Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Minggu, 1 November 2026 02:00 WIB

Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026

Minggu, 1 November 2026 01:00 WIB
Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 21:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Garut Lumpuh Dihantam Banjir dan Longsor: Cimanuk Meluap, 4 Nyawa Melayang di Cisewu

By Putra JuangSabtu, 28 Juni 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Bencana longsor di Garut. (Foto: X @HumasGarut)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabupaten Garut dilanda bencana hidrometeorologi parah sepanjang Sabtu (28/6/2025). Banjir besar mengepung sejumlah wilayah akibat luapan Sungai Cimanuk, sementara insiden longsor mematikan terjadi di Cisewu beberapa hari sebelumnya, menambah daftar panjang dampak cuaca ekstrem di daerah ini.

Sejak Jumat (27/6/2025) malam hingga Sabtu (28/6/2025), wilayah Garut digenangi banjir. Debit air yang tinggi terlihat di berbagai desa dan perkampungan.

Dikutip dari akun Instagram Net2netnews, melaporkan bahwa Sungai Cimanuk meluap drastis, diduga kuat akibat hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak dini hari Sabtu.

Luapan Sungai Cimanuk ini dengan cepat mengganggu aktivitas warga. Beberapa akun media sosial warga Garut dipenuhi unggahan yang menunjukkan kondisi terkini.

Baca Juga:  DLH Bandung Barat: Longsor di Cipongkor Ada Kaitannya dengan Lahan Kritis

“Akun @zhep_16 pada live streamingnya memperlihatkan luapan air Cimanuk diwilayah Copong. Dikabarkan di Desa Haurpanggung air sudah masuk ke pemukiman warga,” tulis laporan akun Net2netnews, dikutip Sabtu (28/6/2025).

Sistem Drainase Buruk Perparah Kondisi

Banjir ini diperparah oleh kondisi sistem drainase yang tidak memadai. Sejumlah titik rawan banjir di Garut telah menunjukkan tanda-tanda waspada.

Jalan raya tergenang, akses transportasi terganggu, dan saluran air tidak mampu menampung volume air hujan yang terus menerus turun. Buruknya sistem drainase ini disebut-sebut sebagai pemicu utama terhambatnya aliran air, terutama di kawasan padat penduduk.

Baca Juga:  Longsor di Kawasan Curug Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Kabel dan Tutup Jalan Parongpong-Cisarua

Longsor di Cisewu Renggut Empat Nyawa

Sebelumnya, bencana tanah longsor telah menelan korban jiwa di Cisewu, Garut, pada Rabu (25/6/2025) malam. Akibat hujan deras, sebuah tebing di pinggir jalan ambrol dan menimpa rumah di bawahnya, menewaskan empat anggota keluarga sekaligus.

Kapolsek Cisewu, Iptu Asep Pujaeri, mengonfirmasi kejadian tragis ini pada Kamis (26/6/2025). Keempat korban adalah satu keluarga: Mar’ah (70), Linda (35), Mardi (38), dan Fajar (3). Mereka semua berada di dalam rumah saat longsor terjadi dan tak satu pun selamat.

Baca Juga:  Kunjungi Korban Banjir Bandang dan Longsor di KBB, Atalia: Masyarakat Masih Sangat Shock

“Para korban saat ini seluruhnya sudah ditemukan,” ucap Asep.

Proses evakuasi segera dilakukan setelah laporan diterima. Petugas penyelamat bekerja keras di tengah kegelapan malam dan material longsoran yang berat.

Dengan penambahan personel, keempat jasad korban berhasil ditemukan pada Rabu tengah malam. Rumah korban mengalami kerusakan parah, dan jenazah keempat korban telah dibawa ke rumah duka.

Masyarakat Garut pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Kabupaten Garut longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.