Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!

Minggu, 30 Agustus 2026 01:00 WIB

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Sabtu, 29 Agustus 2026 20:14 WIB

Kabar Transfer Liga Inggris: Enzo Fernandez Sepakat Pindah ke Manchester City

Sabtu, 29 Agustus 2026 16:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Kabar Transfer Liga Inggris: Enzo Fernandez Sepakat Pindah ke Manchester City
  • Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset
  • Daftar Bansos untuk Desil 1-4 DTSEN dan Cara Cek Statusnya lewat HP
  • Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka
  • Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal
  • Mending Pengangguran Daripada Kerja di Kandang? Ironi Pahit Pamitnya Peternakan Terbaik Dago Dairy!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Geger! 1,2 Juta Obat Terlarang Disita dari Rumah Mewah di Bandung

By SusanaSelasa, 29 Juli 2025 16:00 WIB2 Mins Read
peredaran narkoba
Narkoba. Foto ilustrasi: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tim Satresnarkoba Polrestabes Bandung menggerebek sebuah rumah kontrakan mewah di Jalan Mekar Raharja, Kompleks Mekarwangi, Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Rumah tersebut diduga menjadi gudang penyimpanan obat-obatan keras ilegal milik seorang bandar narkoba berinisial AZ (Abu Zaini).

Dari lokasi, polisi menyita lebih dari 1,2 juta butir obat terlarang jenis Tramadol, Hexymer, Trihexyphenidyl, Double Y, Dextro, dan Dexa.

Berikut rincian barang bukti:

  • Trihexyphenidyl: 468.500 butir
  • Tramadol: 455.000 butir
  • Hexymer: 227.000 butir
  • Double Y: 81.600 butir
  • Dextro: 22.000 butir
  • Dexa: 17.600 butir

Sayangnya, bandar AZ berhasil melarikan diri melalui pintu belakang saat penggerebekan berlangsung pada Minggu (27/7/2025) pukul 16.00 WIB. Saat ini, AZ berstatus buronan (DPO) dan tengah diburu petugas.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengungkapkan, penggerebekan ini merupakan hasil pengintaian terhadap seorang pengecer obat ilegal. Setelah dibuntuti, pengecer menuju rumah kontrakan mewah tersebut yang kemudian langsung digerebek petugas.

“Kami menemukan lebih dari 1,2 juta butir obat keras terlarang yang biasa disalahgunakan oleh remaja, anggota geng motor, dan pelaku premanisme,” ujar Kombes Budi di lokasi, Selasa (29/7/2025), didampingi Kasatresnarkoba AKBP Agah Sonjaya dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin.

Selain obat-obatan, polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa:

  • 1 unit mobil Honda Jazz D 1402 VZE
  • 1 STNK
  • 1 motor D 3425 EL
  • Buku catatan transaksi
  • KTP, SIM, dan buku tabungan atas nama AZ

“Obat-obatan ini bukan diproduksi di sini, tapi disimpan dan didistribusikan ke pengecer di Kota Bandung,” jelasnya.

Efek Obat Terlarang Picu Gangguan Kamtibmas

Kombes Budi menegaskan, obat-obatan ini dijual murah, hanya Rp5.000–Rp10.000 per butir, sehingga mudah diakses kalangan muda. Penyalahgunaannya sering kali berujung pada tawuran, kekerasan jalanan, dan aksi premanisme.

“Dengan terungkapnya kasus ini, kami berharap bisa memutus mata rantai peredaran obat terlarang di Bandung,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengapresiasi keberhasilan polisi dalam menggagalkan peredaran jutaan butir obat berbahaya.

“Satu butir saja bisa memabukkan dan memicu kekacauan. Bayangkan kalau 1,2 juta butir ini beredar,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Ilustrasi begal

Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.