Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buka Saat Orang Tidur, Perkedel Bondon Malah Diserbu! Kuliner Legend Bandung Ini Bikin Rela Antre

Rabu, 26 Agustus 2026 17:31 WIB
MBG

BGN Stop Penyaluran MBG di Wilayah Terdampak Bencana Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 16:49 WIB

Tragedi Berdarah di Pasar Cibinong: Dipicu Cekcok Perempuan, Pria 55 Tahun Tewas Dibacok

Rabu, 26 Agustus 2026 16:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buka Saat Orang Tidur, Perkedel Bondon Malah Diserbu! Kuliner Legend Bandung Ini Bikin Rela Antre
  • BGN Stop Penyaluran MBG di Wilayah Terdampak Bencana Karhutla
  • Tragedi Berdarah di Pasar Cibinong: Dipicu Cekcok Perempuan, Pria 55 Tahun Tewas Dibacok
  • Bukan Dijual! Persija Kirim Dani Ibrohim ke Deltras FC, Targetnya Bikin Bek Muda Makin Ganas
  • BPNT Agustus 2026 Cair? Cek NIK KTP Sekarang, Ini Status Penerima Tahap 3
  • Vilmei Syok Saat Bayar Makan Ditolak, Tabungan Rp1,2 M Diduga Dikuras Karyawan
  • Kadisdik Bandung: Relokasi Siswa SDN 026 Bojongloa Ditargetkan Mulai 4 September 2026
  • Barros Terpaksa Jadi Penonton, Tapi Tekad Persib Lolos ACL Two Tak Boleh Padam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jokowi: Islam Indonesia Tidak Lagi Berada di Pinggiran

By Putra JuangRabu, 30 Agustus 2023 08:21 WIB2 Mins Read
Presiden Joko Widodo. (Foto: Setkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, bahwa Islam Indonesia saat ini tidak lagi berada di pinggiran, namun memiliki peran yang sangat strategis.

Begitu disampaikan Jokowi saat membuka Muktamar Sufi Internasional tahun 2023, di Sahid International Convention Centre, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023).

Jokowi menilai, pelaksanaan Muktamar Sufi Internasional ini sangat penting dalam mengenalkan Islam di tanah air yang moderat sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia dan membuatnya semakin diperhitungkan.

“Pelaksanaan muktamar ini juga punya arti yang sangat penting, membuktikan bahwa Islam Indonesia tidak lagi berada di pinggiran, tetapi punya peran yang sangat strategis, berkontribusi untuk membangun peradaban dunia yang damai dan harmonis. Muktamar ini mengejawantahkan nilai-nilai luhur tasawuf, thariqah, mendekatkan tasawuf dan thariqah kepada negara masing-masing,” kata Jokowi.

Baca Juga:  Bandung Raya Ditetapkan Darurat Sampah, Ema Sumarna Siapkan Penggunaan BTT

Jokowi juga menekankan pentingnya kerukunan, toleransi, dan kesatuan di tengah keragaman yang ada di Indonesia dan dunia pada umumnya. Hal tersebut menurut Presiden tidak terlepas dari peran para ulama dan tokoh agama.

“Terima kasih karena telah mengajarkan, senantiasa mengajarkan kerukunan, kedamaian, keharmonisan, toleransi di tengah keberagaman kita dan persatuan di tengah perbedaan-perbedaan yang kita miliki,” ungkapnya.

Sikap moderat dan saling berinteraksi, kata Jokowi, sangat penting untuk menyatukan bangsa di tengah keberagaman atau unity in diversity.

“Sebagai negara berpenduduk majemuk, unity in diversity adalah semangat bangsa Indonesia dengan 270 juta penduduk yang beragam, beragam etnis, beragam agama. Alhamdulillah kita terus kokoh bersatu, alhamdulillah kita bisa menjaga stabilitas politik kita, semua ini berkat karakter moderat bangsa Indonesia yang menjaga toleransi dan persatuan,” tuturnya.

Baca Juga:  Semena-mena Berhentikan Guru, Bima Arya Pecat Kepala SDN Cibeureum 1 Bogor

Namun, Jokowi tidak memungkiri masih adanya kasus intoleransi di tengah masyarakat Indonesia. Hal ini, kata Presiden, harus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan toleransi agar perdamaian Indonesia dan dunia tetap terjaga.

“Saya percaya amalan tasawuf punya peran penting yang selalu hadir dengan nilai-nilai humanisme yang universal dengan prinsip Islam wasathiyah, Islam yang moderat yang akan semakin memperkokoh toleransi, persatuan, dan kesatuan,” ucapnya.

Baca Juga:  Persib All Stars Ingin Suguhkan Tontonan Menarik Lawan Borussia Dortmund

Jokowi pun berharap, agar muktamar ini dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi dunia Islam serta menuntun umat Islam ke arah perbaikan dan kebaikan. Dirinya juga mengharapkan muktamar ini dapat memberikan solusi di tengah krisis kemanusiaan yang saat ini sedang melanda dunia.

“Saya yakin nilai-nilai luhur budaya nusantara, seperti saling menghargai, ramah-tamah, sopan santun, guyub, dan kearifan-kearifan bangsa lainnya akan sepenuhnya mewarnai muktamar yang mulia ini. Mari kita terus merawat kerukunan, merawat toleransi, menolak ujaran kebencian, menolak fitnah dan hoaks, terus berzikir dan mendoakan persatuan dan keselamatan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Islam jokowi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

MBG

BGN Stop Penyaluran MBG di Wilayah Terdampak Bencana Karhutla

Tragedi Berdarah di Pasar Cibinong: Dipicu Cekcok Perempuan, Pria 55 Tahun Tewas Dibacok

BPNT Agustus 2026 Cair? Cek NIK KTP Sekarang, Ini Status Penerima Tahap 3

Kadisdik Bandung: Relokasi Siswa SDN 026 Bojongloa Ditargetkan Mulai 4 September 2026

Siap Tambah Anggaran Karhutla Kalimantan, Menkeu Purbaya: Asal Jangan Di-mark Up!

Orang Tua Siswa Dukung Relokasi SDN 026 Bojongloa, Berharap Tetap Belajar di SDN 148

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.