Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League

Kamis, 29 Oktober 2026 18:29 WIB

Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh

Kamis, 29 Oktober 2026 18:14 WIB

PKL Bandung Wajib Tahu! Lapak Permanen Dilarang, Jualan Maksimal 12 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 17:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League
  • Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh
  • PKL Bandung Wajib Tahu! Lapak Permanen Dilarang, Jualan Maksimal 12 Jam
  • Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya
  • Anak Mantan Cuci Piring Jadi Wali Kota Kanada! Kisah Alvin Tedjo Bikin Gempar!
  • Bandung Digital Safety Forum 2026 Dorong Jurnalis Aktif Cegah Kejahatan Digital Berbasis AI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dorong UMKM Masuk Pasar Ekspor Global, bank bjb Luncurkan Program Luncurkan Program ‘bjb Exportpreneur’

By SusanaSenin, 16 September 2024 19:40 WIB5 Mins Read
Seminar bertema “Optimalkan Produk UMKM Lokal untuk Menembus Pasar Global” pada 12 September 2024 di Sport and Creative Center bank bjb, Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Potensi pasar ekspor Indonesia semakin berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan produk lokal di pasar internasional. Beberapa produk unggulan Indonesia, seperti kopi, rempah-rempah, tekstil, dan produk kerajinan tangan, menunjukkan potensi besar untuk diterima oleh pasar global.

Pertumbuhan ekspor Indonesia tercatat terus meningkat, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor Indonesia, data April 2024, mencapai US$19,62 miliar. Dibanding April 2023 nilai ekspor naik sebesar 1,72 persen. Ekspor nonmigas per April 2024 mencapai US$18,27 miliar, naik 1,33 persen jika dibanding ekspor nonmigas April 2023.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari – April 2024 mencapai US$81,92 miliar. Sementara ekspor nonmigas mencapai US$76,67 miliar. Negara-negara tujuan utama ekspor Indonesia meliputi Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara di Eropa, seperti Belanda dan Jerman.

Melihat potensi tersebut, bank bjb berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memasuki pasar ekspor melalui program baru bertajuk “bjb Exportpreneur”. Program ini bertujuan untuk melahirkan eksportir baru dari kalangan UMKM dengan memberikan edukasi dan pelatihan yang komprehensif tentang dunia ekspor.

Program yang akan dijadikan acara tahunan, diisi dengan rangkaian kegiatan yang dimulai dengan seminar bertema “Optimalkan Produk UMKM Lokal untuk Menembus Pasar Global” pada tanggal 12 September 2024 di Sport and Creative Center bank bjb, Bandung.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto menyampaikan, bjb Exportpreneur merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan UMKM dalam memasuki dunia ekspor.

Baca Juga:  120 UMKM Binaan Kemenkop UKM dan SBM ITB Lulus Kurasi Program Mikro Mandiri

“Program ini bertujuan agar UMKM mampu mengoptimalkan produk lokal mereka dan bersaing di pasar global,” kata Widi.

Seminar ini diselenggarakan sebagai kick-off kegiatan serial pelatihan ekspor yang akan digelar selama dua bulan mendatang, dari Oktober hingga November. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan UMKM tentang prosedur ekspor serta menumbuhkan mental dan kesiapan mereka dalam menghadapi peluang dan tantangan perdagangan global.

Widi menambahkan, dengan seminar ini, ia berharap dapat memberikan panduan yang jelas kepada para pelaku UMKM agar siap bersaing secara global.

Kegiatan seminar ini menghadirkan beberapa pembicara berpengalaman, antara lain Mochamad Lukmanul Hakim, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar, yang membahas Dukungan Pemerintah Provinsi Jabar dalam pengembangan ekspor. Pekik Warnendya, Export Director PT Nusa Tropical Indonesia, mengupas potensi pasar ekspor untuk produk unggulan, sementara Maman Nurjaman, pendiri Amanah Export Academy dan praktisi ekspor, membahas fundamental ekspor.

