Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi dan Perbaikan Dimulai, Bey Tinjau Bencana Sukabumi

By SusanaKamis, 5 Desember 2024 22:45 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/12/2024).

Tinjauan dimulai di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, yang mengalami pergerakan tanah. Bey menekankan pentingnya keselamatan warga sebagai prioritas utama.

“Kami fokus pada evakuasi keselamatan warga terlebih dahulu, lalu menangani transportasi yang terputus akibat longsor dan kerusakan jembatan,” ujar Bey saat meninjau lokasi.

Bey menjelaskan bahwa distribusi logistik seperti makanan, minuman, dan pakaian terus dilakukan, terutama ke daerah-daerah yang terisolasi.

Jika akses darat terputus, pengiriman dilakukan melalui jalur laut menggunakan kapal. Posko utama bantuan ditempatkan di Palabuhanratu untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Terkait rumah-rumah warga yang terdampak pergerakan tanah, Bey menyebut pihaknya telah meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk menganalisis kelayakan lahan.

“Jika lokasi sudah tidak layak dihuni, kami akan merelokasi warga. Salah satu opsi adalah memanfaatkan lahan milik PTPN,” ungkapnya.

Pemulihan listrik menjadi salah satu fokus lainnya. Bey melaporkan bahwa tim PLN, yang terdiri dari 300 personel, bekerja 24 jam untuk memperbaiki kerusakan. Namun, keselamatan para petugas tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam kondisi cuaca buruk.

“Petugas akan berhenti bekerja saat hujan untuk memastikan keselamatan mereka tetap terjaga,” tambahnya.

Hingga saat ini, bencana pergerakan tanah telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia, sementara empat orang lainnya masih dalam pencarian. Total warga terdampak mencapai 103 kepala keluarga, dengan data yang terus diperbarui.

Setelah meninjau Desa Sukamaju, Bey mengunjungi Puskesmas Palabuhanratu yang terdampak banjir, serta jalur Sabuk Loji-Palangpang menuju Geopark Ciletuh, yang terputus akibat longsor dan ambruknya jembatan.

Untuk memperbaiki akses, Bey menyebutkan pengerjaan jembatan akan dilakukan secara paralel di tiga titik, dengan estimasi waktu sekitar 1,5 bulan.

“Ada jalur alternatif melalui pertigaan Waluran yang dapat digunakan sementara,” ujar Bey.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Jabar berupaya mempercepat pemulihan kondisi di daerah terdampak, memastikan keselamatan warga, serta memulihkan infrastruktur yang rusak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bajir bencana Bey Machmudin Kabupaten Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.