Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih

Jumat, 3 Juli 2026 21:04 WIB

Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada

Jumat, 3 Juli 2026 20:43 WIB

Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas

Jumat, 3 Juli 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
  • Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada
  • Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas
  • Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat
  • Sapi Matilda Jadi Inspirasi Bisnis, Hartono Soekwanto Siapkan Brand Es Krim
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
  • Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri
  • Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HIV Meningkat di Kalangan Remaja Jabar, Seks Pertama Usia 13 Tahun

By Aga GustianaSenin, 7 Juli 2025 12:44 WIB3 Mins Read
Ilustrasi virus HIV/AIDS
Ilustrasi virus HIV/AIDS. (Foto: kalhh dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Usia remaja yang pertama kali terlibat dalam hubungan seksual kini makin dini, memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesehatan dan penyebaran HIV/AIDS. Temuan ini mengemuka dari survei Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Barat yang dilakukan pada 2022.

Landry Kusmono, Pengelola Program KPA Jawa Barat, mengungkapkan bahwa hasil survei menunjukkan rata-rata siswa SMA mengaku pertama kali melakukan hubungan seksual pada usia 13 hingga 14 tahun.

“Pertanyaan pertama itu, kapan pertama kali melakukan hubungan seksual? Itu rata-rata menjawab di angka 13-14 tahun. Kemudian pertanyaan kedua, hubungan seksual itu dilakukan di mana? Kebanyakan dilakukan di rumah, ketika orang tuanya enggak ada mungkin ya,” jelas Landry, dikutip Senin (7/7/2025).

Lebih mengkhawatirkan lagi, beberapa remaja diketahui tidak hanya berhubungan dengan satu pasangan. “Di catatan kita itu ada yang sekali melakukan hubungan seks dengan dua atau tiga orang,” lanjutnya.

Baca Juga:  Penyediaan Alat Kontrasepsi Bukan Solusi, Hanya Timbulkan Persepsi Pembolehan Seks Bebas

Landry menyebut fenomena ini sebagai pola baru penyebaran HIV di kalangan anak dan remaja. Jika sebelumnya penularan HIV lebih banyak melalui penggunaan narkoba suntik, saat ini hubungan seksual bebas menjadi faktor dominan.

“Saat ini yang ngetren ya hubungan seksual. Karena narkoba, terutama narkoba suntik, obatnya sekarang sudah jadi jarang, susah, harganya mahal. Yang paling gampang ya hubungan seksual. Karena aksesnya juga gampang. Mereka dapat informasi dari internet dan semua macam itu yang mempengaruhi mereka,” paparnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Jawa Barat. Hingga tahun 2024, tercatat sebanyak 10.405 ODHA, dengan lebih dari 2.900 di antaranya berasal dari kelompok usia muda.

Baca Juga:  11 Wanita Diduga PSK Terjaring Razia Pekat di Bogor, Empat Terinfeksi HIV

Data dari Dinas Kesehatan Jawa Barat menunjukkan rincian sebagai berikut: 107 ODHA berusia 5–14 tahun, 645 orang berusia 15–19 tahun, dan 2.164 orang berusia 20–24 tahun.

“Kalau ngelihat data tadi, artinya usia di bawah 18 tahun, kalau 18 tahun itu masih anak ya. Anak itu kita di Jawa Barat sampai 2024 itu hampir 800 orang, anak yang dengan HIV,” jelas Landry.

Kenaikan kasus HIV bahkan mulai merambah wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak tercatat sebagai daerah rawan. Priangan Timur menjadi salah satu kawasan yang mengalami lonjakan signifikan, termasuk di kalangan siswa SMA.

Baca Juga:  Inti Muda Jawa Barat Kolaborasi dengan Pemkot Bandung untuk Hapus Stigma terhadap ODHIV

“Karena beberapa juga ditemukan kasus pada anak itu di wilayah-wilayah Priangan Timur cukup banyak. Di kalangan anak SMA juga,” ujarnya.

“Beberapa daerah kita temui itu daerah kecil loh, bukan daerah kota. Daerah-daerah terpencil itu kasusnya ada juga,” tambahnya.

Menurut Landry, fenomena ini tak lepas dari peran internet, kurangnya pengawasan orang tua, dan minimnya pendidikan seksual yang komprehensif. Ia menyimpulkan bahwa pergaulan remaja saat ini telah melampaui batas.

“Kalau kita lihat era sekarang zamannya ya bebas gitu, bebas banget,” tutupnya.

KPA Jawa Barat berharap temuan ini bisa menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi pemerintah, sekolah, maupun orang tua, untuk meningkatkan edukasi dan perlindungan terhadap generasi muda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hiv KPA Jawa Barat pendidikan seksual remaja seks bebas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.