Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 19:18 WIB

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Kamis, 13 Agustus 2026 18:34 WIB

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Kamis, 13 Agustus 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tewaskan 10 Pekerja, Gubernur Jabar Bakal Tutup Permanen Tambang Gunung Kuda

By SusanaJumat, 30 Mei 2025 19:30 WIB2 Mins Read
Musibah longsor terjadi di kawasan Gunung Kuda Bobos, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon pada Jumat (30/5/2025). Foto: Instagram @alexanewsid.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas dengan menutup secara permanen aktivitas tambang galian C di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Keputusan ini diambil menyusul bencana longsor yang merenggut nyawa 10 pekerja tambang dan menyebabkan belasan lainnya dilaporkan hilang pada Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Lewat akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyampaikan rasa dukanya yang mendalam atas insiden tersebut.

“Saya menerima kabar duka. Diperkirakan lebih dari 10 orang tertimbun akibat longsor di lokasi tambang,” ungkap Dedi dikutip dari Instagram resminya, Jumat (30/5/2025).

Dedi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengungkapkan bahwa sejauh ini baru empat jenazah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Upaya pencarian korban lainnya masih terus dilakukan.

KDM juga menuturkan bahwa dirinya pernah meninjau langsung area pertambangan tersebut ketika masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

Ia mengaku saat itu sudah menilai area tambang tersebut sangat rawan dan tidak memenuhi standar keselamatan kerja, meski telah mengantongi izin operasi resmi sejak 2020 hingga Oktober 2025.

“Saya tahu sejak lama aktivitas tambang ini berisiko tinggi bagi keselamatan. Tapi karena izinnya sah dan masih berlaku, saya dulu tidak punya wewenang untuk menghentikan,” jelasnya.

Kini, dengan kewenangannya sebagai Gubernur Jabar, KDM telah memerintahkan Dinas ESDM beserta jajaran terkait untuk menutup aktivitas pertambangan tersebut secara total. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi aktivitas penambangan di wilayah itu.

“Saya sudah minta jajaran Pemprov Jabar yang berada di lokasi untuk mengambil tindakan tegas. Perusahaan tambang tersebut harus dihentikan operasinya untuk selamanya,” tegasnya.

KDM juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menyebut para korban adalah tulang punggung keluarga yang bekerja di bawah ancaman bahaya demi menghidupi orang terkasih.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan memberikan kekuatan serta kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama pelaku usaha, agar tidak mengabaikan aspek keselamatan dan dampak lingkungan dalam menjalankan bisnis, khususnya di sektor pertambangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor hebat melanda tambang galian C Gunung Kuda pada Jumat pagi. Bencana tersebut menyebabkan 10 orang tewas dan 9 lainnya mengalami luka-luka. Para korban telah dievakuasi ke RS Sumber Hurip, Cirebon, untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon Dedi Mulyadi Gunung Kuda longsor tambang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.