Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Kamis, 14 Mei 2026 14:35 WIB

Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia

Kamis, 14 Mei 2026 14:05 WIB
Persib Bandung

Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama

Kamis, 14 Mei 2026 13:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok
  • Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia
  • Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama
  • Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?
  • Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar
  • Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
  • PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Susun Rencana Pangan dan Gizi untuk Tingkatkan Kualitas SDM

By Putri Mutia RahmanSabtu, 16 Desember 2023 10:54 WIB2 Mins Read
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melakukan penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan Gizi (RADPG). (JabarprovTV).
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terus melakukan penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan Gizi (RADPG). Upaya ini dilakukan untuk menyiasati bonus demografi guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan, untuk menuju menuju Indonesia Emas 2045 dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Salah satu faktor penentu [SDM berkualitas] utamanya adalah asupan gizi. Oleh karena itu, melalui RADPG diharapkan mampu memetakan kelebihan dan kekurangan agar bisa terdistribusikan secara seimbang,” jelas Iendra dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM, Kabupaten Bandung, Kamis (14/12/ 2023).

“Dokumen Rencana Aksi Pangan dan Gizi ini adalah sebuah amanah yang harus kita lakukan. Kalau tidak dipersiapkan dari sekarang melalui perencanaan yang matang, maka sulit bagi Jabar berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Baca Juga:  Dana Tunda Bayar Proyek Rp621 Miliar, Pernyataan Gubernur dan Bappeda Jabar Tak Sinkron

Rendra melanjutkan, Saat ini, masyarakat Jawa Barat merupakan penduduk paling banyak se-Indonesia. Jumlah 49 juta dan di 2045, 56,8 juta.

Dengan dukungan lahan produksi pertanian yang luas, kata dia, yaitu sekitar 3,6 juta hektar. Seharusnya, mampu memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat Jawa Barat, asal pendistribusiannya dapat dilakukan secara tepat. Mengingat selama ini diakuinya masih menjadi kendala.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Tinjau Kondisi Jembatan Citarum dan Potensi Hujan di Dayeuhkolot

“Kecukupan harus baik. Ditambah secara kualitas, harus bergizi. Perlu dibuat rencana yang komprehensif,” ucap Iendra.

Menurutnya, rencana Pangan dan Gizi Daerah yang lebih terarah dan baik, pada pelaksanaannya sudah terpetakan.

Baca Juga:  Bappeda Buka Suara Soal Wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan Pemprov Jabar

“Ini menjadi acuan di kabupaten/kota. Muatannya ujungnya meningkatkan kualitas manusia. Dipetakan seberapa besar kita memproduksi. Bappeda mengoordinasikan ke seluruh OPD terkait,” katanya.

Iendra berharap, melalui perencanaan yang matang, Jabar mampu berkontribusi maksimal demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sekaligus mengoptimalkan bonus demografi, menjadikan Indonesia menjadi negara maju.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bappeda Jabar Pemrov Jabar RADPG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

‘Riweuh’ Karena Nama: Kebijakan Sekolah Maung Dedi Mulyadi Panen Kritik Netizen

Juri Panik! Ocha Dapat Beasiswa China, Panitia LCC Malah Terancam Masuk Penjara?

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.