Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi PNS.

Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya

Rabu, 6 Mei 2026 20:46 WIB
Persib

Tak Terduga! Persib vs Persija Hijrah ke Samarinda, Bojan Hodak Langsung Bereaksi

Rabu, 6 Mei 2026 20:33 WIB

Heboh di TikTok, Video 15 Menit Tasya Gym Jadi Buruan Netizen

Rabu, 6 Mei 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya
  • Tak Terduga! Persib vs Persija Hijrah ke Samarinda, Bojan Hodak Langsung Bereaksi
  • Heboh di TikTok, Video 15 Menit Tasya Gym Jadi Buruan Netizen
  • Rela Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Bandung Belikan Tanah dan Bangun Rumah untuk Korban Longsor
  • Heboh! Balita Tewas Tenggelam di Area Bekas Instalasi Limbah Cimahi
  • Jangan Cuma Lihat Gelarnya! Rahasia di Balik Tanda Tangan Rektor UII yang Viral Ini Bikin Mewek
  • Shock! Persib Hampir Dapat Gelandang Timnas + Bintang Eropa Gratisan
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 6 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Iwan Suryawan Desak Evaluasi Dana Hibah Pesantren: Keselamatan Santri Harus Jadi Prioritas!

By SusanaJumat, 24 Oktober 2025 06:45 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap skema penyaluran dana hibah bagi pondok pesantren.

Ia menilai, kebijakan anggaran yang menyangkut pesantren harus benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas sarana pendidikan dan keselamatan santri.

Iwan mengingatkan, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda berilmu dan berakhlak, sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

“Momen Hari Santri Nasional 21 Oktober 2025 harus dijadikan momentum memperkuat komitmen pemerintah terhadap pesantren. Pesantren adalah pilar penting dalam menjaga moralitas bangsa,” ujar Iwan, Kamis (23/10/2025).

Ketua DPW PKS Jabar yang akrab disapa Abah Iwan itu menyebut, alokasi dana hibah merupakan bentuk tanggung jawab Pemprov Jabar terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

“Tidak kurang dari 15.600 pesantren berdiri di Jawa Barat. Keberadaan ini wajib kita dukung melalui kebijakan dan anggaran yang berpihak,” tambahnya.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal

DPRD Dorong Penyaluran Dana Hibah Pesantren Lebih Tepat Sasaran

Iwan menegaskan, DPRD Jabar terus mengawasi agar dana hibah pesantren tepat sasaran dan berdampak nyata terhadap fasilitas pendidikan. Namun, ia mengakui masih ada kendala birokrasi dan legalitas lahan yang menghambat pencairan bantuan.

“Kami mendorong agar birokrasi penyaluran dana hibah bisa disederhanakan. Pemerintah daerah harus turun langsung membantu pesantren di pelosok,” kata Iwan.

Ia menekankan pentingnya pendampingan administratif agar pesantren tidak merasa dipersulit dan tetap dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik secara akuntabel.

Baca Juga:  Rafael Situmorang ke KDM: Tata Ruang Boleh Ditegakkan, tapi Kunci Suksesnya Ada di Dialog Sosial dan Solusi Usaha

Kritik atas Pemangkasan Hibah oleh Gubernur Jabar

Dalam kesempatan yang sama, Iwan mengkritik kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang memangkas dana hibah pesantren dan menggantinya dengan program beasiswa santri senilai Rp10 miliar.

“Skema ini memang menyentuh individu santri, tapi nilainya jauh dari memadai. Dengan total 350 ribu santri di Jabar, alokasi tersebut hanya menjangkau sekitar 1 persen,” tegasnya.

Iwan memastikan, DPRD akan memperjuangkan peningkatan anggaran pesantren dalam APBD 2026, baik untuk bantuan sarana fisik maupun beasiswa.

Dorongan Skema Baru Bantuan Fisik Pesantren

Iwan juga menyoroti banyaknya insiden bangunan pesantren ambruk di sejumlah daerah. Menurutnya, kejadian ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem bantuan.

Baca Juga:  Dari Rp23 Miliar ke Rp166 Miliar: Lahan Sekolah Jadi Fokus APBD Perubahan Jabar 2025

“Sebagian besar pesantren dibangun swadaya dengan anggaran terbatas, sehingga kualitasnya belum memenuhi standar keamanan,” ujarnya.

Ia mengusulkan perubahan skema hibah menjadi proyek fisik terintegrasi yang dikelola oleh dinas teknis seperti Disperkim atau Dinas Pendidikan.

“Dengan pola proyek fisik, mutu bangunan dan pengawasan teknis bisa dikontrol langsung oleh pemerintah daerah. Ini solusi untuk memastikan keselamatan santri,” tandas Iwan.

Menurut Abah Iwan, realokasi anggaran berbasis proyek konstruksi adalah langkah strategis untuk menjamin keamanan, kualitas, dan akuntabilitas pembangunan pesantren di Jawa Barat.

“Keselamatan santri harus jadi prioritas utama. DPRD siap mendukung penuh langkah berani ini dalam pembahasan APBD 2026,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Hari Santri Nasional Iwan Suryawan pondok pesantren
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi PNS.

Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya

Rela Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Bandung Belikan Tanah dan Bangun Rumah untuk Korban Longsor

Heboh! Balita Tewas Tenggelam di Area Bekas Instalasi Limbah Cimahi

Jangan Cuma Lihat Gelarnya! Rahasia di Balik Tanda Tangan Rektor UII yang Viral Ini Bikin Mewek

Masa MoU Berakhir, Nasib Satwa dan Karyawan Kebun Binatang Bandung Dipastikan Tetap Aman

Saling Lapor! Tak Hanya Jadi Korban, Bro Ron Kini Dituduh Lakukan Rasisme dan Penganiayaan

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.