Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 11:58 WIB

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dukung Target Jabar Swasembada Pangan, Pemkab Sumedang Ajukan Bantuan 230 Pompa Air

By Putra JuangJumat, 19 April 2024 08:50 WIB2 Mins Read
Pompa Air. (Foto: sumedangkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang akan mengusulkan 230 unit pompanisasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa barat dan ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Plh Pj Bupati Sumedang, Tuti Ruswati mengatakan, hal ini untuk mendukung program swasembada pangan di Jabar. Nantinya, 2.200 hektare sawah di Kabupaten Sumedang bakal diairi pompanisasi.

“Program pompanisasi difasilitasi Pemprov Jabar. Tahun ini Pemprov Jabar telah menargetkan swasembada pangan terbaik di tingkat nasional,” ucap Tuti saat mengikuti Rakor Ketahanan dan Produktivitas Pertanian di Aula Barat Gedung Sate, Kamis, (18/4/2024).

Kawasan pertanian di Sumedang yang kesulitan air berada di wilayah Kecamatan Ujungjaya dan Tomo. Padahal, di kedua kecamatan itu dilintasi Sungai Cimanuk dan Sungai Cilutung.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Optimistis Swasembada Pangan Bisa Dikelola Lebih Baik

Namun secara geografis aliran Sungai Cimanuk dan Cilutung itu lebih rendah dari kawasan persawahan sehingga untuk pengairan dibutuhkan pompanisasi. Air dari sungai dipompa di dialirkan ke sawah-sawah.

Sebelumnya, Kementan memberikan bantuan pompanisasi untuk areal sawah di Desa Marongge, Kecamatan Tomo. Di kawasan ini, merupakan sawah tadah hujan yang hanya bisa panen satu kali selama setahun.

Dengan pompanisasi dari Sungai Cilutung diharapkan bisa panen tiga sampai empat kali dalam setahun. Pompanisasi dari Sungai Cilutung bisa mengalirkan air 20 liter per detik untuk mengairi 51,6 hektare sawah di Desa Marongge.

Baca Juga:  Hadir di World Economic Forum, Jabar Perkuat Jaringan Pembiayaan Perubahan Iklim

“Dengan pompanisasi ini diharapkan bisa panen menjadi empat kali dalam setahun,” ungkap Tuti.

Selain pompanisasi, Pemkab Sumedang tengah berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung untuk memperbaiki kerusakan Bendung Cariang yang berada di Desa/Kecamatan Ujungjaya.

“Tadi sudah disampaikan saat Rakor, tahun ini penanganan secara darurat dan mudah-mudahan tahun depan mulai ditreatment secara permanen ditanggulangi oleh pemerintah pusat,” katanya.

Bendung Cariang Sungai Cipelang di Ujungjaya ini bisa mengairi 1.603 hektare lahan pertanian di 6 desa di Ujungjaya. Kondisi Bendung Cariang yang dibangun tahun 1911 ini jebol dan tak bisa lagi mengairi sawah sejak 3 tahun terakhir.

Baca Juga:  Termasuk Jabar, Inilah 10 Provinsi Rawan Netralitas ASN di Pemilu 2024

Sejak tahun 2022, Pemkab Sumedang berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk memperbaiki Bendung Cariang ini. Pemkab Sumedang mengusulkan 2 alternatif penanganan Bendung Cariang.

“Melakukan penyudetan aliran sungai atau memindahkan lokasi bendung. Sambil menunggu perbaikan dilakukan penanganan sementara berupa pengerukan dan pemasangan bronjong supaya air Sungai Cipelang bisa masuk ke intake saluran irigasi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jabar Pemkab Sumedang Swasembada Pangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.