Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Sabtu, 31 Oktober 2026 05:00 WIB

Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota

Sabtu, 31 Oktober 2026 04:00 WIB

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

Sabtu, 31 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4
  • Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota
  • Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
  • Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Malaysia Diduga Salah, Tokoh Sepak Bola Sarankan Hentikan Banding ke CAS

By SusanaKamis, 6 November 2025 14:38 WIB3 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah tokoh sepak bola Malaysia mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk mengakui kesalahan setelah Komite Banding FIFA menolak banding terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.

Putusan tersebut menguatkan sanksi sebelumnya dari Komite Disiplin FIFA.

FIFA Tolak Banding, FAM Tetap Didenda Berat

Dalam putusan finalnya, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM karena didakwa melakukan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Selain itu, ketujuh pemain tersebut juga diskors 12 bulan dan dikenai denda masing-masing 2.000 franc Swiss.

Meski banding ditolak, FAM masih berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, langkah tersebut justru menuai penolakan dari berbagai tokoh sepak bola Tanah Air.

Baca Juga:  Upaya Banding FAM Gagal? FIFA Ungkap Fakta Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Posisi Malaysia Terancam

Azzuddin: Risiko FAM Ditangguhkan FIFA Sangat Besar

Mantan Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Seri Azzuddin Ahmad, menilai bahwa membawa kasus ini ke CAS hanya akan memperpanjang krisis dan berpotensi menimbulkan risiko lebih besar bagi sepak bola Malaysia.

Azzuddin mengingatkan bahwa FIFA telah menguatkan bukti kasus pemalsuan dokumen dan melawan putusan itu dapat membuat FAM terancam ditangguhkan.

“Jika itu terjadi, semua kegiatan sepak bola, termasuk Liga Malaysia, akan langsung terhenti. Itu hal terburuk yang ingin saya lihat,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan terbaik adalah mengakui kesalahan dan fokus pada pembenahan internal.

“FIFA sudah memberikan bukti yang kuat. Tidak perlu diperdebatkan lagi. Lebih baik rendah hati mengakui adanya kelalaian daripada melanjutkan banding,” tambahnya.

Baca Juga:  Tunku Ismail: FIFA Hampir Mustahil Cabut Sanksi FAM Malaysia, Hanya Bisa Dikurangi

Kamarul: Banding ke CAS Buang Waktu dan Uang

Pendapat serupa disampaikan mantan manajer Timnas Malaysia, Datuk Kamarul Ariffin Mohd Shahar. Menurutnya, keputusan FIFA sudah bersifat final, sehingga banding ke CAS tidak akan mengubah hasil.

“Secara realistis, membawa masalah ini ke CAS tidak akan mengubah apa pun. Ini hanya buang-buang uang dan waktu,” ucapnya.

Kamarul menekankan pentingnya fokus pada pemulihan kredibilitas organisasi setelah citra FAM tercoreng akibat skandal ini.

“Prioritas utama FAM adalah memulihkan integritas manajemen. Jangan menoleh ke belakang, perbaiki apa yang ada di dalam. Saat ini FAM seperti bola yang kempes, jadi jangan terus menendangnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Masalah Baru Timnas Malaysia, FIFA Selidiki Pejabat FAM Usai Skandal Dokumen Naturalisasi

Risiko Meluas ke Institusi Pemerintah

Azzuddin juga menyoroti bahwa kasus ini berpotensi menyeret institusi pemerintah seperti Departemen Registrasi Nasional dan Departemen Imigrasi, jika terus berlanjut.

Ia khawatir langkah FAM yang memaksa banding justru membuka lebih banyak polemik dan implikasi hukum.

FAM Diminta Fokus Pulihkan Nama Baik Sepak Bola Malaysia

Kedua tokoh tersebut sepakat bahwa langkah paling realistis bagi FAM saat ini adalah:

  • Mengakui kesalahan
  • Menghentikan banding ke CAS
  • Memperbaiki tata kelola internal
  • Memulihkan kepercayaan publik dan mitra internasional

Dengan ancaman penangguhan FIFA yang membayangi, keberlangsungan Liga Malaysia dan seluruh aktivitas sepak bola nasional kini bergantung pada keputusan FAM dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS Pemain Naturalisasi Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin

Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.