Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Selasa, 27 Oktober 2026 19:44 WIB

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Selasa, 27 Oktober 2026 18:24 WIB

Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC

Selasa, 27 Oktober 2026 18:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelombang Dukungan Mengalir di Cirebon: KH Abbas Abdul Jamil Layak Jadi Pahlawan Nasional

By Aga GustianaSabtu, 17 Mei 2025 13:10 WIB3 Mins Read
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., seorang tokoh terkemuka Nahdlatul Ulama. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suara dukungan lantang menggema dari Cirebon dalam sebuah acara Istighatsah dan Seminar yang mengangkat tema sentral: pengakuan KH Abbas Abdul Jamil sebagai Pahlawan Nasional. Bertempat di Pendopo Kabupaten Cirebon, acara ini menjadi panggung bagi Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., seorang tokoh terkemuka Nahdlatul Ulama yang juga putra dari Pahlawan Nasional KH Abdul Chalim, untuk menyampaikan aspirasi yang kuat. Beliau menekankan betapa krusialnya merangkai kembali jejak perjuangan KH Abbas agar mendapatkan pengakuan yang selayaknya di tingkat nasional.

Di hadapan para kiai, akademisi, dan santri yang memadati pendopo, Prof. Asep Chalim menyampaikan, “KH Abbas dan KH Abdul Chalim adalah sahabat seperjuangan yang tidak mencari gelar. Mereka berjuang untuk kemerdekaan, bukan untuk dikenang. Tapi sebagai generasi penerus, kita wajib menghormati jasa mereka.”

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pengakuan terhadap KH Abbas bukan sekadar penghormatan personal, melainkan akan membangkitkan kebanggaan kolektif bagi seluruh masyarakat Cirebon dan Jawa Barat.

Mengenang penolakan pengajuan sebelumnya, Prof. Asep Chalim mengaku kecewa namun tidak patah semangat. Beliau kini menginisiasi sebuah gerakan kolaboratif dengan melibatkan para cendekiawan untuk menelusuri sumber-sumber primer. Tujuannya adalah untuk menyusun narasi perjuangan KH Abbas yang solid, berbasis keilmuan dan sejarah yang akurat.

Baca Juga:  Ustaz Cabul Predator Anak di Cirebon Diringkus Polisi

Dengan nada mantap, Prof. Asep Chalim menyatakan, “KH Abbas sangat layak menjadi Pahlawan Nasional, karena beliau memiliki data-data primer paling lengkap. Ini merupakan bentuk temuan keilmuan yang luar biasa, dengan hampir 67 sumber primer telah kami kumpulkan.”

Baca Juga:  Gibran Lakukan Kunjungan Balasan ke Kediaman Ulama di Cirebon

Beliau juga menekankan pentingnya upaya bersama dan sosialisasi yang gencar melalui berbagai kanal informasi. “Perlu upaya maksimal untuk keberhasilan pengajuan ini, dan hal ini harus tersosialisasikan secara masif melalui media agar sampai kepada pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Keyakinan akan kelayakan KH Abbas semakin ditegaskan dengan lengkapnya profil yang telah disusun, yang menurut Prof. Asep Chalim telah memenuhi semua persyaratan administratif dan substantif.

“Kami berharap Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) bisa segera melanjutkan proses ini kepada Dewan Gelar, agar dapat disampaikan kepada Presiden,” harapnya.

Sebagai sosok yang bertanggung jawab penuh dalam penyusunan profil KH Abbas, Prof. Asep Chalim tidak menyembunyikan tantangan yang dihadapi. “Menyusun profil KH Abbas ini sangat sulit dan memerlukan waktu serta biaya yang besar. Namun saya tanggung semua sebagai bentuk kecintaan kepada beliau,” tuturnya dengan suara yang sarat emosi.

Baca Juga:  ITB Cirebon Berhasil Jalankan Program Studi di Luar Kampus Utama

Nama KH Abbas sendiri bukanlah nama asing, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kontribusinya dalam melawan penjajah, terutama dalam peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya, telah mengukir jejak yang tak terhapuskan dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa.

Kegiatan istighatsah dan seminar ini menjadi bagian dari sebuah gerakan yang didasari oleh nilai-nilai moral dan kajian ilmiah, dengan satu tujuan mulia: mendorong pemerintah untuk menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Abbas Abdul Jamil pada peringatan Hari Pahlawan yang akan datang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.