Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Jumat, 23 Oktober 2026 19:41 WIB

Persib Kembali Dihadapkan ‘Tradisi Lambat Panas’, Tanda-tanda Juara Lagi?

Jumat, 23 Oktober 2026 19:00 WIB

Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah

Jumat, 23 Oktober 2026 18:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?
  • Persib Kembali Dihadapkan ‘Tradisi Lambat Panas’, Tanda-tanda Juara Lagi?
  • Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah
  • Karier Hancur dalam 10 Menit? Mengenal Irenna Kristyn, Influencer yang Disorot Gara-gara Sindir Biaya Hidup
  • Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?
  • Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan
  • Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem
  • Dua Emas Lagi! Indonesia Kokoh di 10 Besar Asian Para Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Dukung Program Suplementasi Gizi untuk Ibu Hamil demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

By SusanaKamis, 17 Oktober 2024 20:20 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Nasional Multiple Micronutrient Supplement (MMS) bagi ibu hamil menjadi landasan penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan.

Hal ini disampaikan Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, saat menghadiri peluncuran Program Nasional MMS Multivitamin Ibu Hamil di UPT Puskesmas Cempaka Arum, Kota Bandung, pada Kamis (17/10/2024).

Bey menegaskan bahwa program MMS tidak hanya bertujuan untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Saya mendukung penuh kebijakan Kementerian Kesehatan yang menetapkan standar suplemen gizi mikro bagi ibu hamil. Ini adalah langkah strategis menyongsong Indonesia Emas 2045, di mana kita memerlukan generasi yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga:  Sepanjang 2023, Pemprov Jabar Gelar 138 Pasar Murah Demi Jaga Harga Pangan

Provinsi Jabar, yang memiliki jumlah penduduk terbesar, serius menangani kesehatan ibu dan anak. Peningkatan gizi ibu hamil menjadi penting dalam menekan angka stunting dan anemia. MMS berperan signifikan dalam memenuhi kebutuhan zat besi, asam folat, dan manfaat lainnya bagi ibu dan bayi.

“Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mendukung implementasi program MMS di seluruh wilayah, memastikan Puskesmas dan rumah sakit mendistribusikannya secara efektif, termasuk ke daerah terpencil,” tambah Bey.

Baca Juga:  Bey Machmudin Harap Sekda Terpilih Jangan Cari Popularitas

Peluncuran MMS ini adalah bukti kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan donor internasional. Bey menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk memastikan setiap ibu hamil mendapatkan gizi yang cukup.

“Saya berharap program ini berjalan lancar dan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi, serta menjadi landasan bagi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa program MMS diluncurkan untuk menyehatkan dan mencerdaskan bayi yang baru lahir.

Baca Juga:  Dipimpin Katarina Endang, Bey Harap Kejati dan Pemprov Jabar Terus Bersinergi

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MMS dapat meningkatkan gizi ibu hamil, sehingga bayi lahir lebih sehat, mengurangi stunting, dan menurunkan angka kematian bayi,” ungkap Budi.

Budi menyebutkan bahwa pemilihan Jabar sebagai provinsi pertama untuk program MMS didasarkan pada jumlah ibu hamil yang paling banyak.

“Kita berharap peluncuran ini dapat mengurangi kelahiran bayi yang bermasalah dalam gizi,” tuturnya.

Secara nasional, terdapat 15 provinsi, termasuk Jabar, yang telah diberikan program multivitamin untuk ibu hamil ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Indonesia Emas 2045
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.