Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Abah Setu Minta Maaf Usai Viral, MUI Singgung Pernyataan soal Nabi Muhammad

Jumat, 11 September 2026 10:37 WIB

Yudai Yamamoto Kembali Pimpin Persija vs Persib, Maung Bandung Punya Catatan Ini

Jumat, 11 September 2026 10:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 11 September 2026 Anjlok Lagi, Cek Rincian Lengkapnya

Jumat, 11 September 2026 09:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Abah Setu Minta Maaf Usai Viral, MUI Singgung Pernyataan soal Nabi Muhammad
  • Yudai Yamamoto Kembali Pimpin Persija vs Persib, Maung Bandung Punya Catatan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 11 September 2026 Anjlok Lagi, Cek Rincian Lengkapnya
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik! Cek Daftar Lengkap di Pegadaian 11 September 2026
  • Bismillah Tobat! Bos Sound Horeg Resmi Pensiun: Alat Dijual, Sisanya Siap Dipakai Pengajian
  • Spesial 11 September 2026, Ini Daftar Kode Redeem FF Aktif dan Cara Klaimnya
  • Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya
  • Persija vs Persib Jadi Sajian Utama! Ini Jadwal Lengkap Super League Pekan Kedua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 11 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hadirkan Mantan Menteri Keuangan, Bey Harap Lewat Capacity Building Wawasan OPD dan BUMD Meningkat

By SusanaRabu, 26 Juni 2024 23:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemprov Jabar terus mempertajam kapasitas dan kapabilitas para kepala perangkat daerah serta dirut BUMD agar berbagai program pembangunan terakselerasi dengan lebih cepat.

Peningkatan kompetensi para pimpinan perangkat daerah dan BUMD ini dikemas dalam acara Capacity Building Jabar Caang secara berseri.

Kali ini tema yang diangkat “West Java Economic Outlook 2025” dengan menghadirkan Menteri Keuangan RI periode 2013 – 2014 Chatib Basri di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (26/6/2024).

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, capacity building bagi para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memimpin organisasinya.

Dengan menghadirkan pembicara berkompeten dan berpengalaman, Bey berharap setelah capacity building ini para pimpinan menularkan pengetahuan baru yang didapat di kantor.

Baca Juga:  Kurangi Pengangguran, Sekolah Vokasi IPB Jadi Upaya Percepatan Berkarir di Dunia Indistri

“Saya mengharapkan mereka menularkan apa yang diterima kepada teman-teman staf di kantornya,” ujar Bey Machmudin usai acara.

Bey menuturkan, menghadirkan Chatib Basri merupakan tahap awal. Nanti akan ada pembicara kelas nasional lain yang tidak kalah berpengalaman.

“Mendatang kita akan mengundang narasumber level nasional lain, misalnya Pak Ignatius Jonan. Capacity building ini tidak sekedar memberikan pengetahuan, tapi juga kemampuan atau skill dari kepala OPD,” jelas Bey.

Dalam materinya, Chatib Basri mengajak para kepala perangkat daerah dan BUMD berdiskusi mengenai situasi ekonomi global dan dampaknya terhadap perekonomian nasional dan daerah, khususnya Jawa Barat.

Chatib Basri mengungkapkan, Jabar dengan segala potensinya, seperti alam dan jumlah penduduk yang hampir 50 juta, bisa meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

Baca Juga:  Bey Dukung Program Suplementasi Gizi untuk Ibu Hamil demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

“Pertumbuhan ekonomi Jabar sudah relatif baik di 5 persen, tapi sebetulnya ada potensi-potensi yang bisa dikembangkan ke depan,” kata Chatib Basri.

Menurut Chatib, sektor pariwisata dan UMKM memiliki masa depan cerah apabila pendampingan dari Pemprov Jabar dan akselerasinya di kabupaten dan kota, berjalan optimal.

“Ketika pasar di luar agak repot, kita juga harus melihat (pasar) lokalnya seperti apa,” tutup Chatib.

Diketahui, Pemprov sendiri menargetkan pada 2025 laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jabar di angka 5-6 persen dan menjaga inflasi tetap di kisaran angka 2 – 3 persen. Pada 2023 inflasi Jabar di angka 2,48 persen.

Baca Juga:  Dari Simulasi Program Makan Bergizi Gratis hingga Flyover Ciroyom Jadi Isu Penting Pembahasan Pj Gubernur Jabar

Pada RPJMD 2025-2030, Jabar mengusung tema pemerataan pembangunan dengan enam prioritas, dan yang pertama adalah pertumbuhan ekonomi berbasis peningkatan kapasitas UMKM, petani, nelayan dan budidaya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Sebagai penunjang, Pemprov juga memprioritaskan pengembangan infrastruktur konektivitas wilayah, pengelolaan lingkungan hidup, serta gerakan membangun desa.

Potensi lain yang dilirik ada 2025 adalah digitalisasi ekonomi dan industri berbasis teknologi. Dengan status Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar dan tercepat di Asia Tenggara, ekonomi digital nasional pada 2025 diprediksi naik mencapai USD124 miliar.

Untuk itu, Pemprov akan memanfaatkan peluang ini dengan terus mendukung pertumbuhan start up dengan menciptakan ekosistem bisnis digital yang sehat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin BUMD ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Abah Setu Minta Maaf Usai Viral, MUI Singgung Pernyataan soal Nabi Muhammad

Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

NIK KTP Jadi Kunci! Begini Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP

Pernyataan soal Nabi Muhammad Picu Kegaduhan, Abah Setu Akhirnya Minta Maaf

Buntut Tegur Pendaki Ilegal, Pos Simaksi Gunung Gede Pangrango Dirusak dan Petugas Dianiaya

Bukan Dibunuh ODGJ, Kakek di Garut Tewas di Tangan Pemabuk yang Tersinggung Saat Ditegur

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.