Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Sabtu, 1 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Fenomena Langit Februari 2026: Bulan Sibuk, Gerhana Matahari Cincin Jadi Penutup

By Aga GustianaSelasa, 3 Februari 2026 14:11 WIB4 Mins Read
Ilustrasi gerhana. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langit Februari 2026 tidak datang dengan cerita biasa. Bulan ini menjadi salah satu periode menarik bagi pencinta astronomi karena menghadirkan rangkaian fase Bulan lengkap, yang berpuncak pada peristiwa langit langka: gerhana Matahari cincin. Meski tidak semua fenomenanya bisa disaksikan dari Indonesia, kalender astronomi Februari tetap layak mendapat perhatian.

Sejak awal bulan, Bulan sudah tampil penuh dan terang. Malam-malam berikutnya, cahayanya perlahan menyusut hingga akhirnya menghilang dari pandangan. Tepat di momen Bulan Baru inilah, gerhana Matahari cincin terjadi—sebuah peristiwa yang selalu memikat secara visual dan ilmiah.

Jadwal Fase Bulan Februari 2026 (WIB)

Berdasarkan perhitungan astronomi dan data resmi BMKG, fase Bulan berubah mengikuti siklus sinodis sekitar 29,5 hari. Sepanjang Februari 2026, fase-fase penting Bulan jatuh pada tanggal berikut:

  • Purnama: 2 Februari 2026, pukul 05.09
  • Perempat Akhir: 9 Februari 2026, pukul 19.43
  • Bulan Baru: 17 Februari 2026, pukul 19.01
  • Perempat Awal: 24 Februari 2026, pukul 19.27

Walau secara ilmiah siklus dimulai dari Bulan Baru, kalender pengamatan biasanya disusun berdasarkan tanggal kemunculan agar mudah dipantau masyarakat.

Bagi yang terbiasa mengamati atau memotret langit malam, perubahan ini terlihat jelas: awal bulan langit lebih terang, pertengahan bulan semakin gelap, lalu cahaya Bulan perlahan kembali muncul menjelang akhir bulan.

Mengapa Wujud Bulan Terus Berubah?

Banyak yang mengira Bulan mengecil atau membesar. Faktanya, ukuran Bulan tetap sama. Yang berubah hanyalah bagian permukaan Bulan yang terkena cahaya Matahari dan terlihat dari Bumi.

Saat Bulan berada di posisi berlawanan dengan Matahari, seluruh permukaannya memantulkan cahaya—itulah purnama. Sebaliknya, ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sisi terang menghadap menjauh sehingga Bulan tampak gelap atau tidak terlihat sama sekali.

Fenomena sederhana ini punya peran besar, mulai dari penentuan kalender Hijriah, pengaruh pasang surut laut, hingga perhitungan navigasi astronomi modern.

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

Sorotan utama Februari 2026 jatuh pada 17 Februari, saat Bulan Baru bertepatan dengan gerhana Matahari cincin.

Gerhana ini terjadi ketika Bulan melintas tepat di depan Matahari, namun posisinya sedang berada lebih jauh dari Bumi. Akibatnya, diameter tampak Bulan lebih kecil dan tidak mampu menutup Matahari sepenuhnya. Yang tersisa adalah lingkaran cahaya terang di tepinya—fenomena yang dikenal sebagai “cincin api” (ring of fire).

Secara visual, gerhana Matahari cincin termasuk salah satu yang paling dramatis dalam astronomi.

Daerah yang Bisa Menyaksikan Gerhana

Sayangnya, jalur gerhana Februari 2026 berada jauh di belahan selatan Bumi. Wilayah yang berpotensi melihat fenomena ini meliputi:

  • Sebagian kawasan Antartika
  • Samudra Selatan
  • Wilayah tertentu di Afrika bagian selatan
  • Ujung selatan Amerika Selatan (gerhana sebagian)

Indonesia tidak dilalui lintasan gerhana. Dari Tanah Air, Matahari akan tampak normal seperti hari Bulan Baru pada umumnya.

Bagi yang penasaran, alternatif terbaik adalah mengikuti siaran langsung observatorium internasional atau kanal astronomi global yang biasanya menyiarkan peristiwa ini secara real-time.

Tetap Seru Meski Tanpa Gerhana

Kabar baiknya, langit Indonesia tetap menarik. Justru saat Bulan Baru, kondisi langit menjadi lebih gelap dan ideal untuk pengamatan objek langit lain seperti:

  • Gugus bintang
  • Planet terang
  • Jalur Bima Sakti
  • Aktivitas meteor minor

Bagi penggemar astrofotografi, pertengahan Februari adalah waktu emas untuk berburu langit malam tanpa gangguan cahaya Bulan.

Sementara itu, purnama di awal bulan juga sering dimanfaatkan fotografer untuk menangkap momen Bulan terbit di ufuk timur dengan latar senja—salah satu pemandangan klasik yang tak pernah gagal.

Tips Singkat Mengamati Langit Februari 2026

Agar pengalaman makin maksimal, perhatikan hal berikut:

  • Tandai fase Bulan di kalender pribadi
  • Gunakan aplikasi peta langit untuk navigasi
  • Cari lokasi minim polusi cahaya
  • Pakai tripod untuk foto malam
  • Jangan menatap Matahari saat gerhana tanpa filter khusus

Langkah sederhana ini bisa membuat aktivitas mengamati langit jauh lebih menyenangkan dan aman.

Gambaran Singkat Fenomena Februari 2026

  • Awal bulan: Bulan purnama mendominasi langit
  • Pertengahan bulan: Bulan Baru dan gerhana Matahari cincin (tak terlihat dari Indonesia)
  • Akhir bulan: Bulan kembali menebal menuju perempat awal

Fenomena astronomi memang berulang, tetapi pesonanya tidak pernah benar-benar sama. Selalu ada alasan untuk menengadah dan memberi waktu sejenak pada langit malam—karena di sana, cerita semesta terus bergerak tanpa henti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

astronomi fase bulan februari 2026 Fenomena Langit gerhana matahari cincin kalender astronomi langit malam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini

Game Free Fire

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis

Rekomendasi Batagor Terenak di Bandung 2026, Ada yang Bertahan Sejak Tahun 1970-an!

Cara Update Google Chrome di Windows, Android, dan iPhone, Cuma Butuh 1 Menit!

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.