Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Minggu, 28 Juni 2026 12:09 WIB

Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi

Minggu, 28 Juni 2026 11:31 WIB

Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru

Minggu, 28 Juni 2026 11:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
  • Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory
  • Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tewaskan 10 Pekerja, Gubernur Jabar Bakal Tutup Permanen Tambang Gunung Kuda

By SusanaJumat, 30 Mei 2025 19:30 WIB2 Mins Read
Musibah longsor terjadi di kawasan Gunung Kuda Bobos, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon pada Jumat (30/5/2025). Foto: Instagram @alexanewsid.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas dengan menutup secara permanen aktivitas tambang galian C di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Keputusan ini diambil menyusul bencana longsor yang merenggut nyawa 10 pekerja tambang dan menyebabkan belasan lainnya dilaporkan hilang pada Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Lewat akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyampaikan rasa dukanya yang mendalam atas insiden tersebut.

“Saya menerima kabar duka. Diperkirakan lebih dari 10 orang tertimbun akibat longsor di lokasi tambang,” ungkap Dedi dikutip dari Instagram resminya, Jumat (30/5/2025).

Dedi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengungkapkan bahwa sejauh ini baru empat jenazah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Upaya pencarian korban lainnya masih terus dilakukan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tetap Selidiki Dugaan Pemotongan Dana Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor

KDM juga menuturkan bahwa dirinya pernah meninjau langsung area pertambangan tersebut ketika masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

Ia mengaku saat itu sudah menilai area tambang tersebut sangat rawan dan tidak memenuhi standar keselamatan kerja, meski telah mengantongi izin operasi resmi sejak 2020 hingga Oktober 2025.

“Saya tahu sejak lama aktivitas tambang ini berisiko tinggi bagi keselamatan. Tapi karena izinnya sah dan masih berlaku, saya dulu tidak punya wewenang untuk menghentikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Patut Dicontoh, Guru SD di Cianjur Ajarkan Murid Cara Cuci dan Setrika Baju

Kini, dengan kewenangannya sebagai Gubernur Jabar, KDM telah memerintahkan Dinas ESDM beserta jajaran terkait untuk menutup aktivitas pertambangan tersebut secara total. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi aktivitas penambangan di wilayah itu.

“Saya sudah minta jajaran Pemprov Jabar yang berada di lokasi untuk mengambil tindakan tegas. Perusahaan tambang tersebut harus dihentikan operasinya untuk selamanya,” tegasnya.

KDM juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menyebut para korban adalah tulang punggung keluarga yang bekerja di bawah ancaman bahaya demi menghidupi orang terkasih.

Baca Juga:  Guncangan di Pemprov Jabar: Wagub Kecewa, Gubernur Dukung Sekda

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan memberikan kekuatan serta kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama pelaku usaha, agar tidak mengabaikan aspek keselamatan dan dampak lingkungan dalam menjalankan bisnis, khususnya di sektor pertambangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor hebat melanda tambang galian C Gunung Kuda pada Jumat pagi. Bencana tersebut menyebabkan 10 orang tewas dan 9 lainnya mengalami luka-luka. Para korban telah dievakuasi ke RS Sumber Hurip, Cirebon, untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon Dedi Mulyadi Gunung Kuda longsor tambang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.