Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat! Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Pengendara Diminta Lewat Jalur Ini

Jumat, 10 Juli 2026 16:13 WIB

Gaji Tembus Rp100 Juta, Kisah Menarik Dua Pemuda Jatim Jadi Damkar Tetap di Jepang!

Jumat, 10 Juli 2026 15:22 WIB

Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juli 2026, Klaim Skin Gratis, Emote, dan Weapon Royale Voucher

Jumat, 10 Juli 2026 15:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat! Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Pengendara Diminta Lewat Jalur Ini
  • Gaji Tembus Rp100 Juta, Kisah Menarik Dua Pemuda Jatim Jadi Damkar Tetap di Jepang!
  • Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juli 2026, Klaim Skin Gratis, Emote, dan Weapon Royale Voucher
  • MSU Medical Centre Bidik Pasien Indonesia, Tawarkan Layanan Jantung hingga Medical Check-up
  • Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Temuan Brankas di Rumah Pribadinya
  • Belgia Bidik Semifinal Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Tantang Spanyol Tampil Habis-habisan
  • Mariano Peralta Selangkah Lagi ke Persib? Ini Peringatan Bung Ropan untuk Maung Bandung
  • Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelombang Dukungan Mengalir di Cirebon: KH Abbas Abdul Jamil Layak Jadi Pahlawan Nasional

By Aga GustianaSabtu, 17 Mei 2025 13:10 WIB3 Mins Read
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., seorang tokoh terkemuka Nahdlatul Ulama. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suara dukungan lantang menggema dari Cirebon dalam sebuah acara Istighatsah dan Seminar yang mengangkat tema sentral: pengakuan KH Abbas Abdul Jamil sebagai Pahlawan Nasional. Bertempat di Pendopo Kabupaten Cirebon, acara ini menjadi panggung bagi Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., seorang tokoh terkemuka Nahdlatul Ulama yang juga putra dari Pahlawan Nasional KH Abdul Chalim, untuk menyampaikan aspirasi yang kuat. Beliau menekankan betapa krusialnya merangkai kembali jejak perjuangan KH Abbas agar mendapatkan pengakuan yang selayaknya di tingkat nasional.

Di hadapan para kiai, akademisi, dan santri yang memadati pendopo, Prof. Asep Chalim menyampaikan, “KH Abbas dan KH Abdul Chalim adalah sahabat seperjuangan yang tidak mencari gelar. Mereka berjuang untuk kemerdekaan, bukan untuk dikenang. Tapi sebagai generasi penerus, kita wajib menghormati jasa mereka.”

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pengakuan terhadap KH Abbas bukan sekadar penghormatan personal, melainkan akan membangkitkan kebanggaan kolektif bagi seluruh masyarakat Cirebon dan Jawa Barat.

Mengenang penolakan pengajuan sebelumnya, Prof. Asep Chalim mengaku kecewa namun tidak patah semangat. Beliau kini menginisiasi sebuah gerakan kolaboratif dengan melibatkan para cendekiawan untuk menelusuri sumber-sumber primer. Tujuannya adalah untuk menyusun narasi perjuangan KH Abbas yang solid, berbasis keilmuan dan sejarah yang akurat.

Baca Juga:  Tewaskan 10 Pekerja, Gubernur Jabar Bakal Tutup Permanen Tambang Gunung Kuda

Dengan nada mantap, Prof. Asep Chalim menyatakan, “KH Abbas sangat layak menjadi Pahlawan Nasional, karena beliau memiliki data-data primer paling lengkap. Ini merupakan bentuk temuan keilmuan yang luar biasa, dengan hampir 67 sumber primer telah kami kumpulkan.”

Baca Juga:  Aktivitas Tambang Gunung Kuda Cirebon Dihentikan Sementara Usai Longsor

Beliau juga menekankan pentingnya upaya bersama dan sosialisasi yang gencar melalui berbagai kanal informasi. “Perlu upaya maksimal untuk keberhasilan pengajuan ini, dan hal ini harus tersosialisasikan secara masif melalui media agar sampai kepada pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Keyakinan akan kelayakan KH Abbas semakin ditegaskan dengan lengkapnya profil yang telah disusun, yang menurut Prof. Asep Chalim telah memenuhi semua persyaratan administratif dan substantif.

“Kami berharap Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) bisa segera melanjutkan proses ini kepada Dewan Gelar, agar dapat disampaikan kepada Presiden,” harapnya.

Sebagai sosok yang bertanggung jawab penuh dalam penyusunan profil KH Abbas, Prof. Asep Chalim tidak menyembunyikan tantangan yang dihadapi. “Menyusun profil KH Abbas ini sangat sulit dan memerlukan waktu serta biaya yang besar. Namun saya tanggung semua sebagai bentuk kecintaan kepada beliau,” tuturnya dengan suara yang sarat emosi.

Baca Juga:  Bersumpah Anaknya Bukan Pembunuh Vina Cirebon, Ibunda Pegi: Dia Rela Jadi Tumbal

Nama KH Abbas sendiri bukanlah nama asing, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kontribusinya dalam melawan penjajah, terutama dalam peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya, telah mengukir jejak yang tak terhapuskan dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa.

Kegiatan istighatsah dan seminar ini menjadi bagian dari sebuah gerakan yang didasari oleh nilai-nilai moral dan kajian ilmiah, dengan satu tujuan mulia: mendorong pemerintah untuk menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Abbas Abdul Jamil pada peringatan Hari Pahlawan yang akan datang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon kh abbas abdul jamil Nasional Pahlawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Catat! Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Pengendara Diminta Lewat Jalur Ini

MSU Medical Centre Bidik Pasien Indonesia, Tawarkan Layanan Jantung hingga Medical Check-up

Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Temuan Brankas di Rumah Pribadinya

Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli

Kabar Duka! Mantan Mendag Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH BPNT Juli 2026, Simak Nominal dan Jadwal Pencairannya

Terpopuler
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.