Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB

Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini

Sabtu, 19 September 2026 04:00 WIB

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Sabtu, 19 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
  • Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi 71 Nelayan di Dermaga Tegalbuleud Terkendala Ombak Besar

By Aga GustianaKamis, 17 Oktober 2024 09:35 WIB2 Mins Read
Kondisi jembatan bekas tambang pasir di Sukabumi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – 71 nelayan masih terjebak di dermaga besi bekas PT Sumber Baja Prima (SBP), Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mereka belum bisa dievakuasi lantaran terkendala ombak besar setinggi 3 hingga 5 meter.

Humas Basarnas Jakarta, Ramli Prasetyo mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan dua metode evakuasi puluhan nelayan yang terjebak di dermaba Tegalbuleud tersebut.

“Semalam kami berdiskusi dengan Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari. Ada dua opsi yang bisa dilakukan. Pertama, jika memungkinkan, kita akan menggunakan perahu nelayan untuk merapat ke dermaga dan mengevakuasi korban dari sana,” kata Ramli, Kamis (17/10/2024).

Namun, evakuasi dengan menggunakan kapal masih sulit dilakukan mengingat situasi gelombang tinggi masih menghantam perairan Tegalbuleud.

Baca Juga:  Sudah Belajar Berbulan-Bulan, Siswi SD di Sukabumi Ini Gagal OSN Akibat Pemadaman Listrik

Adapun opsi kedua yaitu menggunakan helikopter. Opsi ini paling aman untuk mengevakuasi puluhan nelayan tersebut.

“Jika menggunakan helikopter, kita akan membawa mereka ke Ujunggenteng, tepatnya di lokasi Sat Radar. Ini menjadi opsi paling aman saat ini, mengingat merapat ke dermaga Tegalbuleud belum memungkinkan,” jelas Ramli.

Baca Juga:  Anies Sebut Banyak Petani dan Peternak Gulung Tikar Gegara Mahalnya Pakan

Dilaporkan insiden terjebaknya para nelayan tersebut terjadi pada Rabu (16/10/2024) pagi WIB. Mereka terjebak akibat akses yang terputus akibat ombak besar. Bahkan ada tiga nelayan yang dilaporkan hilang.

“Kami terus memantau kondisi cuaca dan berharap gelombang segera menurun agar kapal-kapal nelayan dapat membantu evakuasi. Untuk saat ini, evakuasi melalui Ujunggenteng lebih memungkinkan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, 17 Kecamatan Terdampak

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

nelayan Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.