Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tolak Film Demi Hijab! Kisah Pilu Celine Evangelista: Dari Korban Fitnah hingga Temukan Ketenangan Mualaf

Senin, 13 Juli 2026 10:02 WIB

Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?

Senin, 13 Juli 2026 09:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem FF Hari Ini: Klaim Skin dan Item Eksklusif Gratis, Senin 13 Juli 2026!

Senin, 13 Juli 2026 08:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tolak Film Demi Hijab! Kisah Pilu Celine Evangelista: Dari Korban Fitnah hingga Temukan Ketenangan Mualaf
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Update Kode Redeem FF Hari Ini: Klaim Skin dan Item Eksklusif Gratis, Senin 13 Juli 2026!
  • Bukan Cuma Al-Jabbar! Gedebage Bandung Kini Punya 5 Destinasi Wisata Hits yang Wajib Dikunjungi
  • Resmi Cair! Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Penerima Lewat HP
  • Baru Kembali Berlatih, Luciano Guaycochea Langsung Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival Persib
  • Densus 88 Geledah Kontrakan Pedagang Es Teh Usai Ledakan Dadaha
  • Luka Menalo Bongkar Alasan Pilih Persib, Pengakuannya soal Bobotoh Bikin Bangga!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’ Viral, Pejabat Diminta Tak Semena-mena

By Aga GustianaSabtu, 20 September 2025 10:03 WIB2 Mins Read
Stop Tot Tot Wuk Wuk
Viral gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gerakan masyarakat di media sosial bertajuk ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’ tengah menjadi sorotan publik. Kampanye ini menyerukan penolakan terhadap penggunaan sirine dan strobo oleh pejabat di jalan raya yang dinilai sering dilakukan secara semena-mena.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah sudah memberikan arahan resmi terkait etika pemakaian fasilitas tersebut.

“Tentunya kita harus memperhatikan kepatutan, kemudian memperhatikan ketertiban masyarakat pengguna jalan yang lain sehingga bukan berarti menggunakan fasilitas tersebut, semena-mena atau semau-maunya itu,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/9/2025).

Prasetyo menjelaskan, penggunaan sirine dan strobo memang dimungkinkan dalam kondisi tertentu. Namun, tetap ada batasan yang harus dipatuhi agar tidak merugikan pengguna jalan lain. Ia bahkan mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang kerap memilih untuk tidak menggunakan fasilitas tersebut.

Baca Juga:  Dari Den Haag ke Mataram, Akar Ningrat dan Darah Biru Mengalir di Tubuh Prabowo Subianto

“Kalaupun lampu merah juga berhenti, ketika tidak ada sesuatu yang sangat terburu-buru mencapai tempat tertentu,” tambahnya.

Di sisi lain, gerakan ini juga menjadi perhatian Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas). Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menuturkan bahwa pihaknya telah mengevaluasi penggunaan pengawalan dengan sirine dan strobo.

Baca Juga:  Prabowo Resmi Jadi Jenderal Kehormatan Bintang 4, Jokowi: Berbakti Sepenuhnya pada Rakyat

“Ini kita evaluasi biarpun ada ketentuannya pada saat kapan menggunakan sirene termasuk tot tot,” jelas Agus di Mabes Polri.

Ia menegaskan, tren pengawalan dengan bunyi sirine yang mengganggu masyarakat kini diupayakan untuk tidak lagi dipakai. “Semoga tidak usah harus pakai tot tot lagi lah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Prabowo Apresiasi Jasa Besar Nahdlatul Ulama Terhadap Lahirnya Indonesia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Istana korlantas Prabowo Subianto sirine pejabat stop tot tot wuk wuk strobo pejabat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Resmi Cair! Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Penerima Lewat HP

Densus 88 Geledah Kontrakan Pedagang Es Teh Usai Ledakan Dadaha

pembunuhan

Ledakan Keras Hancurkan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Korban Meninggal Dunia

Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Terpopuler
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
  • Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.