Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

FYP Meledak! Link Video Full Durasi ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Warganet Penasaran

Jumat, 1 Mei 2026 05:00 WIB

Heboh! Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Diburu Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Jumat, 1 Mei 2026 04:00 WIB

Sinyal Perang Transfer! Persib dan Persija Jakarta Tak Lagi Aman di Liga 1

Jumat, 1 Mei 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • FYP Meledak! Link Video Full Durasi ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Warganet Penasaran
  • Heboh! Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Diburu Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Sinyal Perang Transfer! Persib dan Persija Jakarta Tak Lagi Aman di Liga 1
  • Update Spesial Mei! Kode Redeem FC Mobile 1 Mei 2026: Klaim Paket Pemain Gratis dan Jutaan Coins Sekarang
  • Borong Hadiah Gratis! Intip Bocoran Kode Redeem FF 1 Mei 2026: Ada Skin Eksklusif dan Diamond Menanti
  • Video Viral Bandar Batang Bergetar Terungkap! Pemeran Dijanjikan Rp250 Juta
  • Mental Juara! Persib Bandung Ngamuk, Comeback Fantastis Bungkam Bhayangkara FC 4-2
  • Eksodus Bintang Persib Dimulai? Alfeandra Dewangga Dirumorkan Merapat ke Bali United Musim Depan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jadi Penerima Program Besti Dadang Supriatna, Prestasi Mahasiswa UIN Bandung Ini Kian Melejit

By SusanaSenin, 19 Agustus 2024 10:05 WIB5 Mins Read
Raden Arga Arzula Akbar, mahasiswa penerima beasiswa dari Bupati Bandung Dadang Supriatna. (Foto: Orcapada)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Beasiswa Ti Bupati (BESTI) yang digagas oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna terbukti membawa dampak positif yang signifikan bagi generasi muda Kabupaten Bandung.

Program BESTI ditargetkan para mahasiswa yang memang belum pernah mendapatkan beasiswa sama sekali. Kedua, mahasiswa yang kurang mampu. Ketiga, mahasiswa yang berprestasi.

Salah satunya, bagi Raden Arga Arzula Akbar. Mahasiswa asal Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung ini merupakan penerima BESTI angkatan pertama pada tahun 2022.

Raden merupakan mahasiswa berprestasi yang kini tengah menempuh Pendidikan Bahasa Arab di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Diceritakan Raden, pada awalnya ia mengetahui program BESTI dari media sosial.

“Saya mendapatkan info dari Instagram yang mana akun tersebut memposting akun Pemerintah Kabupaten Bandung mengenai info Beasiswa ti Bupati (Besti),” tutur Raden.

Pada saat itu, ada 100 peserta yang lolos dan mendapatkan program BESTI dengan dua gelombang.

Raden mengatakan, penerima BESTI ini tidak dipersyaratkan harus dari awal kuliah. Bahkan ada yang dari semester enam hingga semester tujuh.

“Saya sendiri masuk di semester tiga, jadi tidak dari awal tapi alhamdulilah saya bisa menerima dan diizinkan oleh bupati tanpa persyaratan yang sulit juga,” ujarnya.

Adapun untuk mendapatkan program BESTI sendiri, Raden mengatakan ada tiga tes yang harus dilalui calon penerima.

“Untuk prosesnya saya mengikuti tes, jadi kurang lebih ada tiga tes untuk Besti ini, yaitu tes mengenai kewarganegaraan, kemudian tes wawancara tentang bagaimana kita kedepannya, apa alasan kita ikut beasiswa tersebut, kemudian terakhir ada tes Al-Qur’an yaitu hafalan Al-Qur’an. Hafalan Al-Qur’an nya juga tidak dipersulit, alhamdulilah hanya satu juz saja,” jelasnya.

Baca Juga:  Kebijakan Dadang Supriatna untuk Pertanian Dipuji Dirjen Kementan

Raden juga menambahkan, terkait tes-tes yang dijalani para calon penerima itu terbilang tidak sulit. Sehingga menurutnya, program BESTI ini merupakan peluang bagi mahasiswa dari Kabupaten Bandung.

“Jadi temen-temen yang mau mendaftar beasiswa tersebut, insya Allah sangat mudah tidak dipersulit. Terlebih lagi beasiswa ini khusus untuk mahasiswa Kabupaten Bandung. Sehingga ini membuka peluang bagi para mahasiswa kemudian para pelajar yang tinggal di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Mengapa demikian, karena menurutnya sebelum ada program BESTI ini sangat jarang ada beasiswa yang diperuntukan untuk mahasiswa yang berada di Kabupaten Bandung.

