Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia

Kamis, 25 Juni 2026 10:17 WIB

Diduga Ada Korban Lain, Polisi Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Taufik Hidayat

Kamis, 25 Juni 2026 09:36 WIB

Geger Bursa Transfer! Persib Bidik 6 Pemain Asing Sekaligus, Ada Eks Real Madrid

Kamis, 25 Juni 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
  • Diduga Ada Korban Lain, Polisi Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Taufik Hidayat
  • Geger Bursa Transfer! Persib Bidik 6 Pemain Asing Sekaligus, Ada Eks Real Madrid
  • Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet
  • Son Heung-min Siap Menggila! Korea Selatan Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Terancam Pulang
  • Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?
  • Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 25 Juni 2026 Melalui Fitur DANA Kaget
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Hari Ini 25 Juni 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hilang Lima Hari, Bocah 8 Tahun Ini Ditemukan di Habitat Singa Buas

By Aga GustianaJumat, 10 Januari 2025 20:03 WIB2 Mins Read
Ilustrasi singa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang bocah berusia 8 tahun bernama Tinotenda Putu berhasil bertahan hidup selama lima hari di tengah habitat singa buas.

Tinotenda Putu hilang dari desanya di wilayah barat laut Zimbabwe pada 27 Desember 2024 lalu. Ia ditemukan di Taman Nasional Matusadona, yang dihuni hewan-hewan buas, termasuk singa.

Sebelum ditemukan, tim penyelamat sempat terhambat oleh hujan lebat di wilayah tersebut yang membuat mereka kesulitan menemukan jejak kakinya.

Kemudian, pada 30 Desember, jejak kaki bocah itu ditemukan di area taman dan Tinotenda ditemukan pada dini hari keesokan harinya.

Anggota parlemen untuk wilayah Mashonaland Barat, Mutsa Murombedzi turut membagikan kabar gembira penyelamatan tersebut sebagai ‘keajaiban’ dalam sebuah posting di X.

Baca Juga:  Keberanian Bocah 12 Tahun Ungkap Kekejian Ayah Tiri di Sukabumi

Ia mengatakan, anak tersebut telah “berjalan menjauh, kehilangan arah, dan tanpa sadar menuju ke Taman Margasatwa Matusadonha yang berbahaya.”

Menurut pengakuan Tinotenda, ia sempat mendengar kendaraan penjaga taman dan mencoba berlari ke arah suara tersebut, sayangnya ia terlambat untuk mencapai mereka.

Beruntung, para penjaga taman kembali ke area tersebut dan melihat jejak kaki manusia kecil yang mengarahkan mereka ke anak laki-laki tersebut.

“Ini mungkin kesempatan terakhirnya untuk diselamatkan setelah lima hari di alam liar,” tulisnya.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Kasus Kematian Bocah 6 Tahun di Drainase Kolam Renang Garut

Mengutip lembaga nirlaba African Parks, taman nasional itu dihuni oleh berbagai satwa liar, termasuk gajah, zebra, kuda nil, singa dan kerbau.

Sementara Tinotenda diperkirakan telah berjalan melalui medan yang dipenuhi singa sejauh 49 kilometer. Ia menyusuri area tersebut selama lima hari.

Tinotenda bisa bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar dan meminum air tanah.

“Diperkirakan ia berjalan melalui medan yang keras di Taman Nasional Matusadonha yang dipenuhi singa sejauh 49 kilometer dari desanya hingga ke titik tempat ia ditemukan,” kata Zimbabwe Parks dalam sebuah pernyataan.

“Selama periode ini, ia bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar dan menggali lubang kecil di sepanjang tepi sungai yang kering untuk mengakses air bawah tanah untuk diminum, sebuah teknik yang dikenal di daerah rawan kekeringan,” keterangan ditambahkan.

Baca Juga:  Arkeolog Temukan Patung Manusia Singa, Jejak Kepercayaan Agama Tertua di Dunia

Setelah ditemukan, Tinotenda langsung dibawa ke klinik setempat untuk pemeriksaan awal dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk evaluasi medis lebih lanjut.

Kabar terbaru mengatakan, bocah itu telah beristirahat dan dalam kondisi stabil. Ia akan diperiksa oleh tim kesehatan mental untuk memastikan ia tidak mengalami trauma yang berkepanjangan akibat insiden tersesat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bocah Singa zimbambwe
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet

Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 25 Juni 2026 Melalui Fitur DANA Kaget

Klaim Segera! Kode Redeem FF Hari Ini 25 Juni 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis

Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ Heboh di Media Sosial, Warganet Buru Link Telegram

Canggih! WhatsApp Web Resmi Dukung Video Call Grup, Ini Cara Pakainya!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.