Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jelang Penutupan Bursa Transfer Super League, Persib Bandung Siapkan Kejutan Susulan?

Selasa, 22 September 2026 09:42 WIB

Dua Bintang Persib Merapat ke Timnas Indonesia, Igor Tolic Beri Pesan Khusus

Selasa, 22 September 2026 09:24 WIB
Ilustrasi video 18+

Fakta Kasus Video Asusila ‘A Day in My Life’ di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV

Selasa, 22 September 2026 09:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jelang Penutupan Bursa Transfer Super League, Persib Bandung Siapkan Kejutan Susulan?
  • Dua Bintang Persib Merapat ke Timnas Indonesia, Igor Tolic Beri Pesan Khusus
  • Fakta Kasus Video Asusila ‘A Day in My Life’ di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV
  • Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: SUGBK Jadi Saksi Perjuangan Garuda di Grup A
  • Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri
  • Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari
  • Usai 3 Laga Tandang, Persib Libur 4 Hari! Igor Tolic Tunggu Pemain Cedera Kembali
  • Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Kasus Video Asusila ‘A Day in My Life’ di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV

By Aga GustianaSelasa, 22 September 2026 09:08 WIB3 Mins Read
Ilustrasi video 18+
Ilustrasi video 18+. Illustration vector
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kabupaten Bogor dan jagat maya dihebohkan dengan beredarnya konten video bernuansa asusila sesama jenis yang dikemas dengan dalih vlog harian bertajuk ‘a day in my life’. Dalam rekaman yang viral tersebut, tampak dua orang pria berboncengan sepeda motor menyusuri kawasan pedesaan sebelum akhirnya melakukan perbuatan tak senonoh di area terbuka dekat menara SUTET, Leuwiliang.

Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas peredaran konten pornografi tersebut hingga berhasil meringkus para pelaku. Berikut adalah rangkuman fakta lengkap penangkapan dua pembuat video asusila yang meresahkan ini.

1. Dua Pelaku Diringkus dan Resmi Jadi Tersangka

Jajaran Satreskrim Polres Bogor langsung merespons cepat laporan serta video viral yang meresahkan masyarakat tersebut. Tak butuh waktu lama, persembunyian kedua pelaku berhasil dibongkar di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Perihal peristiwa tersebut kita tindaklanjuti dan sudah kami amankan kedua orang yang ada dalam video tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo ketika diminta konfirmasi terkait viral video mesum sesama lelaki, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga:  Polisi Amankan Pria yang Acungkan Pistol di Flyover Antapani Bandung, Ternyata Senjata Mainan

Kedua pria berinisial MR (27) dan MA (24) tersebut kini telah mendekam di Rutan Pondok Rajeg setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik kepolisian.

2. Produksi Konten Asusila untuk Dikomersilkan

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, aksi perekaman video asusila di Leuwiliang bukanlah sebuah ketidaksengajaan. Kedua tersangka secara sadar memproduksi konten tersebut untuk disebarluaskan serta diperjualbelikan secara tertutup di dalam jaringan komunitas penyuka sesama jenis.

“Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026,” ujar Anggi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Jaringan distribusi video ini dilakukan melalui platform media sosial tertentu dengan sistem keanggotaan eksklusif agar tidak mudah terendus oleh publik secara luas.

3. Tarif Akses Video Dipatok Rp150 Ribu

Baca Juga:  Intip Profil Wiwin Komalasari, Kades Glamor dengan Koleksi Tas Mewahnya

Pihak kepolisian membeberkan modus operandi komersialisasi konten pornografi yang dijalankan oleh MR dan MA. Setiap video yang mereka produksi hanya bisa disaksikan oleh pihak-pihak yang telah membayar sejumlah uang tertentu.

“(Bayar Rp 150 ribu) per akses. Jadi mereka itu kan konsepnya adalah membuat di salah satu platform sosial media yang sifatnya eksklusif, hanya dapat diakses ketika dia (pembeli) mentransfer atau membayar biaya aksesnya,” kata Anggi.

“Biaya aksesnya itulah yang sejumlah senilai Rp 150 ribu. Tapi, setelah diakses, kemudian diberikan kode aksesnya, baru mereka bisa mengakses,” imbuhnya.

4. Telah Hasilkan Puluhan Video di Berbagai Kota

Dari pendalaman mendalam yang dilakukan oleh penyidik, terungkap bahwa aksi amoral yang terjadi di Leuwiliang hanyalah sebagian kecil dari sepak terjang kedua pelaku. Mereka tercatat telah memproduksi puluhan video serupa dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

Baca Juga:  Cairan Kimia Tumpah di Jalan Padalarang-Cikalong Wetan, Ratusan Kendaraan Rusak dan Pengendara Terluka

“Terkait dengan video tersebut, itu adalah satu dari setelah dilakukan pendalaman satu dari 20 video yang sudah mereka berdua buat. Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026,” jelas Anggi.

Lokasi pembuatan video asusila tersebut juga tidak hanya berpusat di wilayah Bogor saja, melainkan merambah ke berbagai kota penyangga lainnya seperti Depok dan wilayah DKI Jakarta.

5. Dinyatakan Positif Mengidap HIV

Di tengah proses hukum yang berjalan, kepolisian turut melakukan prosedur pemeriksaan kesehatan standar terhadap kedua tersangka guna mengantisipasi risiko penyebaran penyakit menular. Berdasarkan hasil tes medis, MR dan MA dinyatakan positif mengidap HIV.

“Setelah mereka dilakukan upaya paksa berupa penangkapan, kemudian tim kita membawa ke bagian kesehatan untuk dilakukan pengecekan terhadap keduanya, dan keduanya dinyatakan mengidap HIV,” pungkas Anggi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor lgbt viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.