bukamata.id – Sebuah unggahan di media sosial Instagram mendadak viral setelah mengklaim adanya metode unik di sebuah sekolah di China yang disebut-sebut menggunakan guru muda berpenampilan menarik untuk meningkatkan kehadiran siswa laki-laki.
Unggahan tersebut dibagikan akun Instagram @kualimerahputih dan langsung memicu perdebatan di kalangan warganet. Hingga Jumat (29/5/2026) malam, konten itu telah memperoleh ribuan tanda suka serta ratusan komentar dari pengguna media sosial.
Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak sekolah maupun otoritas pendidikan di China yang membenarkan klaim tersebut.
Unggahan Viral Sebut Metode Unik di Sekolah China
Dalam unggahan berjudul “Solusi Sekolah di China Agar Semua Murid Cowo Rajin Masuk Kelas”, akun tersebut menampilkan foto dan video seorang guru perempuan yang sedang mengajar di dalam kelas.
Dalam keterangan unggahan disebutkan bahwa sekolah di China tersebut diduga menerapkan metode dengan menghadirkan guru-guru muda berpenampilan menarik untuk meningkatkan motivasi siswa agar lebih rajin hadir ke sekolah.
“Menurut laporan yang beredar, metode itu disebut berhasil meningkatkan tingkat kehadiran siswa sekaligus membuat suasana belajar lebih aktif dan interaktif,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu dengan cepat menyebar dan telah ditonton serta disukai ribuan pengguna Instagram.
Warganet Terbelah, Antara Dukungan dan Kritik
Klaim tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian pengguna media sosial menilai konsep tersebut sebagai ide kreatif yang dianggap mampu meningkatkan semangat belajar siswa.
Namun, tidak sedikit pula yang mengkritisi metode tersebut. Mereka menilai motivasi belajar seharusnya dibangun melalui kualitas pengajaran, bukan berdasarkan penampilan guru.
Salah satu komentar datang dari akun @bekti.sudrajat.779 yang menuliskan, “Indo tambah semangat, moral tambah rusak.”
Sementara itu, akun lain memberikan respons bernada humor terkait viralnya unggahan tersebut.
“Wah berarti bener ya ‘Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China’,” tulis akun @fikrirhamadan24.
Komentar serupa juga muncul dari akun @happyfamilyshop15 yang menulis candaan terkait dampak metode tersebut dalam konteks berbeda.
Video Disebut Ilustrasi, Belum Ada Bukti Resmi
Dalam unggahan tersebut juga tercantum keterangan bahwa foto yang digunakan merupakan ilustrasi. Namun, di dalam konten turut disertakan video yang memperlihatkan aktivitas seorang guru perempuan sedang mengajar di kelas dengan suasana sekolah berbahasa Mandarin.
Keberadaan video ini menjadi salah satu faktor yang membuat unggahan tersebut semakin viral dan memicu diskusi luas di media sosial.
Belum Dikonfirmasi, Masih Sebatas Klaim Viral
Hingga Rabu (03/6/2026) malam, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah di China maupun otoritas pendidikan terkait klaim yang beredar di media sosial tersebut.
Dengan demikian, informasi mengenai metode yang disebut mampu meningkatkan kehadiran siswa masih belum dapat diverifikasi secara independen dan baru sebatas klaim viral di media sosial.
Meski demikian, unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 220 komentar dengan beragam tanggapan, mulai dari dukungan, kritik, hingga candaan dari warganet.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










