Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB

Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?

Rabu, 4 November 2026 18:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Imbas Polusi Udara Jabodetabek Jelek, Jokowi Usulkan Hybrid Working

By Fahlevi MercedesSelasa, 15 Agustus 2023 16:49 WIB2 Mins Read
Jabar
Kualitas udara di sejumlah provinsi Tanah Air buruk termasuk Jabar. Foto: Muhammadiyah
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan sejumlah langkah penanganan polusi udara di Jabodetabek. Salah satunya adalah hybrid working.

Usulan itu disampaikan lantaran kualitas udara di Jabodetabek dalam sepekan terakhir sangat buruk. Bahkan pada 13 Agustus 2023, DKI Jakarta ada di angka 156 dengan keterangan ‘Tidak Sehat’.

“Jika diperlukan kita harus berani mendorong untuk banyak kantor melaksanakan hybrid working: work from office, work from home,” kata Jokowi dalam Rapat Terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/8/2023).

Menurut Jokowi, terdapat beberapa penyebab polusi udara di Jabodetabek semakin mengkhawatirkan. Mulai dari kemarau panjang tiga bulan terakhir yang menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Punya PR Tuntaskan Masalah Penanganan Sampah

Selanjutnya, pembuangan emisi dari kendaraan solar dan bensin, serta aktivitas industri di Jabodetabek, terutama yang menggunakan batu bara di sektor industri manufaktur.

“Jangka pendek, secepatnya harus dilakukan intervensi yang bisa meningkatkan kualitas udara di Jabodetabek lebih baik,” ujar Jokowi.

Kemudian, Jokowi juga meminta rekayasa cuaca untuk memancing hujan di kawasan Jabodetabek. Instruksi lain, menerapkan regulasi untuk percepatan penerapan batas emisi khususnya di Jabodetabek. Bahkan Mantan Wali Kota Solo ini pun meminta untuk memperbanyak ruang terbuka hijau.

“Tentu saja ini memerlukan anggaran. Siapkan anggaran,” perintah Jokowi.

Baca Juga:  Museum Patah Hati Bandung Dibuka hingga Desember 2023, Isinya Penuh Kreasi Seni 'Move On'

Untuk jangka menengah, Jokowi meminta kementrian dan kepala daerah konsisten menerapkan kebijakan pengurangan kendaraan berbasis fosil dan segera beralih ke transportasi massal.

Ia pun mencontohkan LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang bakal segera beroperasi untuk umum harus digenjot pemakaiannya.

“Saya kira bulan ini LRT segera dioperasionalkan, MRT juga sudah beroperasi, kemudian Kereta Cepat bulan depan juga sudah beroperasi dan juga percepatan elektrifikasi kendaraan umum dengan bantuan pemerintah,” sebut Jokowi.

Terakhir Jokowi menekankan pentingnya memperkuat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dalam jangka panjang yang harus dilakukan pengawasan kepada sektor industri dan pembangkit listrik, terutama di sekitar Jabodetabek.

Baca Juga:  Bukan Wanita, Bima Arya Gerogi Mau Pidato HUT RI Gegera Ini

“Terakhir mengedukasi publik yang seluas-luasnya,” pungkasnya.

Untuk hybrid working, Pemrov Jabar telah menerapkan Dynamic Working Arrangenment (DWA) yang mengatur jam kerja ASN secara fleksibel, dengan persentase kerja di kantor dan di luar kantor bervariasi.

Dalam hal transisi ke kendaraan listrik, Pemdaprov Jabar gencar sosialisasi mengajak warga Jabar beralih ke kendaraan listrik.

Selain Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, rapat dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Menteri LHK Siti Nurbaya, turut hadir para menteri kabinet.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured jokowi polusi udara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.