Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Legendaris Cirebon Paling Hits yang Wajib Masuk Daftar Berburu Makanan

Kamis, 22 Oktober 2026 02:00 WIB
Sunset di Pantai Kejawanan

Cuma 3 Jam dari Jakarta! Ini 8 Destinasi Wisata Cirebon Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan

Kamis, 22 Oktober 2026 01:00 WIB

Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat

Rabu, 21 Oktober 2026 20:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Legendaris Cirebon Paling Hits yang Wajib Masuk Daftar Berburu Makanan
  • Cuma 3 Jam dari Jakarta! Ini 8 Destinasi Wisata Cirebon Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
  • Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman
  • Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api
  • Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Iwan Suryawan Desak Evaluasi Dana Hibah Pesantren: Keselamatan Santri Harus Jadi Prioritas!

By SusanaJumat, 24 Oktober 2025 06:45 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap skema penyaluran dana hibah bagi pondok pesantren.

Ia menilai, kebijakan anggaran yang menyangkut pesantren harus benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas sarana pendidikan dan keselamatan santri.

Iwan mengingatkan, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda berilmu dan berakhlak, sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

“Momen Hari Santri Nasional 21 Oktober 2025 harus dijadikan momentum memperkuat komitmen pemerintah terhadap pesantren. Pesantren adalah pilar penting dalam menjaga moralitas bangsa,” ujar Iwan, Kamis (23/10/2025).

Ketua DPW PKS Jabar yang akrab disapa Abah Iwan itu menyebut, alokasi dana hibah merupakan bentuk tanggung jawab Pemprov Jabar terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Fokus Anggota DPRD Jabar di Dapil, Aspirasi Warga Akan Diinventarisasi

“Tidak kurang dari 15.600 pesantren berdiri di Jawa Barat. Keberadaan ini wajib kita dukung melalui kebijakan dan anggaran yang berpihak,” tambahnya.

DPRD Dorong Penyaluran Dana Hibah Pesantren Lebih Tepat Sasaran

Iwan menegaskan, DPRD Jabar terus mengawasi agar dana hibah pesantren tepat sasaran dan berdampak nyata terhadap fasilitas pendidikan. Namun, ia mengakui masih ada kendala birokrasi dan legalitas lahan yang menghambat pencairan bantuan.

“Kami mendorong agar birokrasi penyaluran dana hibah bisa disederhanakan. Pemerintah daerah harus turun langsung membantu pesantren di pelosok,” kata Iwan.

Ia menekankan pentingnya pendampingan administratif agar pesantren tidak merasa dipersulit dan tetap dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik secara akuntabel.

Baca Juga:  Luruskan Isu Perubahan Nama Jawa Barat, Rafael Situmorang Tegaskan DPRD Cuma Tampung Aspirasi

Kritik atas Pemangkasan Hibah oleh Gubernur Jabar

Dalam kesempatan yang sama, Iwan mengkritik kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang memangkas dana hibah pesantren dan menggantinya dengan program beasiswa santri senilai Rp10 miliar.

“Skema ini memang menyentuh individu santri, tapi nilainya jauh dari memadai. Dengan total 350 ribu santri di Jabar, alokasi tersebut hanya menjangkau sekitar 1 persen,” tegasnya.

Iwan memastikan, DPRD akan memperjuangkan peningkatan anggaran pesantren dalam APBD 2026, baik untuk bantuan sarana fisik maupun beasiswa.

Dorongan Skema Baru Bantuan Fisik Pesantren

Iwan juga menyoroti banyaknya insiden bangunan pesantren ambruk di sejumlah daerah. Menurutnya, kejadian ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem bantuan.

Baca Juga:  DPRD Jabar Desak Pemprov Tuntaskan Rekomendasi BPK Usai Raih WTP ke-15

“Sebagian besar pesantren dibangun swadaya dengan anggaran terbatas, sehingga kualitasnya belum memenuhi standar keamanan,” ujarnya.

Ia mengusulkan perubahan skema hibah menjadi proyek fisik terintegrasi yang dikelola oleh dinas teknis seperti Disperkim atau Dinas Pendidikan.

“Dengan pola proyek fisik, mutu bangunan dan pengawasan teknis bisa dikontrol langsung oleh pemerintah daerah. Ini solusi untuk memastikan keselamatan santri,” tandas Iwan.

Menurut Abah Iwan, realokasi anggaran berbasis proyek konstruksi adalah langkah strategis untuk menjamin keamanan, kualitas, dan akuntabilitas pembangunan pesantren di Jawa Barat.

“Keselamatan santri harus jadi prioritas utama. DPRD siap mendukung penuh langkah berani ini dalam pembahasan APBD 2026,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.