“Dulu itu beasiswa di Kabupaten Bandung itu sangat sedikit, berbeda dengan Kota Bandung, kalau di Kota itu banyak, bahkan dari perusahaan-perusahaan,” ungkapnya.

Padahal, di Kabupaten Bandung sendiri masih kekurangan tenaga pelajar karena minimnya beasiswa yang diberikan pemerintah.

“Sementara di Kabupaten ini seperti yang Pak Dadang Supriatna katakan dulu bahwasanya di Kabupaten ini kekurangan tenaga pelajar dalam artian beasiswanya itu, kita itu banyak potensi sebenarnya di SMA yang sudah lulus dan bisa kuliah dan untuk mencapai target minimal sekolah pendidikan di negara ini,” paparnya.

Baca Juga:  Safari Ramadan Penuh Berkah: Strategi Kang DS Pastikan Tak Ada Warga Bandung yang Kurang Pangan

Atas keresahan tersebut, Raden mengatakan Bupati Bandung, Dadang Supriatna tergugah dan meluncurkan program BESTI yang sangat memberikan manfaat.

“Sehingga Pak Dadang mengadakan suatu program yang luar biasa dan alhamdulilah saya merasakan program tersebut yaitu program Beasiswa ti Bupati yang kita kenal dengan Besti,” ujarnya.

Sudah hampir empat semester, Raden menerima program BESTI dan ia pun mengaku lebih fokus pada prestasi kuliahnya.

Sebelum mendapatkan program BESTI ini, untuk membiayai kuliahnya Raden biasanya kerja serabutan kaya ngejahit, ngebordir di kakak.

“Jadi saya tidak perlu memikirkan biaya UKT istilahnya, terlebih lagi saya tidak perlu untuk membebani orang tua, orang tua juga tidak perlu memikirkan biaya kuliah saya, saya juga tidak perlu memikirkan bayaran setiap semesternya, sehingga saya bisa fokus pada prestasi di kuliah,” tuturnya.

Dan terbukti, saat ini Raden mendapatkan IPK terakhir 3.82. Peningkatan IPK ini, kata Raden merupakan amanat dari Bupati Dadang Supriatna agar tetap meningkatkan prestasinya.

“Alhamdulilah itu terbukti dari semangat teman-teman saya yang mereka mengikuti program Besti ini, kemudian mereka jadi ada peningkatan prestasi, yang asalnya 3.2 karena mereka sudah dapat beasiswa, khawatir beasiswanya dicabut maka mereka lebih giat lagi belajar, belajar lebih fokus lagi, sehingga IPK atau prestasi mereka meningkat, tidak stagnan atau menurun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Berkat Program Besti Gagasan Bupati Bandung, Kini Fiki Fatimah Bisa Berkuliah di Unisa

Diantara manfaat yang lainnya juga, Raden mulai berbisnis dengan uang yang sebelumnya dialokasikan untuk membayar kuliah, yang kini sudah ditanggung pemerintah.

“Alhamdulillah uang yang asalnya saya alokasikan untuk membayar kuliah, saya alokasikan untuk membuka bisnis kecil-kecilan, salah satunya ini yaitu Es Nepu Coklat,” katanya.

“Jadi karena saya sudah tidak perlu memikirkan uang kuliah, saya alokasikan uang kuliah tersebut untuk membangun bisnis kecil-kecilan saja, saya berjualan di SD dan alhamdulilah saya menghasilkan lumayan. Bahkan kadang-kadang saya juga bisa membantu perabotan rumah tangga, membantu orang tua nambah-nambah, itu diantaranya manfaat yang saya rasakan dalam program Beasiswa ti Bupati (Besti) ini,” sambungnya.

Sebagai penerima program BESTI angkatan pertama, Raden berharap program ini terus berjalan.

“Bahkan saya berharap kedepannya barangkali kalau boleh ada program (beasiswa) S2 nya untuk para mahasiswa di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

“Karena istilahnya kita para mahasiswa Kabupaten Bandung itu iri lah dengan para mahasiswa di Kota Bandung, walaupun sama-sama Bandung tapi seakan-akan ada jarak, ada kecemburuan sosial dimana mahasiswa Kota Bandung banyak yang ikut beasiswa apabila tidak diterima di sini, bisa ikut yang ini. Sementara di Kabupaten Bandung itu terbatas dan alhamdulilah saya merasakan sekali Beasiswa ti Bupati,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

beasiswa Beasiswa Ti Bupati Bupati Bandung Dadang Supriatna prestasi UIN Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN

ASN Wajib Tahu! Salah Terima Gaji ke-13 Bisa Jadi Utang Negara

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.