Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Selasa, 1 September 2026 16:00 WIB

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

Selasa, 1 September 2026 15:49 WIB

September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya

Selasa, 1 September 2026 15:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay
  • Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara
  • September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya
  • Tak Banyak Gaya, Mariano Peralta Bawa Persib Terbang ke Fase Grup ACL Two
  • Dikenal Sebagai Pendakwah, Aksi Ustaz Riza di Gym Malah Bikin Netizen Geram! Ada Apa?
  • Duet El Nino dan IOD Positif Terjadi, Karhutla di Indonesia Diprediksi Makin Parah
  • Berbekal Gelar Juara Bersama Persib, Ramon Tanque Siap Guncang Super League India
  • Pesawat Militer AS Globemaster III Mendarat di Bandara Husein
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jam Kerja Ramadhan Berubah, Dedi Mulyadi Minta ASN Bersyukur

By SusanaMinggu, 2 Maret 2025 15:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih bersyukur dan tidak terlalu banyak mengeluh terkait kebijakan perubahan jam kerja selama Ramadhan.

Menurutnya, ASN memiliki banyak keuntungan dibandingkan pekerja pabrik, seperti gaji tetap, tunjangan kinerja tinggi, serta jaminan pekerjaan tanpa risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“ASN itu, produktif atau tidak, gajinya tetap sama. Bahkan saya kadang merasa prihatin, yang rajin bekerja gajinya segitu, yang malas juga gajinya segitu. ASN tidak bekerja pun tetap digaji, bahkan bisa mendapat hingga 13 sampai 14 kali gaji dengan berbagai tunjangan,” ujar Dedi, dikutip dari akun Instagramnya @dedimulyadi71, Minggu (2/3/2025).

Bandingkan dengan Pekerja Pabrik

Baca Juga:  Heboh Pembangunan Wisata di Lereng Tangkuban Perahu, Netizen Soroti Potensi Kerusakan Lingkungan

Dedi menyoroti perbedaan kondisi ASN dengan pekerja di sektor industri, terutama buruh pabrik yang harus bekerja dalam sistem shift dengan target produksi ketat.

“Coba bayangkan pekerja pabrik. Ada yang masuk shift malam jam 11.00, ada yang subuh, dan mereka tidak mengeluh soal anak atau antar sekolah. Mereka harus mencapai target produksi, kalau tidak, bisa dimarahi atau bahkan di-PHK. Banyak pabrik juga tutup karena persaingan dengan barang impor, sehingga pekerja kehilangan mata pencaharian,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi-Erwan Unggul Versi Quick Count, Iswara: Insya Allah Jadi Pemenang

Perubahan Jam Kerja Ramadan untuk Efisiensi

Terkait kebijakan masuk kerja pukul 06.30 WIB selama Ramadhan, Dedi menilai langkah ini dapat meningkatkan produktivitas ASN sekaligus mengurangi kemacetan di pagi hari.

“Hari Senin nanti, jam kerja dimulai pukul 06.30. Ini bagian dari pola pikir yang harus dibenahi. Setelah sahur dan salat Subuh jangan langsung tidur lagi. Selain itu, kalau semua pegawai berangkat kerja di jam yang sama, kemacetan tak bisa dihindari. Maka, pemerintah harus menjadi bagian dari solusi, bukan menambah masalah,” jelasnya.

Baca Juga:  Dibangun Tanpa Arah, Dikelola Tanpa Kendali: Lingkungan Jawa Barat di Titik Kritis

Dedi mengakui ada sebagian ASN yang keberatan dengan kebijakan ini, terutama karena harus mengurus anak atau mengantar sekolah. Namun, ia menegaskan bahwa perubahan jam kerja bukanlah hal baru.

“Saya maklum jika ada yang merasa keberatan. Tapi, di Purwakarta saat saya menjabat bupati, kebijakan ini sudah berjalan bertahun-tahun dan terbukti efektif,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Dedi Mulyadi Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya

Duet El Nino dan IOD Positif Terjadi, Karhutla di Indonesia Diprediksi Makin Parah

Pesawat Militer AS Globemaster III Mendarat di Bandara Husein

Pendopo Kota Bandung Ditata Kembali ke Desain Masa Lalu, Bakal Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional Kelas A

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.