Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap-siap Borong Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Juni 2026

Minggu, 21 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 21 Juni 2026, Ada Skin Senjata Keren

Minggu, 21 Juni 2026 01:00 WIB
CPNS

Heboh Tautan Pendaftaran CPNS 2026 di Medsos, Benarkah Sudah Dibuka? Cek Fakta dari BKN

Sabtu, 20 Juni 2026 22:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-siap Borong Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 21 Juni 2026, Ada Skin Senjata Keren
  • Heboh Tautan Pendaftaran CPNS 2026 di Medsos, Benarkah Sudah Dibuka? Cek Fakta dari BKN
  • Ranking AFC Melesat, Klub Liga 1 Dapat Durian Runtuh untuk Slot Asia Musim Depan
  • Instagram Rilis Fitur Baru yang Bikin Postingan Carousel Jadi Lebih Hidup
  • Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027
  • Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton
  • Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Iwan Suryawan Desak Evaluasi Dana Hibah Pesantren: Keselamatan Santri Harus Jadi Prioritas!

By SusanaJumat, 24 Oktober 2025 06:45 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap skema penyaluran dana hibah bagi pondok pesantren.

Ia menilai, kebijakan anggaran yang menyangkut pesantren harus benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas sarana pendidikan dan keselamatan santri.

Iwan mengingatkan, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda berilmu dan berakhlak, sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

“Momen Hari Santri Nasional 21 Oktober 2025 harus dijadikan momentum memperkuat komitmen pemerintah terhadap pesantren. Pesantren adalah pilar penting dalam menjaga moralitas bangsa,” ujar Iwan, Kamis (23/10/2025).

Ketua DPW PKS Jabar yang akrab disapa Abah Iwan itu menyebut, alokasi dana hibah merupakan bentuk tanggung jawab Pemprov Jabar terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

Baca Juga:  Forum Pondok Pesantren se-Kabupaten Bandung Siap Menangkan Dadang Supriatna-Ali Syakieb

“Tidak kurang dari 15.600 pesantren berdiri di Jawa Barat. Keberadaan ini wajib kita dukung melalui kebijakan dan anggaran yang berpihak,” tambahnya.

DPRD Dorong Penyaluran Dana Hibah Pesantren Lebih Tepat Sasaran

Iwan menegaskan, DPRD Jabar terus mengawasi agar dana hibah pesantren tepat sasaran dan berdampak nyata terhadap fasilitas pendidikan. Namun, ia mengakui masih ada kendala birokrasi dan legalitas lahan yang menghambat pencairan bantuan.

“Kami mendorong agar birokrasi penyaluran dana hibah bisa disederhanakan. Pemerintah daerah harus turun langsung membantu pesantren di pelosok,” kata Iwan.

Ia menekankan pentingnya pendampingan administratif agar pesantren tidak merasa dipersulit dan tetap dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik secara akuntabel.

Baca Juga:  Pengamat Duga Jokowi Tunjuk Pj Gubernur Jabar Bukan Pilihan DPRD

Kritik atas Pemangkasan Hibah oleh Gubernur Jabar

Dalam kesempatan yang sama, Iwan mengkritik kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang memangkas dana hibah pesantren dan menggantinya dengan program beasiswa santri senilai Rp10 miliar.

“Skema ini memang menyentuh individu santri, tapi nilainya jauh dari memadai. Dengan total 350 ribu santri di Jabar, alokasi tersebut hanya menjangkau sekitar 1 persen,” tegasnya.

Iwan memastikan, DPRD akan memperjuangkan peningkatan anggaran pesantren dalam APBD 2026, baik untuk bantuan sarana fisik maupun beasiswa.

Dorongan Skema Baru Bantuan Fisik Pesantren

Iwan juga menyoroti banyaknya insiden bangunan pesantren ambruk di sejumlah daerah. Menurutnya, kejadian ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem bantuan.

Baca Juga:  DPRD Bakal Duduk Bareng Bahas Usulan 3 Nama Pj Gubernur Jabar

“Sebagian besar pesantren dibangun swadaya dengan anggaran terbatas, sehingga kualitasnya belum memenuhi standar keamanan,” ujarnya.

Ia mengusulkan perubahan skema hibah menjadi proyek fisik terintegrasi yang dikelola oleh dinas teknis seperti Disperkim atau Dinas Pendidikan.

“Dengan pola proyek fisik, mutu bangunan dan pengawasan teknis bisa dikontrol langsung oleh pemerintah daerah. Ini solusi untuk memastikan keselamatan santri,” tandas Iwan.

Menurut Abah Iwan, realokasi anggaran berbasis proyek konstruksi adalah langkah strategis untuk menjamin keamanan, kualitas, dan akuntabilitas pembangunan pesantren di Jawa Barat.

“Keselamatan santri harus jadi prioritas utama. DPRD siap mendukung penuh langkah berani ini dalam pembahasan APBD 2026,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Hari Santri Nasional Iwan Suryawan pondok pesantren
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.