Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Akun IG Thom Haye Mendadak Hilang Usai Persib Juara, Ada Apa?

Kamis, 20 Agustus 2026 14:17 WIB

Viral Maba Unpad Tertekan Usai Dialog dengan Dedi Mulyadi, Pihak Kampus Buka Suara

Kamis, 20 Agustus 2026 14:15 WIB

Terbongkar! Di Balik Isu Mualaf Roberto Carlos & Deretan Bintang Bola Dunia yang Pilih Masuk Islam

Kamis, 20 Agustus 2026 14:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Akun IG Thom Haye Mendadak Hilang Usai Persib Juara, Ada Apa?
  • Viral Maba Unpad Tertekan Usai Dialog dengan Dedi Mulyadi, Pihak Kampus Buka Suara
  • Terbongkar! Di Balik Isu Mualaf Roberto Carlos & Deretan Bintang Bola Dunia yang Pilih Masuk Islam
  • US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 
  • Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan
  • Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon
  • Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos Jadi Mualaf?
  • Trofi Sudah di Tangan, Igor Tolic Belum Puas! Ini yang Harus Dibenahi Persib Jelang Musim Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diskusi Terbuka Calon Wali Kota Bandung dan Pengusaha Reklame: Tingkatkan Ekonomi dan Estetika Kota

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 18 November 2024 17:30 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para calon Wali Kota Bandung, yakni Dandan Riza Wardana – Arif Wijaya, Haru Suhandaru – Ridwan Dhani Wiriananta, Muhammad Farhan – H. Erwin, dan Arfi Rafnialdi – Yena Iskandar Masoem, mengikuti diskusi terbuka bersama Ikatan Pengusaha Reklame Kota Bandung (IPRKB).

Diskusi ini bertujuan untuk membahas pentingnya sinergi antara estetika reklame luar ruang dengan tata ruang kota, serta peran sektor periklanan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.

Diskusi ini juga berfokus pada pencarian solusi dan ide-ide inovatif yang dapat memperkuat hubungan antara estetika kota, keberlanjutan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan hidupnya pada sektor reklame.

Setiap calon Wali Kota Bandung memaparkan visi dan misi mereka, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara perkembangan kota yang modern dan penghormatan terhadap nilai-nilai estetika.

Mereka juga mengajak para pengusaha reklame untuk berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan kota yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mendukung ekonomi yang berkelanjutan.

Calon Wali Kota Bandung nomor urut satu, Dandan Riza Wardana menekankan pentingnya digitalisasi perizinan untuk mengurangi praktik birokrasi yang berbelit.

“Industri reklame harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemerintah perlu memfasilitasi sistem perizinan berbasis digital yang lebih cepat dan transparan,” ujarnya.

Kemudian, Calon Wali Kota Bandung nomor urut dua, Haru Suhandaru menyatakan bahwa pemetaan ulang zona reklame di Kota Bandung akan menjadi prioritas utama.

“Pengelolaan tata ruang yang terintegrasi adalah kunci untuk memastikan reklame dapat mendukung estetika kota tanpa mengorbankan potensi ekonomi,” katanya.

Sedangkan, Calon Wali Kota Bandung nomor urur tiga, Muhammad Farhan menyoroti peran reklame sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Kami berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha reklame dengan filosofi memutar lalu menerobos, agar dapat memberikan solusi atas kendala yang dihadapi oleh pelaku bisnis di IPRKB,” tegasnya.

Sementara itu, Calon Wali Kota Bandung nomor urut empat, Arfi Rafnialdi menyoroti pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam industri reklame.

“Kita perlu mendorong penggunaan reklame ramah lingkungan dan memastikan bahwa pendapatan dari sektor ini mendukung program penghijauan kota,” tambahnya.

Diskusi ini juga menyoroti peran reklame dalam meningkatkan daya tarik ekonomi Kota Bandung.

Sektor periklanan luar ruang terbukti mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan daerah, serta memberikan dampak positif bagi UMKM dan sektor terkait lainnya, termasuk perusahaan besar yang memasang media iklan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pengusaha reklame, ekonomi Kota Bandung diproyeksikan semakin berkembang, menciptakan lapangan pekerjaan baru, mendukung sektor kreatif, serta memperbaiki pembangunan infrastruktur kota.

Ketua 1 Ikatan Pengusaha Reklame Kota Bandung, Subchan Daragana menyatakan dukungan terhadap upaya calon Wali Kota untuk menyelaraskan estetika dan potensi daerah.

“Kami percaya, melalui kolaborasi ini, akan lahir regulasi pemerintah kota yang komprehensif, yang tidak hanya mendukung ekonomi, tetapi juga menjaga estetika kota. Kami siap mendukung kebijakan yang akan membawa manfaat bagi semua pihak,” paparnya.

Sebagai bentuk komitmen, para pengusaha reklame juga menyampaikan kesiapan mereka untuk bekerja sama dengan pemerintah Kota Bandung dalam menyusun regulasi yang mendorong keberlanjutan sektor periklanan luar ruang, tanpa mengabaikan aspek estetika dan tata ruang kota.

Para pengusaha reklame berharap sinergi ini dapat mendorong Bandung menjadi kota yang lebih cantik, lebih ramah ekonomi, dan lebih inklusif bagi semua lapisan masyarakat.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan yang tepat, yang tidak hanya menguntungkan para pengusaha reklame, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi seluruh warga Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

calon Wali Kota Bandung diskusi IPRKB perkembangan kota reklame
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Maba Unpad Tertekan Usai Dialog dengan Dedi Mulyadi, Pihak Kampus Buka Suara

Ilustrasi cuaca panas.

Bandung Terasa Panas dan Menyesakkan, BMKG Beri Peringatan soal Potensi Hujan

Pemkot Bandung Siapkan Nikah Massal Gratis, Ada Fasilitas Dokumen hingga Honeymoon

CCTV Bongkar Aksi Maling TV Hotel di Bandung, Pelaku Sewa Kamar Lalu Bawa Kabur Televisi

Pemprov Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan Gabungkan BUMD Jabar di Bawah Sangga Buana

MQ Iswara Dorong BUMD Jabar Jadi Profit Center lewat PT Sangga Buana

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.