Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Abah Setu Minta Maaf Usai Viral, MUI Singgung Pernyataan soal Nabi Muhammad

Jumat, 11 September 2026 10:37 WIB

Yudai Yamamoto Kembali Pimpin Persija vs Persib, Maung Bandung Punya Catatan Ini

Jumat, 11 September 2026 10:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 11 September 2026 Anjlok Lagi, Cek Rincian Lengkapnya

Jumat, 11 September 2026 09:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Abah Setu Minta Maaf Usai Viral, MUI Singgung Pernyataan soal Nabi Muhammad
  • Yudai Yamamoto Kembali Pimpin Persija vs Persib, Maung Bandung Punya Catatan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 11 September 2026 Anjlok Lagi, Cek Rincian Lengkapnya
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik! Cek Daftar Lengkap di Pegadaian 11 September 2026
  • Bismillah Tobat! Bos Sound Horeg Resmi Pensiun: Alat Dijual, Sisanya Siap Dipakai Pengajian
  • Spesial 11 September 2026, Ini Daftar Kode Redeem FF Aktif dan Cara Klaimnya
  • Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya
  • Persija vs Persib Jadi Sajian Utama! Ini Jadwal Lengkap Super League Pekan Kedua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 11 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Abah Setu Minta Maaf Usai Viral, MUI Singgung Pernyataan soal Nabi Muhammad

By SusanaJumat, 11 September 2026 10:37 WIB3 Mins Read
Abah Setu meminta maaf terkait video yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas merespons kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang melibatkan pimpinan Majelis Darul Nurul Hikam di Bekasi, Asep Setiawan atau Abah Setu.

Abah Setu sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf setelah menjalani klarifikasi dan mediasi dengan sejumlah pihak di Mapolres Metro Bekasi.

Anwar Abbas mengatakan dirinya memaafkan Abah Setu atas pernyataan yang dinilai menyinggung umat Islam. Namun, ia menegaskan permintaan maaf tidak serta-merta menghentikan proses hukum apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

“Kalau ada orang merasa bersalah lalu minta maaf ya dimaafkan. Tetapi yang bersangkutan juga melanggar hukum yang berlaku dalam negara RI, oleh karena itu pihak dari penegak hukum tentu harus bisa menegakkan hukum. Bagaimana cara dan prosedurnya tentu mereka sudah dan lebih tahu,” kata Anwar Abbas saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).

Menurut Anwar, pernyataan Abah Setu dalam video yang beredar di media sosial sudah melewati batas. Ia menilai terdapat ucapan yang terkesan merendahkan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:  Tidak Pernah Rilis Daftar Produk untuk Diboikot, MUI: yang Diharamkan Aktivitas Dukungan pada Israel

“Ya kelewatan, bahasanya merendahkan Nabi Muhammad dan terkesan sangat congkak,” ujar Anwar.

Anwar Abbas Soroti Pernyataan soal Nabi Muhammad

Anwar Abbas juga menyoroti pernyataan Abah Setu yang menyinggung Nabi Muhammad sebagai sosok yang berasal dari Madinah.

Menurut dia, pernyataan tersebut berpotensi menyakiti umat Islam, khususnya mereka yang meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah.

“Dia bilang ‘yang disebut Muhammad itu yang mana sih? Orang Madinah itu’, kata-kata ini jelas sangat menyakitkan bagi orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya,” tutur Anwar.

Ia pun menyerahkan proses selanjutnya kepada aparat penegak hukum untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

Abah Setu Sampaikan Permintaan Maaf

Sebelumnya, polisi telah melakukan klarifikasi terhadap Asep Setiawan atau Abah Setu terkait dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:  MUI: Islam Ajarkan Cinta Kasih Setiap Hari, Bukan Hanya saat Valentine

Dalam proses klarifikasi dan mediasi tersebut, Abah Setu menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan keberatan di tengah masyarakat.

“Dalam forum tersebut, Asep Setiawan menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan keberatan di tengah masyarakat. Sementara itu, informasi dan keterangan yang telah diperoleh masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).

Klarifikasi dan mediasi berlangsung di Mapolres Metro Bekasi. Sejumlah pihak turut dilibatkan, mulai dari unsur MUI Kabupaten Bekasi, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Polisi memastikan pendalaman terhadap peristiwa tersebut tetap dilakukan.

“Kepolisian selanjutnya tetap mendalami peristiwa tersebut, memantau dan berkomunikasi dengan para pihak guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Budi.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak mengambil tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Masyarakat juga diimbau tetap menjaga ketenangan serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Baca Juga:  MUI Ikut Campur Mulu? Aturan Baru 17 Agustusan Bikin Kreativitas Karnaval Bentrok dengan Batasan Syariat?

Dugaan Penghinaan Nabi Muhammad Viral di Media Sosial

Kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW tersebut sebelumnya menjadi viral setelah rekaman video Abah Setu beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, Abah Setu terlihat berbicara di hadapan jemaahnya dan menyinggung mengenai Nabi Muhammad SAW.

Ia juga menyebut pengikutnya “terjebak syariat” serta melontarkan sejumlah pernyataan kontroversial yang kemudian menuai kecaman dari masyarakat.

Dalam rekaman yang beredar, Abah Setu juga meminta pengikutnya untuk tidak mengikuti pengajian di Majelis Dzikir Nurul Hikam yang dipimpinnya.

Video tersebut kemudian memicu reaksi warga. Massa bahkan mendatangi Majelis Darul Nurul Hikam pada Senin (7/9/2026) malam.

Di tengah polemik tersebut, Abah Setu akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Sementara itu, polisi masih mendalami informasi dan keterangan yang berkaitan dengan kasus dugaan penghinaan Nabi Muhammad SAW tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abah Setu Anwar Abbas dugaan penghinaan Nabi Muhammad MUI penghinaan Nabi Muhammad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Salah! Ini Daftar Bansos yang Masih Disalurkan September 2026 dan Cara Ceknya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

NIK KTP Jadi Kunci! Begini Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP

Pernyataan soal Nabi Muhammad Picu Kegaduhan, Abah Setu Akhirnya Minta Maaf

Buntut Tegur Pendaki Ilegal, Pos Simaksi Gunung Gede Pangrango Dirusak dan Petugas Dianiaya

Bukan Dibunuh ODGJ, Kakek di Garut Tewas di Tangan Pemabuk yang Tersinggung Saat Ditegur

KUA-PPAS Bekasi 2027 Disepakati, DPRD Dorong BUMD Lebih Kontributif ke PAD

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.