Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Thom Haye Bongkar Fakta Minimnya Menit Bermain Pemain Persib di Timnas

Kamis, 2 April 2026 11:13 WIB
KIP Kuliah

Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT

Kamis, 2 April 2026 11:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius

Kamis, 2 April 2026 10:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Thom Haye Bongkar Fakta Minimnya Menit Bermain Pemain Persib di Timnas
  • Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT
  • Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius
  • Tiga Kali Berturut-turut! Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia
  • Gempa 7,6 SR Guncang Bitung-Manado, 1 Orang Tewas
  • Gokil! Frans Putros Berpotensi Lawan Mbappe dan Haaland di Piala Dunia 2026
  • Cuma Pakai Pulpen, Remaja 14 Tahun Asal Pekalongan Ini Lukis Wajah Mirip Foto 100 Persen!
  • Tembus Rekor Baru! Harga Emas Antam di Pegadaian Sentuh Rp3 Juta per Gram Hari Ini 2 April 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HJKB ke-215, Dedi Mulyadi Dorong Sinergi Pemerintah Bangun Bandung Geulis

By SusanaKamis, 25 September 2025 16:06 WIB3 Mins Read
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menekankan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota dalam membangun Kota Bandung.

Hal itu disampaikan Dedi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215, Kamis (25/9/2025).

Dedi menyoroti beberapa poin penting, mulai dari infrastruktur hingga pariwisata. Ia meminta Kota Bandung fokus pada penataan drainase, bangunan, jalan, dan penambahan tenaga kebersihan.

Sementara itu, Pemprov Jabar akan mengambil alih penataan fasilitas yang lebih besar.

“Tadi saya sudah fokuskan, bahwa kita ini kan sama-sama membangun Provinsi Jawa Barat. Bahwa Jawa Barat ini gak punya wilayah. Di Kota Bandung sendiri tadi saya fokuskan bahwa seluruh drainase harus segera dibersihkan, sehingga tidak terjadi penyumbatan,” ucap Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, jika ada haluan sungai yang menjadi tanggung jawab provinsi, Pemprov siap mengelolanya. Ia juga menyinggung penataan bangunan yang dinilai merusak estetika dan pasar-pasar kumuh.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sindir Sepinya BIJB Kertajati: Sudah Jadi Peuteuy Selong

“Yang kedua, penataan bangunan agar bangunan-bangunan yang menjadi hambatan bagi air, merusak estetika, segera dibenahi. Pasar-pasar kumuh segera ditata,” tegasnya.

Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Kreatif

Dedi juga mendorong perbaikan kualitas jalan, seperti dibuat mulus, bergaris, dan penerangan jalan umum (PJU) yang terang. Namun, ia tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong Bandung sebagai pusat hiburan dan olahraga.

“Saya ingin bangun nanti konser musik itu di mana, nanti biar Pemprov yang bangun. Gedung pertemuan yang representatif yang bisa nampung 5-10 ribu di mana, biar Pemprov yang bangun. Kemudian sarana-prasarana olahraga biar Pemprov yang bangun,” katanya.

Dedi berharap, dengan sinergi ini, Bandung akan kembali menjadi pusat kuliner, seni, dan kota dengan taman indah serta bangunan-bangunan heritage yang terawat.

“Pokoknya mah Bandung geulis,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ingatkan Penggunaan APBD Harus Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Saat disinggung soal anggaran, Dedi merasa anggaran Kota Bandung yang hampir Rp7 triliun sudah cukup memadai.

“Kalau yang dari kota cukup saya lihat. Anggarannya hampir 7 triliun Pak Wali ya? Wah, banyak. Kalau provinsi nanti kita nyari lah,” ucapnya.

Ia menargetkan semua program ini akan selesai pada 2027. Sebab menututnya, pada 2028 sudah ada cerita baru.

“2027 sudah kelar semuanya. Karena sebentar lagi 2028. 2028 kan sudah lain lagi ceritanya nanti,” ujarnya.

Transportasi Publik dan Macet ‘Spesial’ Bandung

Mengenai isu transportasi publik, Dedi memiliki pandangan berbeda. Ia tidak setuju jika Kota Bandung menerapkan pola transportasi publik seperti kota-kota besar lainnya, yang cenderung menggunakan moda transportasi masif.

“Kalau menurut saya tidak bisa pakai pola menggunakan kota-kota besar, karena jalan Bandung mah sempit, kemudian banyak pohon. Jangan sampai nanti transportasi publik yang besar yang massal itu menghancurkan tata kota Bandung,” jelasnya.

Baca Juga:  Kebijakan Efisiensi Dedi Mulyadi Dinilai Hambat Pemulihan Ekonomi Jawa Barat

Dedi memberikan contoh kasus Pasteur dan Jembatan Pasupati yang ia sebut telah menghilangkan nilai ikonik Pasteur. Ia menekankan pentingnya menjaga identitas Bandung sebagai kota pohon, kota taman, dan kota heritage.

“Saya ingin ke depan tetap Bandung sebagai kota pohon, kemudian kota taman, kota bangunan-bangunan Heritage harus tetap dipertahankan tapi transportasi publiknya bisa terkelola dengan baik,” terangnya.

Menurutnya, kemacetan di Kota Bandung hanya terjadi pada Sabtu dan Minggu saja. Di luar hari itu, kondisi lalu lintas di Kota Kembang dipastikan lancar.

“Kalau mau jujur-jujuran Bandung mah macetnya itu hanya Sabtu Minggu sebenarnya. Di luar itu mah biasa-biasa saja,” ungkapnya.

“Tapi kalau Sabtu Minggu tidak macet, kasihan Pak Wali Kota pendapatan daerahnya tidak naik. Berarti tidak ada yang berkunjung ke Bandung,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi HJKB ke-215 Kota Bandung Pembangunan infrastruktur Bandung Sinergi Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

gempa

Gempa 7,6 SR Guncang Bitung-Manado, 1 Orang Tewas

Ilustrasi gempa

Update Gempa Hari Ini: Bitung-Manado Diguncang Magnitudo 7,3, Berpotensi Tsunami

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung

Modal Kaos Pemberian Dosen, Anak Ini Buktikan Doa Ibu Tembus Jalur Langit ke ITB!

KA Ciremai Terganggu Longsor di Maswati–Sasaksaat, Lokomotif Anjlok

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.