Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Selasa, 3 November 2026 12:24 WIB

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Selasa, 3 November 2026 12:14 WIB

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Selasa, 3 November 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Dulu Viral Karena Rumah Tripleks, Kini Fadly Alberto Terancam Sanksi Berat Gara-gara ‘Tendangan Kungfu’!

By Aga GustianaSelasa, 21 April 2026 15:57 WIB3 Mins Read
Kericuhan laga EPA U20 antara Dewa United vs Bhayangkara Youth viral. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Fadly Alberto Hengga kini tengah menjadi buah bibir, namun sayangnya bukan karena gol cantiknya di lapangan hijau. Pemain muda berbakat ini terjerembab dalam pusaran kontroversi usai diduga melakukan aksi kekerasan brutal dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC melawan Dewa United.

Insiden yang terjadi di Semarang tersebut seolah memutar balik nasib Alberto, dari pahlawan nasional menjadi pesakitan yang terancam sanksi berat.

Masa Kecil yang Penuh Luka di Bojonegoro

Alberto bukan anak yang lahir dengan sendok perak. Pemuda keturunan Timika, Papua Tengah, ini tumbuh besar di Desa Banjarsari, Bojonegoro. Hidupnya sangat kontras dengan gemerlap sepak bola profesional; ia menghabiskan masa kecil di rumah sempit berdinding tripleks dan berlantai tanah milik Perhutani.

Sepeninggal sang ayah, John Clif Hengga, ibunya, Piana, berjuang keras menjadi buruh serabutan. Bakat bola Alberto baru terendus saat ia bergabung dengan SSB Sukorejo Putra di usia 8 tahun, hingga akhirnya kegigihannya membawa ia lolos ke Bhayangkara FC Muda pada 2023.

Baca Juga:  Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC

Namanya sempat harum saat membawa Timnas U-16 asuhan Nova Arianto meraih posisi ketiga di ASEAN U-16 Boys Championship 2024. Kisah pilunya yang viral bahkan membuat pengusaha Handoko (Realfood) menghadiahinya sebuah rumah layak huni.

Tragedi “Tendangan Melayang” dan Isu Rasialisme

Keberuntungan Alberto seolah sirna dalam sekejap. Saat membela Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, tensi panas pertandingan melawan Dewa United memuncak. Sebuah video viral menangkap momen Alberto mendaratkan “tendangan kungfu” ke arah leher pemain lawan, Rakha Nurkholis.

Manajer tim, Yongky Pandu Pamungkas, sempat mengungkapkan bahwa tindakan emosional tersebut dipicu oleh dugaan ejekan rasial di lapangan. Alberto dikabarkan mendapat panggilan “hitam” dari lawan, namun manajemen menegaskan bahwa aksi kekerasan fisik tetap tidak memiliki tempat dalam olahraga.

Baca Juga:  Jelang Liga 1 Musim Depan, Bhayangkara FC Incar Bintang Timnas Indonesia

Konsekuensi Pahit: Coretan Timnas dan Ancaman Skorsing

Dampaknya instan dan menyakitkan. Pelatih Nova Arianto secara tegas mencoret Alberto dari daftar pemain Timnas U-20. Tak hanya itu, Komite Disiplin PSSI kini tengah membayangi Alberto dengan ancaman larangan bermain hingga lebih dari satu tahun.

Menyadari kariernya di ujung tanduk, Alberto akhirnya muncul ke publik dengan permohonan maaf yang sangat mendalam melalui media sosialnya pada Senin (20/4) malam.

“Assalamualaikum warrohmatullahi Wabarakatuh. Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20,” ungkap Alberto dengan penuh penyesalan.

Baca Juga:  Prediksi Bobotoh Cantik: Persib Menang 3-2 atas Dewa United

Ia secara terbuka mengakui kekhilafannya dan meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan, mulai dari korban hingga jajaran pelatih Timnas.

“Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis. Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim,” lanjutnya.

Penyesalan itu ditutup dengan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia yang merasa kecewa atas perilakunya yang tidak sportif.

“Dan untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya,” tutup Alberto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bhayangkara FC Dewa United
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.