bukamata.id – Meski pemerintah telah merilis aturan mengenai kebutuhan aparatur baru di lingkungan Kementerian Keuangan lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025, banyak calon peserta seleksi masih menunggu kepastian yang sama pentingnya: kapan pendaftaran CPNS Kemenkeu benar-benar dimulai?
Dokumen Rencana Strategis Kemenkeu 2025–2029 yang melekat pada PMK tersebut memberikan gambaran cukup jelas bahwa rekrutmen besar-besaran akan berlangsung pada periode tersebut. Ribuan formasi disiapkan untuk mengisi berbagai posisi strategis, sejalan dengan kebutuhan pembaruan SDM di tubuh Kemenkeu.
Rekrutmen Massal Disiapkan Mulai 2026
Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa Kemenkeu memerlukan tambahan pegawai baru untuk mengimbangi dinamika organisasi, termasuk rotasi SDM, pegawai yang pensiun, serta kebutuhan unit kerja yang bertambah. Hitungan kebutuhan tersebut dibuat berdasarkan analisis data internal, proyeksi beban kerja, dan evaluasi formasi tahunan.
PMK yang ditandatangani Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 10 Oktober 2025 mencatat bahwa jumlah pegawai Kemenkeu pada 2025–2029 diproyeksikan bertambah sedikit setiap tahun, yakni di kisaran 0,01–0,50 persen. Kenaikan itu akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan hasil seleksi CPNS tiap tahun.
Belum Ada Jadwal Resmi, Tapi Ada Pola yang Bisa Diprediksi
Sejauh ini, pemerintah belum mengumumkan jadwal pembukaan seleksi CPNS Kemenkeu 2026. Hal ini wajar karena rekrutmen CPNS tidak mengikuti kalender baku; seleksi hanya dibuka ketika formasi telah disetujui dan anggaran tersedia.
Jika berkaca pada periode rekrutmen 2017–2024, pendaftaran CPNS biasanya diumumkan pada Agustus hingga September. Namun, ada pula tahun ketika jadwal muncul lebih cepat, yakni sekitar Juni.
Karena hingga akhir 2026 belum ada keterangan resmi dari Kemenkeu maupun BKN, besar kemungkinan pengumuman baru akan disampaikan pada awal tahun berikutnya, setelah penyusunan formasi dirampungkan.
Formasi Kemenkeu 2026–2029: Naik Hampir Dua Kali Lipat
Salah satu poin yang paling menarik perhatian adalah jumlah formasi yang direncanakan. PMK 70/2025 merinci kebutuhan pegawai selama lima tahun ke depan.
Berikut angka proyeksinya:
- 2025: 2.100 formasi baru
- 2026–2029: masing-masing 4.350 pegawai per tahun
Jika dijumlahkan, total kebutuhan pegawai yang harus dipenuhi Kemenkeu sepanjang 2025–2029 mencapai 19.500 orang.
Jumlah ini melonjak signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya, menandakan bahwa Kemenkeu membutuhkan regenerasi SDM dalam skala besar.
Faktor Pendorong: Banyak Pegawai Pensiun dan Turnover Tinggi
Angka kebutuhan tersebut bukan tanpa alasan. Kemenkeu memproyeksikan adanya gelombang pegawai yang memasuki masa pensiun serta pegawai non-pensiun yang keluar selama periode lima tahun.
Berikut rinciannya:
- Perkiraan pegawai keluar non-pensiun: 2.010 orang
- Pegawai pensiun sampai 2029: 5.738 orang
Data tersebut bersumber dari sistem HRIS Kemenkeu dan digunakan sebagai dasar untuk menghitung kebutuhan rekrutmen baru.
Dalam PMK disebutkan bahwa estimasi ini memperhitungkan pegawai yang mencapai batas usia pensiun (BUP) maupun pegawai yang berhenti karena alasan lain. Dengan kata lain, rekrutmen besar-besaran diperlukan agar beban kerja tidak menumpuk sekaligus menjaga stabilitas organisasi.
Kesimpulan: Pendaftaran Belum Dibuka, Tapi Formasi Sudah Jelas
Hingga hari ini, Kemenkeu belum menetapkan jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026. Namun, dokumen PMK 70/2025 menunjukkan bahwa kebutuhan pegawai untuk empat tahun ke depan sangat besar, sehingga peluang rekrutmen tetap terbuka lebar.
Bagi calon pelamar, langkah terbaik adalah:
- mulai mempelajari materi seleksi
- menyiapkan berkas lebih awal
- memantau pengumuman resmi dari Kemenkeu, BKN, dan SSCASN
Karena sekali pengumuman dirilis, proses seleksi biasanya berjalan cepat dan kuota formasi langsung menjadi incaran puluhan ribu peserta.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











