emas tingkat nasional pelajar di Jakarta
    • 50 meter gaya dada
    • 100 meter gaya dada
    • 50 meter gaya kupu-kupu
  • 2 medali emas di ajang Peparda Bekasi (tingkat Jawa Barat)
  • 1 medali emas di ajang Pekan Paralimpik Nasional 2021 di Papua
Baca Juga:  Dua Terduga Pelaku Pengrusakan Stadion GBLA Diamankan, Kapolrestabes: Masih Diperiksa

Prestasi di tingkat nasional itu bahkan memberinya bonus sebesar Rp300 juta. Uang tersebut digunakan Puja untuk membeli rumah dan mobil, serta kebutuhan lainnya.

Meski demikian, kehidupan Puja tidak selalu berjalan mulus.

Dicoret dari Daftar Atlet

Karier Puja sebagai atlet renang terhenti setelah namanya tidak lagi masuk dalam daftar atlet di National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) pada 2024.

NPCI merupakan organisasi yang membina dan mengoordinasikan olahraga prestasi bagi atlet penyandang disabilitas di Indonesia. Lembaga ini juga bertanggung jawab menyiapkan atlet untuk berbagai kompetisi internasional seperti ASEAN Para Games, Asian Para Games, hingga Paralimpiade.

Menurut penjelasan ibunda Puja, perubahan kebijakan membuat atlet tunarungu tidak lagi berada dalam program NPCI pada saat itu. Akibatnya, Puja tidak dapat mengikuti berbagai kompetisi seperti Peparda maupun Peparnas.

Kondisi tersebut sempat membuat Puja kecewa hingga berhenti berlatih renang. Padahal terakhir kali ia bertanding adalah pada ajang Peparda Bekasi 2022.

Rezeki Datang dari Kisah Viral

Pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat menjadi titik balik bagi Puja. Selain memberikan motivasi agar Puja tetap berlatih demi kesehatan, Dedi Mulyadi juga memberikan bantuan modal sebesar Rp10 juta untuk usaha warung ibunya.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Dedi Mulyadi Mutasi 25 Pejabat Pemprov Jabar

Tak hanya itu, Puja juga mendapat kesempatan pekerjaan baru.

Ia direkrut untuk membantu membuat konten edukasi pemerintah daerah dengan menggunakan bahasa isyarat. Dalam peran tersebut, Puja akan menjelaskan berbagai informasi seperti pajak daerah, pendapatan daerah, hingga pengeluaran pemerintah kepada masyarakat penyandang disabilitas.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk upaya memperluas akses informasi bagi komunitas tunarungu.

Viral yang Mengubah Nasib

Kisah Puja menunjukkan bahwa viralnya sebuah konten kadang membawa dampak yang tidak terduga. Berawal dari video sederhana tentang dua sahabat yang memberi kabar telah bekerja, cerita tersebut justru membuka jalan baru bagi banyak orang.

Hasna dan Hasni kini dikenal luas, sementara Puja yang sebelumnya hanya membantu ibunya di warung kembali mendapat kesempatan untuk berkarya.

Lebih dari sekadar cerita viral, kisah ini juga mengingatkan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar jika diberi ruang dan kesempatan yang sama. Program pendidikan inklusif dan dukungan terhadap atlet difabel pun menjadi hal penting agar prestasi seperti yang pernah diraih Puja dapat terus berkembang di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Hasna dan Hasni viral kisah inspiratif penyandang tunarungu kisah Puja anak warung Puja atlet renang difabel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Intip Kemeriahan ‘Sehari di Giri Prianka’: Kolaborasi Strategis Podomoro Park Bandung dan BRI untuk Hunian Impian

Heboh Draf Raperda Kesehatan Cianjur Gunakan Zona WITA, Diduga Hasil Copas dari Daerah Lain

Resmi! Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian Suku Sunda

Penataan Gedung Sate Picu Kebingungan: Pemprov Jabar Dinilai Labil Soal Penutupan Jalan Diponegoro

Investor BJBR Full Senyum! Bank bjb Guyur Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komut

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.