Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Ketinggalan! PKH dan BPNT Tahap 3 Segera Dicairkan, Cek Status Anda Sekarang Lewat NIK KTP

Selasa, 14 Juli 2026 05:00 WIB

Persib Tak Mau Setengah Hati! Target Lolos ke ACL Two Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 04:00 WIB

Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Disalurkan, Cek Status Anda Sekarang

Selasa, 14 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Ketinggalan! PKH dan BPNT Tahap 3 Segera Dicairkan, Cek Status Anda Sekarang Lewat NIK KTP
  • Persib Tak Mau Setengah Hati! Target Lolos ke ACL Two Jadi Prioritas
  • Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Disalurkan, Cek Status Anda Sekarang
  • Saldo DANA Gratis 14 Juli 2026: Cara Mudah Cairkan Cuan Tanpa Ribet
  • Update Kode Redeem FF Terbaru 14 Juli 2026: Segera Klaim Hadiah Eksklusifnya!
  • Format Piala Dunia 2030: FIFA Pertimbangkan Penambahan Slot Hingga 64 Negara
  • Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!
  • Statistik Top Skor Piala Dunia 2026: Dominasi Mbappé-Messi dan Ancaman Duo Inggris
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 14 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Malaysia Diduga Salah, Tokoh Sepak Bola Sarankan Hentikan Banding ke CAS

By SusanaKamis, 6 November 2025 14:38 WIB3 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah tokoh sepak bola Malaysia mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk mengakui kesalahan setelah Komite Banding FIFA menolak banding terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.

Putusan tersebut menguatkan sanksi sebelumnya dari Komite Disiplin FIFA.

FIFA Tolak Banding, FAM Tetap Didenda Berat

Dalam putusan finalnya, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM karena didakwa melakukan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Selain itu, ketujuh pemain tersebut juga diskors 12 bulan dan dikenai denda masing-masing 2.000 franc Swiss.

Meski banding ditolak, FAM masih berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, langkah tersebut justru menuai penolakan dari berbagai tokoh sepak bola Tanah Air.

Baca Juga:  Luis Milla Terancam Sanksi Hukum, Persib Bandung Ajukan Gugatan ke CAS

Azzuddin: Risiko FAM Ditangguhkan FIFA Sangat Besar

Mantan Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Seri Azzuddin Ahmad, menilai bahwa membawa kasus ini ke CAS hanya akan memperpanjang krisis dan berpotensi menimbulkan risiko lebih besar bagi sepak bola Malaysia.

Azzuddin mengingatkan bahwa FIFA telah menguatkan bukti kasus pemalsuan dokumen dan melawan putusan itu dapat membuat FAM terancam ditangguhkan.

“Jika itu terjadi, semua kegiatan sepak bola, termasuk Liga Malaysia, akan langsung terhenti. Itu hal terburuk yang ingin saya lihat,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan terbaik adalah mengakui kesalahan dan fokus pada pembenahan internal.

“FIFA sudah memberikan bukti yang kuat. Tidak perlu diperdebatkan lagi. Lebih baik rendah hati mengakui adanya kelalaian daripada melanjutkan banding,” tambahnya.

Baca Juga:  Sanksi FIFA Tak Menghalangi, Malaysia Panggil Pemain Naturalisasi untuk Kejar Jejak Timnas Indonesia

Kamarul: Banding ke CAS Buang Waktu dan Uang

Pendapat serupa disampaikan mantan manajer Timnas Malaysia, Datuk Kamarul Ariffin Mohd Shahar. Menurutnya, keputusan FIFA sudah bersifat final, sehingga banding ke CAS tidak akan mengubah hasil.

“Secara realistis, membawa masalah ini ke CAS tidak akan mengubah apa pun. Ini hanya buang-buang uang dan waktu,” ucapnya.

Kamarul menekankan pentingnya fokus pada pemulihan kredibilitas organisasi setelah citra FAM tercoreng akibat skandal ini.

“Prioritas utama FAM adalah memulihkan integritas manajemen. Jangan menoleh ke belakang, perbaiki apa yang ada di dalam. Saat ini FAM seperti bola yang kempes, jadi jangan terus menendangnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Tak Terima Keputusan FIFA, FAM Siap Gugat ke CAS Soal Skandal Naturalisasi Malaysia

Risiko Meluas ke Institusi Pemerintah

Azzuddin juga menyoroti bahwa kasus ini berpotensi menyeret institusi pemerintah seperti Departemen Registrasi Nasional dan Departemen Imigrasi, jika terus berlanjut.

Ia khawatir langkah FAM yang memaksa banding justru membuka lebih banyak polemik dan implikasi hukum.

FAM Diminta Fokus Pulihkan Nama Baik Sepak Bola Malaysia

Kedua tokoh tersebut sepakat bahwa langkah paling realistis bagi FAM saat ini adalah:

  • Mengakui kesalahan
  • Menghentikan banding ke CAS
  • Memperbaiki tata kelola internal
  • Memulihkan kepercayaan publik dan mitra internasional

Dengan ancaman penangguhan FIFA yang membayangi, keberlangsungan Liga Malaysia dan seluruh aktivitas sepak bola nasional kini bergantung pada keputusan FAM dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS FAM Malaysia Liga Malaysia Pemain Naturalisasi Malaysia Skors pemain Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Format Piala Dunia 2030: FIFA Pertimbangkan Penambahan Slot Hingga 64 Negara

Statistik Top Skor Piala Dunia 2026: Dominasi Mbappé-Messi dan Ancaman Duo Inggris

Empat Raksasa Berebut Tiket Final! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026

Head to Head Prancis vs Spanyol: Adu Tajam Les Bleus Melawan Pertahanan Solid La Roja

Prancis Siap Redam Lamine Yamal! Konate Sebut Spanyol Kuat, Tapi Les Bleus Ingin ke Final

Bukan Sekadar Sepak Bola! Argentina vs Inggris Kembali Bentrok, Sejarah Kelam Jadi Sorotan

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.