Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat! Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Pengendara Diminta Lewat Jalur Ini

Jumat, 10 Juli 2026 16:13 WIB

Gaji Tembus Rp100 Juta, Kisah Menarik Dua Pemuda Jatim Jadi Damkar Tetap di Jepang!

Jumat, 10 Juli 2026 15:22 WIB

Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juli 2026, Klaim Skin Gratis, Emote, dan Weapon Royale Voucher

Jumat, 10 Juli 2026 15:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat! Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Pengendara Diminta Lewat Jalur Ini
  • Gaji Tembus Rp100 Juta, Kisah Menarik Dua Pemuda Jatim Jadi Damkar Tetap di Jepang!
  • Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juli 2026, Klaim Skin Gratis, Emote, dan Weapon Royale Voucher
  • MSU Medical Centre Bidik Pasien Indonesia, Tawarkan Layanan Jantung hingga Medical Check-up
  • Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Temuan Brankas di Rumah Pribadinya
  • Belgia Bidik Semifinal Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Tantang Spanyol Tampil Habis-habisan
  • Mariano Peralta Selangkah Lagi ke Persib? Ini Peringatan Bung Ropan untuk Maung Bandung
  • Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ekonomi Jabar Melesat Lampaui Nasional, Terasa Gak? Masa Gak?

By Aga GustianaSenin, 12 Mei 2025 12:40 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar 4,98% (year-on-year), melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 4,87%. Meski demikian, sejumlah tantangan struktural masih menjadi perhatian.

Pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan, Acuivarta Kartabi, menyebutkan bahwa capaian ini merupakan sinyal awal yang baik untuk tahun 2025, meskipun sedikit menurun dibanding kuartal IV 2024 lalu yang tercatat sebesar 5,02%.

“Kalau kita lihat, ini awal yang bagus. Angka 4,98% lebih tinggi dari nasional, walau sedikit lebih rendah dibanding kuartal IV tahun lalu,” ujarnya, Senin (12/5/2025).

Namun, Acuivarta mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi semata tidak cukup untuk menggambarkan kondisi riil masyarakat. Ia menekankan pentingnya pertumbuhan yang inklusif, yaitu mampu menciptakan lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan.

Baca Juga:  West Java Festival 2023, Pesta Rakyat Terbesar Peringati Hari Jadi Jawa Barat

“Pertumbuhan ekonomi tidak serta-merta menandakan perbaikan menyeluruh. Tingkat pengangguran per Februari 2025 masih cukup tinggi, yaitu 6,74%. Ini artinya belum semua kelompok masyarakat merasakan dampak positif dari pertumbuhan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan ekonomi suatu daerah tak hanya dinilai dari seberapa tinggi angka pertumbuhan, tetapi juga sejauh mana manfaat ekonomi tersebut bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Larang PR, Minta Pembelajaran Diselesaikan di Sekolah

“Kita tidak bisa puas hanya dengan angka 4,98%. Pertumbuhan yang ideal adalah yang mampu menciptakan pekerjaan dan mengurangi angka kemiskinan,” tegasnya.

Acuivarta mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada angka makroekonomi, tetapi juga memperkuat sektor-sektor padat karya dan UMKM agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata dan berdampak nyata.

Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat mengklaim jika laju pertumbuhan ekonomi Jabar pada kuartal I/2025 sebesar 4,98 persen secara year on year (yoy). Angka ini melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya mencapai 4,87 persen.

Baca Juga:  KDM Tegaskan Penataan DAS, Jalan, dan Gerbang Tol Jadi Prioritas di Jabar

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus menyebutkan menurut lapangan usaha yang menjadi sumber pertumbuhan tertinggi adalah kategori pertanian sebesar 1,83 persen, kategori perdagangan 0,90 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 0,56 persen, informasi dan komunikasi sebesar 0,56 persen.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi jawa barat Nasional
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Catat! Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Pengendara Diminta Lewat Jalur Ini

MSU Medical Centre Bidik Pasien Indonesia, Tawarkan Layanan Jantung hingga Medical Check-up

Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Temuan Brankas di Rumah Pribadinya

Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli

Kabar Duka! Mantan Mendag Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH BPNT Juli 2026, Simak Nominal dan Jadwal Pencairannya

Terpopuler
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.