Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Kembali Dihadapkan ‘Tradisi Lambat Panas’, Tanda-tanda Juara Lagi?

Jumat, 23 Oktober 2026 19:00 WIB

Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah

Jumat, 23 Oktober 2026 18:14 WIB

Karier Hancur dalam 10 Menit? Mengenal Irenna Kristyn, Influencer yang Disorot Gara-gara Sindir Biaya Hidup

Jumat, 23 Oktober 2026 18:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Kembali Dihadapkan ‘Tradisi Lambat Panas’, Tanda-tanda Juara Lagi?
  • Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah
  • Karier Hancur dalam 10 Menit? Mengenal Irenna Kristyn, Influencer yang Disorot Gara-gara Sindir Biaya Hidup
  • Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?
  • Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan
  • Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem
  • Dua Emas Lagi! Indonesia Kokoh di 10 Besar Asian Para Games 2026
  • Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Indeks Keterbukaan Informasi Publik Jabar Meningkat, Peringkat Pertama Nasional

By SusanaJumat, 18 Oktober 2024 05:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Jawa Barat 2024 meningkat dari tahun 2023 sebesar 0,79 poin, mencapai 85,22 dari 84,43 pada tahun sebelumnya.

Perolehan ini menjadikan Jabar peringkat pertama pada kategori Baik menurut Komisi Informasi (KI) Pusat. Nilai yang diraih Jabar berada di atas 11 provinsi lain dalam kategori yang sama, di antaranya Aceh (81,33), DIY (81,94), Jawa Timur (83,83), dan Kalimantan Barat (80,97).

Indeks keterbukaan informasi diklasifikasikan ke dalam empat kategori: Buruk Sekali (0-31), Buruk (32-59), Sedang (60-79), Baik (80-89), dan Baik Sekali (90-100).

“Indeks Keterbukaan Informasi Publik ini bukan sebuah kontestasi atau kompetisi, tetapi hanya memotret kondisi sejauh mana pelaksanaan keterbukaan informasi publik dijalankan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008,” kata Komisioner KI Pusat Gede Narayana di Jakarta saat membacakan hasil IKIP 2024, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bakal Sewa Auditor Internasional untuk Audit BUMD

Menurut Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro, proses penilaian untuk menentukan Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2024 dilakukan dari Maret hingga September 2024, dan selalu dilakukan setiap tahun untuk menjadi ukuran.

Baca Juga:  Sari Ater Hot Spring Resort Jadi Tempat Wisata yang Paling Banyak Dikunjungi di Jabar

“Setiap tahun kita melaksanakan penilaian untuk mengetahui sejauh mana keterbukaan informasi ini dijalankan oleh badan publik, dari pusat hingga daerah. IKIP diawali dengan input dari informan ahli daerah dan pusat, kemudian diproses, dan hasilnya seperti yang kita umumkan sekarang,” jelas Donny.

Secara umum, indeks keterbukaan informasi publik di Indonesia saat ini berada dalam kategori Sedang (75,65).

“Namun sejak tahun 2021, indeks keterbukaan informasi publik di Indonesia cenderung terus mengalami peningkatan walau tidak signifikan,” tambahnya.

Baca Juga:  Permudah Masyarakat Peroleh Data, EDJ Barhasil Pangkas Waktu Tunggu Jadi 3 Hari

Untuk terus meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik, KI Pusat juga mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah pusat, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam peluncuran IKIP 2024.

“Inti dari rekomendasi ini adalah meminta semua pihak dari pusat hingga daerah untuk terus-menerus mendukung keterbukaan informasi publik dengan dukungan anggaran dan kebijakan sesuai kewenangannya,” pungkas Donny.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang

Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.