Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Ditunggu Persijap di Jepara, Ini Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Super League

Jumat, 18 September 2026 10:06 WIB

Sanksi Berat Menanti Persija Usai Bungkam Persib: Terusir dari Jakarta dan Denda Ratusan Juta!

Jumat, 18 September 2026 09:51 WIB

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Jumat, 18 September 2026 09:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Ditunggu Persijap di Jepara, Ini Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Super League
  • Sanksi Berat Menanti Persija Usai Bungkam Persib: Terusir dari Jakarta dan Denda Ratusan Juta!
  • Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati
  • 10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
  • Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972
  • Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DSP Farm Enam Tahun Berturut-turut Jadi Pemasok Sapi Presiden

By Putra JuangSelasa, 19 Mei 2026 18:24 WIB3 Mins Read
Sapi Presiden. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peternakan sapi dan domba milik peternak muda Kota Bandung, DSP Farm, kembali dipercaya menjadi pemasok hewan kurban bantuan masyarakat (Banmas) Presiden Republik Indonesia tahun 2026.

Kepercayaan tersebut menjadi tahun keenam secara berturut-turut bagi DSP Farm dalam menyediakan sapi kurban pilihan Presiden.

Berlokasi di Jalan Palintang No.55, Kota Bandung, DSP Farm saat ini menyiapkan sejumlah sapi berbobot jumbo yang akan didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk untuk kebutuhan kurban Presiden di Kota Bandung.

Pemilik DSP Farm, Vandri Dwitama, mengatakan usaha peternakan yang ia kelola dimulai sejak 2010 untuk domba dan berkembang ke peternakan sapi pada 2014.

“Perkenalkan, saya Vandri Dwitama, peternak dari Kota Bandung di bawah naungan DKPP Kota Bandung dengan nama peternakan DSP Farm. Kami mulai beternak domba sejak 2010 dan sapi sejak 2014. Alhamdulillah sudah enam tahun berturut-turut dipercaya menjadi supplier sapi Banmas Presiden Republik Indonesia,” ujarnya saat ditemui di lokasi peternakan, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:  Siap-siap! Hasil Seleksi SPMB Kota Bandung 2025 Diumumkan Malam Ini, Simak Cara Mengeceknya

Saat ini, DSP Farm memiliki sedikitnya 10 sapi berukuran besar dengan bobot di atas satu ton. Tiga di antaranya akan digunakan untuk kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, termasuk satu ekor sapi bernama “pamor” yang akan diserahkan ke Masjid Al-Ukhuwah Kota Bandung.

“Di sini ada tiga ekor yang akan dipakai untuk kurbannya Bapak Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya nanti akan diserahkan ke Pemerintah Kota Bandung di Masjid Al-Ukhuwah,” katanya.

Selain Sefa, DSP Farm juga memiliki sejumlah sapi unggulan lain seperti Janata, Sanjaya, dan Tampomas dengan bobot mencapai 1,2 hingga 1,3 ton.

Vandri menjelaskan, kepercayaan yang terus diberikan kepada DSP Farm tidak lepas dari komitmen menjaga kualitas ternak, terutama dari sisi kesehatan dan bobot sapi.

“Untuk sapi Banmas itu tentu sapi terbaik dan terbesar. Bobotnya ekstrem, di atas 1.000 kilogram. Selain fisik, kesehatan medis juga sangat dijaga, mulai dari cacing hati, kesehatan rumen, hingga pencegahan penyakit seperti PMK dan LSD. Semua sapi di sini sudah divaksin oleh pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini 3 Maret 2025

DSP Farm saat ini memiliki sekitar 20 ekor sapi berbobot di atas satu ton, 10 ekor sapi dengan bobot 700 hingga 900 kilogram, serta sekitar 80 ekor sapi ekonomis untuk kebutuhan kurban masyarakat umum.

Distribusi hewan ternak DSP Farm juga telah menjangkau berbagai daerah di luar Bandung. Untuk wilayah timur, pengiriman terjauh dilakukan hingga Brebes, sedangkan wilayah barat mencapai Tangerang.

Menurut Vandri, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, terutama karena DSP Farm dikelola oleh generasi muda peternak Kota Bandung.

“Happy banget, bangga banget. Kita bisa dibilang peternak milenial di Kota Bandung dan terus dipercaya setiap tahun. Ini jadi tantangan juga buat terus memperbaiki kualitas sapi di sini,” ujarnya.

Ia menilai Kota Bandung memang tidak unggul dari sisi jumlah populasi ternak dibanding daerah lain seperti Kabupaten Bandung atau Garut, namun kualitas ternaknya mampu bersaing secara nasional.

“Kalau cari jumlah sapi mungkin kalah banyak, tapi kalau kualitas sapi dan domba juara, Kota Bandung bisa dipercaya,” katanya.

Baca Juga:  Cari Tempat Sarapan Estetik di Bandung? Tiga Rumpun Bisa Jadi Solusinya

DSP Farm juga pernah mencatat prestasi di ajang kontes ternak. Dalam kontes sapi di kawasan Unpad, DSP Farm membawa empat sapi dan berhasil meraih tiga penghargaan, yakni juara dua dan dua kali juara empat.

Bahkan, salah satu sapi ternak asal DSP Farm bernama Redam disebut menjadi sapi terbesar kedua di Indonesia dengan bobot mencapai 1.387 kilogram. Saat ini sapi tersebut berada di Wonosobo untuk kebutuhan kontes ternak.

“Yang penting kami bawa nama Kota Bandung. Di mana pun, yang penting membawa nama baik Kota Bandung,” tuturnya.

Terkait harga, Vandri menyebut hewan kurban di DSP Farm dibanderol mulai dari Rp2 juta untuk domba dan Rp20 juta untuk sapi.

Sementara sapi kontes dengan kualitas khusus pernah terjual hingga Rp200 juta per ekor.

“Paling mahal pernah jual sapi Rp200 juta satu ekor untuk kontes,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hewan kurban Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.