Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Antusias Gabung Persib, Siap Buktikan Ketajaman di Depan Bobotoh

Selasa, 14 Juli 2026 13:09 WIB
Kode Redeem FF

Garena Bagi-Bagi Hadiah! Kode Redeem Free Fire MAX 14 Juli 2026 Siap Diklaim

Selasa, 14 Juli 2026 12:34 WIB

Resmi Berlabuh di Persib, Gakuto Notsuda Ungkap Alasan Pilih Nomor 17

Selasa, 14 Juli 2026 12:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Antusias Gabung Persib, Siap Buktikan Ketajaman di Depan Bobotoh
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah! Kode Redeem Free Fire MAX 14 Juli 2026 Siap Diklaim
  • Resmi Berlabuh di Persib, Gakuto Notsuda Ungkap Alasan Pilih Nomor 17
  • Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
  • Viral Dugaan Penipuan Dosen UPI, Kampus Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
  • Messi Berdarah, Romero Kelelahan! Begini Kondisi Skuad Argentina Jelang Lawan Inggris
  • Jupe Ungkap Perbedaan Jadi Asisten Pelatih Persib, Sebut Tantangan Musim Ini Lebih Berat
  • Harga Emas Hari Ini 14 Juli 2026 Turun! Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Melemah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 14 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Dukung Program Suplementasi Gizi untuk Ibu Hamil demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

By SusanaKamis, 17 Oktober 2024 20:20 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Nasional Multiple Micronutrient Supplement (MMS) bagi ibu hamil menjadi landasan penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan.

Hal ini disampaikan Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, saat menghadiri peluncuran Program Nasional MMS Multivitamin Ibu Hamil di UPT Puskesmas Cempaka Arum, Kota Bandung, pada Kamis (17/10/2024).

Bey menegaskan bahwa program MMS tidak hanya bertujuan untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Saya mendukung penuh kebijakan Kementerian Kesehatan yang menetapkan standar suplemen gizi mikro bagi ibu hamil. Ini adalah langkah strategis menyongsong Indonesia Emas 2045, di mana kita memerlukan generasi yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga:  Kian Merajalela, Jabar Deklarasikan Gerakan Tolak Judol dan Pinjol Ilegal

Provinsi Jabar, yang memiliki jumlah penduduk terbesar, serius menangani kesehatan ibu dan anak. Peningkatan gizi ibu hamil menjadi penting dalam menekan angka stunting dan anemia. MMS berperan signifikan dalam memenuhi kebutuhan zat besi, asam folat, dan manfaat lainnya bagi ibu dan bayi.

“Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mendukung implementasi program MMS di seluruh wilayah, memastikan Puskesmas dan rumah sakit mendistribusikannya secara efektif, termasuk ke daerah terpencil,” tambah Bey.

Baca Juga:  Langgar Aturan Domisili, 31 Pendaftar PPDB di Kota Bandung Didiskualifikasi

Peluncuran MMS ini adalah bukti kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan donor internasional. Bey menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk memastikan setiap ibu hamil mendapatkan gizi yang cukup.

“Saya berharap program ini berjalan lancar dan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi, serta menjadi landasan bagi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa program MMS diluncurkan untuk menyehatkan dan mencerdaskan bayi yang baru lahir.

Baca Juga:  Bey Machmudin Mainkan Genteng sebagai Alat Musik dalam Riksa Budaya Jabar 2024

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MMS dapat meningkatkan gizi ibu hamil, sehingga bayi lahir lebih sehat, mengurangi stunting, dan menurunkan angka kematian bayi,” ungkap Budi.

Budi menyebutkan bahwa pemilihan Jabar sebagai provinsi pertama untuk program MMS didasarkan pada jumlah ibu hamil yang paling banyak.

“Kita berharap peluncuran ini dapat mengurangi kelahiran bayi yang bermasalah dalam gizi,” tuturnya.

Secara nasional, terdapat 15 provinsi, termasuk Jabar, yang telah diberikan program multivitamin untuk ibu hamil ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin generasi Indonesia Emas 2045 Kementerian Kesehatan MMS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Macan Tutul

Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya

Viral Dugaan Penipuan Dosen UPI, Kampus Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Keluarga Buka Suara! 7 Saudara Kandung Bupati Gowa Ungkap Skandal dan Dugaan Penyimpangan HT!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Ketinggalan! PKH dan BPNT Tahap 3 Segera Dicairkan, Cek Status Anda Sekarang Lewat NIK KTP

Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Disalurkan, Cek Status Anda Sekarang

Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.