Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Jadwal Piala Presiden 2026 Dirilis, Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka

Senin, 6 Juli 2026 15:15 WIB

Viral Koperasi Merah Putih di Tengah Gunung Bandung Barat, Kades Beri Penjelasan

Senin, 6 Juli 2026 15:05 WIB

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Norwegia, Prancis Bertemu Maroko

Senin, 6 Juli 2026 14:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Jadwal Piala Presiden 2026 Dirilis, Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka
  • Viral Koperasi Merah Putih di Tengah Gunung Bandung Barat, Kades Beri Penjelasan
  • Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Norwegia, Prancis Bertemu Maroko
  • Air Mata Terakhir sang Raja Joga Bonito: Neymar Resmi Pensiun Setelah Dihancurkan Haaland!
  • Heboh! Lala Asisten Raffi Ahmad Jadi Wakil BGN? Ternyata Hoaks
  • Ole Romeny Batal ke Persib? Kabar Terbaru Ungkap Arah Transfer Mengejutkan
  • Kabar Gembira! Bandung Zoo Siap Dibuka Lagi Bulan Ini, Proses Pengelolaan Baru Hampir Rampung
  • Drama 5 Gol! Inggris Lolos Tipis ke Perempat Final Usai Taklukkan Meksiko
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ibu Kota Jabar Dikepung Banjir: Dampak Kemarau Basah dan Wilayah Terparah

By Aga GustianaJumat, 23 Mei 2025 16:01 WIB2 Mins Read
banjir di jabar
Banjir di Kabupaten Bandung. Foto: Instagram @zaidanrizqullahd.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pada pertengahan Mei 2025, Kota Bandung, ibu kota Provinsi Jawa Barat, kembali menghadapi ujian alam yang tidak biasa. Meski sudah memasuki musim kemarau, curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir melanda sejumlah wilayah di kota ini. Fenomena ini dikenal dengan istilah kemarau basah, sebuah kondisi iklim yang jarang terjadi dan menimbulkan berbagai dampak bagi warga serta infrastruktur.

Apa Itu Kemarau Basah dan Faktor Penyebabnya?

Kemarau basah merupakan anomali cuaca dimana curah hujan tetap tinggi meskipun secara kalender sudah memasuki musim kemarau. Menurut penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penyebab utama kemarau basah adalah suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya di sekitar wilayah Indonesia. Kondisi ini memicu terbentuknya pola angin basah yang membawa uap air dari Samudra Hindia.

Selain itu, fenomena La Nina yang masih lemah namun belum sepenuhnya hilang, turut memperpanjang musim hujan di beberapa daerah termasuk Bandung. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan, “Meski musim kemarau sudah dimulai, intensitas hujan bisa mencapai lebih dari 100 mm per hari di beberapa wilayah Jawa Barat. Ini memperlihatkan pola cuaca yang tidak biasa dan menuntut kewaspadaan tinggi.”

Baca Juga:  Jelang Pencoblosan, Pj Wali Kota Bandung Imbau Warga Waspada Hoaks

Wilayah Bandung yang Terparah Terkena Banjir

Dampak dari kemarau basah ini terasa sangat nyata di lima kecamatan di Kota Bandung. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, kawasan-kawasan berikut menjadi yang paling parah terkena genangan air:

  • Dayeuhkolot dengan ketinggian air mencapai 70 cm.
  • Bojongsoang, di mana banjir meluas hingga perumahan padat penduduk.
  • Rancasari, kawasan perniagaan lumpuh total karena tergenang.
  • Gedebage, yang mengganggu akses menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
  • Kiaracondong, termasuk jalur kereta api dan jalan protokol yang tergenang.
Baca Juga:  Pecah! Intip Keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat Bandung, Dihadiri Puluhan Komunitas

Menurut catatan BPBD, lebih dari 3.200 warga terdampak langsung dan sekitar 700 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Kondisi ini menuntut upaya cepat dari pemerintah dan masyarakat untuk mitigasi dan penanganan.

Imbauan BMKG dan Prediksi Cuaca Mendatang

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang masih akan berlangsung hingga awal Juli 2025. Masyarakat diminta untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama agar saluran air tidak tersumbat oleh sampah.

Baca Juga:  Kenakan Rompi Merah, ASN Pemkot Bandung Jadi Tersangka Korupsi Lelang Proyek

Kejadian banjir di tengah musim kemarau ini menjadi peringatan bahwa perubahan iklim memberikan tantangan nyata yang harus dihadapi bersama. Adaptasi yang tepat menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga.

Langkah-langkah adaptasi meliputi perbaikan sistem drainase, edukasi publik tentang pengelolaan sampah, hingga pengembangan teknologi pemantauan cuaca yang lebih akurat. Semua ini harus didukung dengan sinergi berbagai pihak agar dampak negatif fenomena kemarau basah dapat diminimalkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Banjir BMKG Cuaca Ekstrem jawa barat kemarau basah Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Koperasi Merah Putih di Tengah Gunung Bandung Barat, Kades Beri Penjelasan

Kabar Gembira! Bandung Zoo Siap Dibuka Lagi Bulan Ini, Proses Pengelolaan Baru Hampir Rampung

Kasus Hilangnya Mahasiswi Telkom University Masih Misterius, Jejak Digital Mendadak Hilang

Wacana Provinsi Sunda Menguat: Bongkar Asal-usul Nama dan Sejarah Pemisah Jawa-Sunda

Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.