Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duel Sengit Persib vs PSM Makassar, Igor Tolic Siapkan Kejutan di GBLA

Minggu, 6 September 2026 14:25 WIB

Bukit Tunggul Dilalap Api! Kebakaran 4 Hektare Diduga Bermula dari Pembukaan Lahan

Minggu, 6 September 2026 14:05 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Stabil, Segini Harga 1 Gram dan Buyback

Minggu, 6 September 2026 13:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duel Sengit Persib vs PSM Makassar, Igor Tolic Siapkan Kejutan di GBLA
  • Bukit Tunggul Dilalap Api! Kebakaran 4 Hektare Diduga Bermula dari Pembukaan Lahan
  • Harga Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Stabil, Segini Harga 1 Gram dan Buyback
  • Mojang Bandung Salza Nabila Nurpratiwi: Menapaki Fase Transisi dan Mengabdi Lewat Dunia Kebidanan
  • BMKG Deteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jabar, Warga Diminta Waspada
  • Persib Bidik Tiga Poin! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Laga Kontra PSM
  • Nama Lylia Terseret Video Coolmax 7 Menit, Benarkah Link yang Beredar Asli? Ini Faktanya
  • Laga Perdana Persib vs PSM Memanas, Igor Tolic Soroti Pelatih Baru Juku Eja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 6 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Malaysia Diduga Salah, Tokoh Sepak Bola Sarankan Hentikan Banding ke CAS

By SusanaKamis, 6 November 2025 14:38 WIB3 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah tokoh sepak bola Malaysia mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk mengakui kesalahan setelah Komite Banding FIFA menolak banding terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.

Putusan tersebut menguatkan sanksi sebelumnya dari Komite Disiplin FIFA.

FIFA Tolak Banding, FAM Tetap Didenda Berat

Dalam putusan finalnya, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM karena didakwa melakukan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Selain itu, ketujuh pemain tersebut juga diskors 12 bulan dan dikenai denda masing-masing 2.000 franc Swiss.

Meski banding ditolak, FAM masih berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, langkah tersebut justru menuai penolakan dari berbagai tokoh sepak bola Tanah Air.

Baca Juga:  Tunku Ismail: FIFA Hampir Mustahil Cabut Sanksi FAM Malaysia, Hanya Bisa Dikurangi

Azzuddin: Risiko FAM Ditangguhkan FIFA Sangat Besar

Mantan Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Seri Azzuddin Ahmad, menilai bahwa membawa kasus ini ke CAS hanya akan memperpanjang krisis dan berpotensi menimbulkan risiko lebih besar bagi sepak bola Malaysia.

Azzuddin mengingatkan bahwa FIFA telah menguatkan bukti kasus pemalsuan dokumen dan melawan putusan itu dapat membuat FAM terancam ditangguhkan.

“Jika itu terjadi, semua kegiatan sepak bola, termasuk Liga Malaysia, akan langsung terhenti. Itu hal terburuk yang ingin saya lihat,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan terbaik adalah mengakui kesalahan dan fokus pada pembenahan internal.

“FIFA sudah memberikan bukti yang kuat. Tidak perlu diperdebatkan lagi. Lebih baik rendah hati mengakui adanya kelalaian daripada melanjutkan banding,” tambahnya.

Baca Juga:  Luis Milla Menang di Pengadilan Arbitrase, Persib Wajib Bayar Rp300 Juta

Kamarul: Banding ke CAS Buang Waktu dan Uang

Pendapat serupa disampaikan mantan manajer Timnas Malaysia, Datuk Kamarul Ariffin Mohd Shahar. Menurutnya, keputusan FIFA sudah bersifat final, sehingga banding ke CAS tidak akan mengubah hasil.

“Secara realistis, membawa masalah ini ke CAS tidak akan mengubah apa pun. Ini hanya buang-buang uang dan waktu,” ucapnya.

Kamarul menekankan pentingnya fokus pada pemulihan kredibilitas organisasi setelah citra FAM tercoreng akibat skandal ini.

“Prioritas utama FAM adalah memulihkan integritas manajemen. Jangan menoleh ke belakang, perbaiki apa yang ada di dalam. Saat ini FAM seperti bola yang kempes, jadi jangan terus menendangnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Persib Buka Suara usai Kalah Gugatan dari Luis Milla

Risiko Meluas ke Institusi Pemerintah

Azzuddin juga menyoroti bahwa kasus ini berpotensi menyeret institusi pemerintah seperti Departemen Registrasi Nasional dan Departemen Imigrasi, jika terus berlanjut.

Ia khawatir langkah FAM yang memaksa banding justru membuka lebih banyak polemik dan implikasi hukum.

FAM Diminta Fokus Pulihkan Nama Baik Sepak Bola Malaysia

Kedua tokoh tersebut sepakat bahwa langkah paling realistis bagi FAM saat ini adalah:

  • Mengakui kesalahan
  • Menghentikan banding ke CAS
  • Memperbaiki tata kelola internal
  • Memulihkan kepercayaan publik dan mitra internasional

Dengan ancaman penangguhan FIFA yang membayangi, keberlangsungan Liga Malaysia dan seluruh aktivitas sepak bola nasional kini bergantung pada keputusan FAM dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS Pemain Naturalisasi Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia U20 vs Australia Jadi Penentu! Ini Syarat Garuda Muda Lolos ke Piala Asia 2027

Arsenal vs Chelsea Memanas! Derbi London Jadi Ujian Start Sempurna di Liga Inggris

Ikuti Jejak Jordi Amat, Emil Audero Resmi Hiasi Panggung La Liga Bersama Rayo Vallecano

US Open 2026 Tanpa Sinner: Tantangan Bagi Alcaraz, Peluang Bagi Zverev

Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Skuad Garuda Muda Wajib Menang Demi Tiket Piala Asia

Tinggalkan Era Pep, Manchester City Bangun Lini Tengah Termahal Sepanjang Sejarah Premier League

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.