Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli

Sabtu, 4 Juli 2026 21:46 WIB

Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa

Sabtu, 4 Juli 2026 20:41 WIB

Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 19:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli
  • Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa
  • Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia
  • Kode Keras di Video Perkenalan Ragnar Oratmangoen, Persib Segera Amankan Mariano Peralta?
  • Gebrakan Kelima Pangeran Biru: Ragnar Oratmangoen Resmi Merapat ke Persib Bandung
  • Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak
  • Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta: Panduan Simulasi Cicilan Murah untuk Tambahan Modal UMKM
  • Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan untuk Modal Usaha
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Perdagangan Bayi ke Singapura: Orang Tua Tergiur Uang, Polda Jabar Ungkap Fakta Baru

By SusanaRabu, 16 Juli 2025 14:50 WIB2 Mins Read
Ilustrasi jasad bayi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru dalam kasus perdagangan bayi ke Singapura yang melibatkan sindikat human trafficking.

Berdasarkan hasil penyelidikan, mayoritas orang tua tega menjual bayinya karena desakan kebutuhan ekonomi.

“Keterangan dari salah satu korban menyebutkan motifnya karena faktor ekonomi,” ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, Rabu (16/7/2025).

Namun, penyidik masih belum berhasil mengidentifikasi seluruh orang tua dari para bayi yang telah dijual. Proses penelusuran asal-usul bayi yang menjadi korban sindikat ini masih terus berlangsung.

“Kami masih menelusuri asal bayi-bayi itu, siapa orang tuanya, dan apa motif sebenarnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-80! Wakapolda Jabar Tekankan Sinergi Besar Lintas Sektoral

Modus: Bujuk Ibu Hamil, Bayar Persalinan, Lalu Jual Bayi

Menurut Surawan, pelaku sindikat biasanya menarget perempuan hamil dengan pendekatan halus. Para pelaku membujuk, merayu, dan menawarkan imbalan uang. Setelah orang tua menyetujui, pelaku bahkan menanggung seluruh biaya persalinan.

Orang tua korban disebut menerima uang berkisar Rp11 juta hingga Rp16 juta sebagai imbalan atas penyerahan bayi.

Setelah bayi lahir, mereka dibawa ke rumah penampungan dan dirawat hingga usia 3 bulan. Kemudian sindikat membuatkan dokumen palsu seperti akta kelahiran, kartu keluarga, dan paspor di Pontianak.

“Pontianak menjadi tempat pembuatan dokumen-dokumen. Bayi dimasukkan ke kartu keluarga orang lain dan dibuatkan paspor,” jelas Surawan.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Fakta Penangkapan Taufik Hidayat di Kasus Yuvita

Penangkapan Tersangka Baru di Bandara Soekarno-Hatta

Penyidik kini telah menangkap tersangka baru berinisial Y, seorang perempuan WNI yang tiba dari luar negeri melalui Bandara Soekarno-Hatta. Tersangka langsung diamankan oleh petugas imigrasi setelah sebelumnya dicekal.

“Dia kembali ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta dan langsung diamankan semalam,” ungkap Surawan.

Belum Ditemukan Dugaan Penjualan Organ

Saat ditanya mengenai potensi keterlibatan sindikat dalam penjualan organ tubuh bayi, Kombes Surawan menyebut hingga saat ini belum ada indikasi ke arah tersebut.

“Rata-rata tersangka menyatakan bayi dijual untuk diadopsi. Belum ada bukti soal penjualan organ,” tegasnya.

Baca Juga:  Skandal Video Syur, Lisa Mariana Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Kasus Terbongkar Setelah Orang Tua Lapor Bayinya ‘Diculik’

Kasus ini awalnya terbongkar karena salah satu orang tua bayi melapor ke polisi bahwa anaknya diculik. Namun, setelah penyelidikan, diketahui bahwa bayi tersebut memang dijual, namun belum dibayar oleh sindikat.

“Orang tuanya justru melaporkan bayinya diculik karena belum terima pembayaran dari pelaku,” beber Kombes Surawan.

Polda Jabar Terus Dalami Jaringan Human Trafficking

Polda Jabar kini tengah mendalami lebih lanjut jalur sindikat, mulai dari keuntungan finansial, struktur jaringan, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik perdagangan bayi lintas negara ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

human trafficking modus jual bayi Polda Jabar sindikat perdagangan bayi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.