Acara ini juga turut dihadiri tamu undangan lainnya yang terdiri dari Pengurus komunitas UMKM dan pimpinan lembaga kewirausahaan dari perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Widi menjelaskan bahwa peserta seminar memperoleh berbagai manfaat, termasuk akses ke layanan konsultasi dan pembiayaan dari bank bjb.

“Kami juga menyediakan layanan International & Transaction Banking bank bjb, yaitu Trade Finance Service, untuk membantu memfasilitasi transaksi perdagangan internasional para pelaku UMKM,” ujarnya.

Baca Juga:  Didukung bank bjb, Malaysia Healthcare Expo 2024 Pertama Kalinya Digelar di Kota Bandung

Seminar ini dihadiri oleh 250 peserta, terdiri dari pelaku UMKM dan pengusaha muda dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Bandung dan sekitarnya. Peserta yang mengikuti seminar juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan serial pelatihan ekspor yang akan digelar secara online selama tujuh pertemuan, termasuk klinik ekspor, kurasi produk, dan peluang business matching dengan pembeli luar negeri.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara bank bjb bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan komunitas UMKM.

“Kami berharap melalui sinergi ini, UMKM bisa semakin berkembang dan mampu menembus pasar ekspor,” tambah Widi.

Pasca seminar, bank bjb akan melanjutkan sosialisasi dan pendaftaran untuk kegiatan serial pelatihan ekspor. bank bjb ingin memastikan setiap UMKM yang bergabung mendapatkan manfaat optimal dan siap untuk berkompetisi di pasar global. Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara lengkap akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka.

bank bjb juga menyediakan meja konsultasi layanan (open table) selama kegiatan berlangsung. Tujuannya, memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk bertanya dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang layanan dan produk bank bjb yang dapat mendukung kegiatan ekspor mereka.

Setelah kegiatan seminar, bank bjb akan memulai pendaftaran kegiatan bjb Exportpreneur melalui website resmi www.bankbjb.co.id untuk kegiatan serial pelatihan ekspor. Peserta terbuka untuk seluruh pelaku UMKM Indonesia, dan kegiatan ini tidak dipungut biaya.

Baca Juga:  bank bjb Dorong Program Nasional 3 Juta Rumah dengan Penyaluran 1.080 Unit FLPP

Dalam Serial Pelatihan Ekspor peserta akan mendapatkan materi lengkap, dari materi mindset dan mental, ketentuan dan prosedur, cara mencari buyer, cara closing dengan buyer, Kepabeanan dan Pajak, Perjanjian ekspor dan lain sebagainya. Pelatihan akan melibatkan institusi resmi pemerintah yang membidangi ekspor dan praktisi ekspor/eksportir berpengalaman yang memiliki jejaring pasar di negeri.

Kegiatan akan dijalankan selama dua bulan dari bulan Oktober hingga November 2024. Selama kegiatan dua bulan, peserta akan mendapatkan kesempatan seperti konsultasi dan bimbingan gratis (klinik ekspor), Fasilitasi Pembuatan Katalog Produk Ekspor yang selanjutnya akan menjadi bahan kurasi produk, dan aktivitas promosi. Bagi peserta yang produknya lolos kurasi, maka peserta akan mengikuti business matching dengan calon buyer.

Dengan adanya program bjb Exportpreneur ini, bank bjb berharap bisa mendorong peningkatan jumlah eksportir dari kalangan UMKM. Melalui berbagai inisiatif dan dukungan yang diberikan, bank bjb terus berupaya mengoptimalkan potensi pasar ekspor bagi UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kami yakin, melalui program ini, akan lahir eksportir-eksportir baru yang mampu bersaing di pasar internasional. Semoga program ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM dan ekspor Indonesia ke depan,” tutup Widi Hartoto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bank bjb ekspor UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh

PKL Bandung Wajib Tahu! Lapak Permanen Dilarang, Jualan Maksimal 12 Jam

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak

Anak Mantan Cuci Piring Jadi Wali Kota Kanada! Kisah Alvin Tedjo Bikin Gempar!

Bandung Digital Safety Forum 2026 Dorong Jurnalis Aktif Cegah Kejahatan Digital Berbasis AI

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.